Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Vagina Kering setelah Melahirkan

Vagina kering pasca melahirkan merupakan kondisi yang normal terjadi pada setiap perempuan

19 Juni 2021

Kenali Penyebab Cara Mengatasi Vagina Kering setelah Melahirkan
Freepik/Maksymiv-yura

Vagina secara alami akan kering setelah melahirkan. Sebagian Mama mungkin merasa vagina lebih kering, lebih lebar, dan terasa nyeri selama beberapa hari pasca melahirkan. Namun, Mama tak perlu khawatir saat menghadapi kondisi tersebut. 

Vagina kering setelah melahirkan merupakan kondisi yang normal terjadi pada setiap perempuan. Kondisi tersebut tak jarang membuat hubungan seksual menjadi tidak nyaman sebab vagina mama terasa sakit. 

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai solusi mengatasi vagina kering setelah melahirkan, Mama sebaiknya memahami terlebih dahulu penyebab dari kondisi tersebut.

Di bawah ini Popmama.com telah merangkum mengenai penyebab dan cara mengatasi vagina kering setelah melahirkan yang dilansir dari berbagai sumber. 

Penyebab Vagina Kering

Penyebab Vagina Kering
Pexels/cliffbooth

Kondisi vagina kering disebabkan oleh rendahnya kadar hormon estrogen dalam tubuh. Kondisi ini umumnya terjadi pada ibu menyusui pasca melahirkan.

Perlu diketahui bahwa dinding vagina dilumasi oleh cairan yang dipengaruhi oleh estrogen. Sementara itu, kadar hormon estrogen ibu menyusui umumnya lebih rendah dibanding Mama yang tidak menyusui. 

Rendahnya kadar estrogen juga memengaruhi gairah seksual karena aliran darah ke vagina menjadi terhambat. Berhubungan seksual saat vagina kering dapat menyebabkan rasa sakit hingga perdarahan pada vagina. 

Namun, Mama tak perlu khawatir karena pelumas vagina bisa kembali seperti semula ketika Mama berhenti menyusui. Pasalnya, kadar hormon estrogen kembali normal dan aliran darah menuju organ intim juga kembali lancar. 

Lalu bagaimana cara mengatasi vagina kering setelah melahirkan?

1. Gunakan pelumas saat berhubungan seksual

1. Gunakan pelumas saat berhubungan seksual
Freepik/Bugphai

Agar vagina kering tidak menghalangi hubungan mama dan pasangan, Mama bisa menggunakan pelumas saat berhubungan seksual. Mama bisa memilih pelumas berbahan dasar air karena produk tersebut aman bagi tubuh mama. 

Apabila pasangan mama memilih untuk menggunakan kondom, maka hindari pelumas berbahan dasar minyak atau petroleum karena produk tersebut bisa merusak kondom.

Jangan pernah menggunakan petroleum jelly atau lotion sebagai pelumas vagina saat berhubungan seksual karena itu bisa menyebabkan infeksi pada vagina. 

Editors' Picks

2. Jangan gunakan sabun khusus vagina

2. Jangan gunakan sabun khusus vagina
Freepik/Pvproduction

Untuk diketahui, petroleum jelly dan losion mengandung parfum dan bahan kimia yang membahayakan kesehatan vagina mama. Oleh sebab itu, Mama dilarang menggunakan produk tersebut sebagai pelumas saat berhubungan seksual. 

Sama halnya dengan petroleum jelly, Mama juga sebaiknya menghindari penggunaan sabun wangi untuk membersihkan vagina mama. Kandungan kimia pada sabun wangi khusus vagina justru bisa mengganggu bahan kimia alami di vagina. Apabila Mama terus menggunakan sabun wangi, dikhawatirkan terjadi infeksi pada vagina. 

Mama cukup membersihkan vagina menggunakan air hangat dan sabun yang tidak mengandung parfum. Cara tersebut sudah mampu mengatasi vagina kering pasca melahirkan secara perlahan. 

3. Konsumsi lebih banyak air putih

3. Konsumsi lebih banyak air putih
Freepik/Timolina

Cara selanjutnya untuk mengatasi vagina kering adalah memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh. Jika Mama hanya mengonsumsi sedikit air saat menyusui, sebaiknya tambah konsumsi air putih setidaknya 8-10 gelas per hari. 

Dehidrasi ternyata juga berpengaruh pada kondisi vagina yang kering pasca melahirkan. Asupan cairan yang cukup bisa melancarkan aliran darah di sekitar vagina sehingga vagina kering bisa teratasi. Untuk mengetahui kebutuhan cairan harian, Mama bisa konsultasikan ke ahli gizi atau dokter kandungan ya. 

4. Konsumsi makanan tinggi asam lemak

4. Konsumsi makanan tinggi asam lemak
Pixabay/OHJIYE

Selain memperbanyak minum air putih, Mama juga bisa mengonsumsi makanan tinggi asam lemak untuk mengatasi masalah vagina kering. Asam lemak bisa membantu tubuh untuk memproduksi pelumas alami vagina. Contoh makanan yang mengandung tinggi asam lemak yakni salmon, tuna, biji bunga matahari, dan biji wijen. 

Kemudian, Mama juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung isoflavon. Kandungan isoflavon bisa membantu tubuh mengatur kadar hormon estrogen yang berpengaruh pada produksi pelumas vagina. Contoh makanan yang mengandung isoflavon adalah kacang kedelai, apel, dan seledri. 

5. Tingkatkan asupan vitamin

5. Tingkatkan asupan vitamin
Pexels/pietrozj

Terakhir, Mama bisa mengatasi masalah vagina kering dengan memenuhi kebutuhan vitamin. Mama bisa mengonsumsi suplemen vitamin A, vitamin E, dan vitamin B kompleks. 

Namun, Mama tidak bisa sembarangan mengonsumsi suplemen vitamin, terutama ketika sedang menyusui. Mama tetap harus konsultasikan merek suplemen yang akan dikonsumsi ke dokter terlebih dahulu guna menghindari masalah kesehatan pada si Kecil. 

Itulah penyebab dan cara mengatasi vagina kering setelah melahirkan. Kesimpulannya adalah vagina kering memang terjadi pasca melahirkan. Kondisi tersebut bisa teratasi ketika Mama tidak lagi menyusui si Kecil. Untuk mengatasi masalah vagina kering, Mama bisa mengonsumsi makanan bernutrisi atau konsultasikan ke dokter kandungan. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.