TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Tips Mencegah Vagina Robek saat Melahirkan

Coba beberapa tips berikut ini dan jangan khawatir lagi ya, Ma!

26 September 2022

7 Tips Mencegah Vagina Robek saat Melahirkan
Freepik

Melahirkan jadi satu hal yang banyak dikhawatirkan oleh perempuan. Sebab dalam prosesnya ada banyak kemungkinan terjadi, salah satunya yaitu robekan vagina pasca persalinan.

Vagina robek merupakan hal yang umum dialami perempuan saat melahirkan. Robekan ini biasanya terjadi di vagina, hingga ke bagian perineum (area antara vagina dan anus).

Penyebabnya juga cukup beragam nih Ma, diantaranya ukuran bayi yang besar atau di atas 3,5 kilogram, ukuran perineum yang pendek, hingga riwayat robekan vagina pada persalinan sebelumnya.

Tapi Mama tak perlu khawatir ya, sebab ada banyak cara untuk mencegah vagina robek saat melahirkan. Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya, dilansir dari berbagai sumber.

1. Pilih tempat melahirkan dan pendamping persalinan yang tepat

1. Pilih tempat melahirkan pendamping persalinan tepat
Pexels.com/MartProduction

Saat melahirkan, Mama bisa memilih tempat melahirkan dan mencari pendamping persalinan yang tepat.

Utarakan keinginan Mama untuk mendapatkan persalinan tanpa robekan vagina. Biasanya pendamping persalinan akan berusaha memenuhi keinginan Mama dengan memberikan masukan dan instruksi khusus.

Setelah itu, fokus dan ikuti instruksi dari pendamping persalinan mengenai cara melahirkan yang tepat, agar robekan vagina bisa dihindari.

2. Jaga kesehatan dan siapkan tubuh jelang persalinan

2. Jaga kesehatan siapkan tubuh jelang persalinan
Freepik/Gpointstudio

Meski terkesan sederhana, nyatanya menjaga kesehatan dan menyiapkan tubuh jelang persalinan jadi satu hal yang penting untuk diperhatikan.

Ingatlah kalau proses persalinan butuh kesiapan energi dan juga mental.

Karena itu, Mama sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya nutrisi, beristirahat yang cukup, serta melakukan olahraga rutin setiap harinya.

Makanan sehat dan istirahat yang cukup bisa bantu meningkatkan aliran darah ke perineum dan vagina. Sedangkan olahraga bisa bantu meningkatkan elastisitas kulit di sekitar vagina.

Editors' Picks

3. Melakukan latihan dasar panggul

3. Melakukan latihan dasar panggul
Freepik/katemangostar

Dilansir dari Mayoclinic, melakukan latihan dasar panggul bisa bantu memperkuat otot-otot di dasar panggul.

Dengan melakukannya, otot tubuh termasuk vagina akan rileks dan mudah terbuka, sehingga ini bisa memaksimalkan ruang bagi bayi untuk bisa lahir.

Salah satu contoh latihan dasar panggul yang bisa Mama lakukan yaitu squat dan kegel ya!

4. Melahirkan di dalam air

4. Melahirkan dalam air
Unsplash/Sharon McCutcheon

Memutuskan untuk melahirkan di dalam air atau waterbirth, jadi salah satu solusi untuk mencegah terjadinya robekan vagina saat persalinan. Sebab, hal ini membuat tubuh lebih rileks dan memiliki banyak manfaat terutama bagi tubuh Mama.

Menurut hasil kajian Cochrane pada 2009, mengatakan bahwa tidak ada perbedaan robekan antara melahirkan di air atau di darat. Namun banyak perempuan dan pendamping persalinan mengakui, kalau air hangat bisa melembutkan jaringan perineum, serta mengurangi rasa sakit di vagina saat persalinan berlangsung.

5. Perhatikan posisi saat melahirkan

5. Perhatikan posisi saat melahirkan
Freepik/wavebreakmedia-micro

Posisi saat melahirkan, memiliki pengaruh besar terhadap terjadinya robekan vagina. Berbagai sumber menyebutkan kalau posisi berbaring atau litotomi (berbaring dengan kaki terangkat) bisa memberikan tekanan pada tulang ekor dan perineum. Dimana ini bisa meningkatkan risiko terjadinya robekan di vagina saat persalinan berlangsung.

Sementara posisi yang tepat untuk melahirkan, tentu mengikuti bagaimana nyamannya tubuh Mama. Jika tubuh sudah nyaman, pastinya persalinan bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

6. Atur napas saat proses mengejan

6. Atur napas saat proses mengejan
Freepik/pch.vector

Selanjutnya untuk mencegah terjadinya robekan, Mama perlu mengatur napas saat hendak mengejan atau mendorong bayi keluar.

Ketika kepala bayi mendorong ke dasar panggul, umumnya perineum mulai meregang. Di saat inilah biasanya perempuan akan mengalami sensasi rasa nyeri. Kemudian tubuh akan memberi sinyal ke otak untuk berhenti dan memperlambat dorongan, sehingga vagina melebar dengan sendirinya dan membuka jalur untuk bayi lahir.

Dalam kondisi ini, penting untuk Mama mengikuti instruksi pendamping persalinan dan mengatur napas sebaik mungkin.

7. Menggunakan kompres air hangat

7. Menggunakan kompres air hangat
Freepik/rawpixel.com

Saat persalinan hendak berlangsung, Mama bisa mengurangi risiko robekan vagina dengan cara memberikan kompres air hangat. Air hangat bisa meningkatkan aliran darah dari dan menuju area perineum. Sehingga Mama mungkin merasa sedikit lebih lega karena nyeri berkurang.

Untuk melakukannya, Mama bisa minta bantuan dari pendamping persalinan atau perawat yang menangani di rumah sakit ya!

Nah demikian tadi Ma, informasi mengenai 7 tips mencegah vagina robek saat melahirkan. Beberapa diantaranya bisa Mama coba mulai dari sekarang ya. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk