Sering Dikonsumsi, Benarkah Susu Kambing Bisa Melancarkan ASI?

Salah satu ASI booster yang sering dikonsumsi adalah susu kambing

18 Mei 2021

Sering Dikonsumsi, Benarkah Susu Kambing Bisa Melancarkan ASI
Pexels/Engine Akyurt

Bagi ibu menyusui, produksi ASI adalah prioritas utama. Bila produksi ASI lancar, maka kebutuhan nutrisi si Kecil pun bisa terpenuhi. Pasalnya, selama enam bulan pertama, bayi hanya mendapatkan asupan dari ASI eksklusif. 

Guna meningkatkan produksi ASI, Mama akan mencoba berbagai ASI booster. Salah satu ASI booster yang sering dikonsumsi adalah susu kambing. Meski tidak sepopuler susu sapi, namun kandungan nutrisi dalam susu kambing tidak perlu diragukan lagi. 

Lantas, benarkah susu kambing bisa melancarkan ASI? Di bawah ini Popmama.com telah merangkum penjelasannya untuk Mama. 

Mengandung Nutrisi Mirip ASI

Mengandung Nutrisi Mirip ASI
Freepik/Zilvergolf

Dilansir dari Kid Spot, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh British Journal of Nutrition menyebutkan bahwa susu kambing mengandung nutrisi yang mirip dengan ASI. 

Kandungan nutrisi tersebut disebut oligosaccharides atau sejenis karbohidrat yang bermanfaat untuk kesehatan usus mama dan menghambat infeksi bakteri maupun virus. 

“Oligosaccharides adalah jenis karbohidrat yang berlimpah dalam ASI yang membangun dan memelihara mikroflora usus yang sehat, perkembangan kekebalan tubuh dan perlindungan terhadap infeksi saluran pencernaan. Dan, susu kambing memiliki oligosakarida enam kali lebih banyak daripada susu sapi," ujar peneliti utama dalam studi tersebut yang bernama Profesor Harsharn Gill.

Apabila Mama memiliki sistem pencernaan yang sehat, maka produksi ASI pun bisa lancar. 

Editors' Picks

Kelebihan Susu Kambing

Kelebihan Susu Kambing
Freepik

Bagi Mama yang memiliki alergi susu sapi, tak ada salahnya untuk mencoba mengonsumsi susu kambing saat masa menyusui. Susu kambing diketahui tidak menyebabkan radang usus, sehingga cocok dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk memenuhi kebutuhan kalsium. 

Selain itu, susu kambing juga lebih mudah dicerna oleh usus. Apabila Mama rutin mengonsumsi susu kambing selama menyusui, maka Mama bisa terhindar dari masalah sembelit. 

Mengandung Rendah Lemak

Mengandung Rendah Lemak
Freepik

Dilansir dari situs Global Healing Center, susu kambing mengandung lebih sedikit lemak dibanding susu sapi. Meski begitu, susu kambing mengandung rata-rata 35 persen asam lemak sehingga masih mampu memenuhi kebutuhan nutrisi mama dan si Kecil. 

Susu kambing juga diketahui mengandung tinggi kalsium yakni 33 persen lebih banyak dibanding susu sapi. Kalsium dibutuhkan untuk pemeliharaan tulang dan gigi. Kalsium juga bermanfaat untuk metabolisme tubuh dan relaksasi otot selama menyusui. 

Bisa Mencegah Infeksi

Bisa Mencegah Infeksi
Pexels/nikolay

Dilansir dari situs Baby Center, susu kambing mengandung zat antibodi yang sama seperti ASI. Zat antibodi tersebut dibutuhkan untuk melindungi tubuh mama dari serangan penyakit dan mencegah infeksi yang biasa menyerang bayi dan ibu menyusui. 

Selain itu, susu kambing juga mengandung asupan protein yang tinggi. Bahkan, kandungan protein dalam susu kambing lebih tinggi dibanding susu sapi. Protein inilah yang berperan dalam meningkatkan kelancaran produksi ASI mama. 

Meski diperbolehkan untuk mengonsumsi susu kambing saat masa menyusui, Mama masih perlu konsultasi ke dokter terlebih dahulu. 

Jika dokter memperbolehkan Mama untuk mengonsumsinya, maka pastikan memilih produk susu kambing yang telah diolah dan disterilkan dengan baik. Proses pengolahan susu kambing perlu diperhatikan agar tak ada bakteri atau kuman dalam susu. 

Demikian informasi terkait susu kambing untuk melancarkan ASI. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.