Tahap akhir dari proses persalinan terjadi ketika plasenta atau ari-ari bayi dikeluarkan dari rahim seorang ibu.
Bagi kebanyakan perempuan, proses keluarnya plasenta terjadi dengan sendirinya setelah bayi berhasil keluar melalui jalan lahir.
Namun, bagi sebagian lainnya, proses ini tidak terjadi secara otomatis, sehingga terjadi fenomena yang disebut retensi plasenta.
Jika tak segera ditangani dengan serius, dampaknya cenderung fatal bagi keberlangsungan hidup Mama yang baru melahirkan.
Untuk membahasnya lebih lanjut, kali ini Popmama.com telah merangkum tentang retensi plasenta: penyebab, ciri dan penanganannya. Langsung saja disimak yuk, Ma!
