3 Alasan Mengapa Mama Sering Menggendong Bayi di Sebelah Kiri

Menggendong bayi di sebelah kiri ternyata berhubungan dengan cara kerja otak manusia

17 September 2020

3 Alasan Mengapa Mama Sering Menggendong Bayi Sebelah Kiri
Freepik

Apakah Mama menyadari jika Mama sering menggendong si Kecil di sebelah kiri? Sebuah penelitian seperti dilansir kidspot.com.au menyebut 70 sampai 85 persen perempuan di dunia memilih menggendong bayi di sebelah kiri. 

Menggendong si Kecil di sebelah kiri bukanlah fenomena umum yang biasa saja terjadi, tanpa ada alasan. Pasalnya, menggendong bayi di sebelah kiri ternyata berhubungan dengan cara kerja otak manusia. Popmama.com telah merangkum tiga alasan mengapa Mama menggendong bayi di sebelah kiri. 

Editors' Picks

1. Membangun ikatan batin dengan b ayi

1. Membangun ikatan batin b ayi
Freepik/freepik

Sistem kerja organ tubuh kita dipengaruhi oleh cara kerja otak. Kondisi tersebut biasa disebut lateralisation. Sisi kiri otak mama umumnya digunakan untuk memproses apa yang Mama dengar dan segala hal tentang penghitungan. Sedangkan sisi kanan otak digunakan untuk mengenal wajah dan respon-respon emosional. 

Oleh karena itu, jika Mama menggendong si Kecil di sebelah kiri, maka itu dipengaruhi sisi kanan otak. Kondisi ini memungkinkan Mama untuk membangun ikatan batin dengan bayi dengan menunjukkan isyarat emosi maupun fisik. 

Penelitian kesehatan lainnya juga mengungkapkan bahwa menggendong bayi di sebelah kiri disebabkan keinginan mama untuk lebih dekat dengan detak jantung si Kecil. Kondisi ini memudahkan Mama untuk menenangkan si Kecil apabila dia rewel. 

2. Menggendong di sebelah kanan berkaitan dengan masalah depresi

2. Menggendong sebelah kanan berkaitan masalah depresi
Pexels/bruce mars

Sebuah penelitian lainnya mengungkap menggendong bayi di sebelah kanan umumnya berkaitan dengan masalah mental Mama. Jika Mama terbiasa menggendong bayi di sebelah kanan, maka kemungkinan Mama memiliki masalah depresi atau stres. Walaupun jumlah sampel dalam penelitian ini masih sedikit, namun hasilnya bisa dibilang signifikan secara statistik. 

Alasan mengapa Mama yang sedang stres cenderung menggendong bayi di sebelah kanan memang belum diketahui secara pasti. Sebab, sebagian besar mama pasti tidak menyadari jika dirinya mengalami stres atau tidak mau mengakuinya.

3. Menggendong di sebelah kiri membantu bayi lebih responsif

3. Menggendong sebelah kiri membantu bayi lebih responsif
pregnancyandbaby.com

Apabila Mama menggendong si Kecil di sebelah kiri, maka Mama lebih mudah memantau perilaku bayi seperti saat dia tertawa, menangis, atau menguap. Perilaku bayi itu lebih mudah disampaikan ke sisi kanan otak mama yang memproses respon-respon emosional dari lingkungan. 

Tak hanya itu, saat Mama menggendong di sebelah kiri, Mama memiliki waktu untuk berkomunikasi dengan si Kecil. Sebab, sisi kiri otak bayi berperan untuk memproses apa yang mereka lihat dan dengar. Kondisi ini bermanfaat untuk membantu bayi lebih responsif terhadap rangsangan dari lingkungan dan berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan emosionalnya. 

Itulah alasan mengapa Mama menggendong bayi di sebelah kiri. Bagaimapun juga, tak ada aturan yang mutlak untuk menggendong bayi. Jika Mama lebih sering menggendong bayi di sebelah kanan, tak perlu panik atau stres. Menggendong bayi adalah sebuah cara untuk membangun ikatan emosional antara Mama dan si Kecil.

Poin terpenting adalah Mama lebih mengetahui bagaimana cara membangun ikatan emosional dengan bayi tanpa perlu dipengaruhi posisi menggendong. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.