Seorang Ibu Lahirkan Bayi Perempuan setelah Memiliki 14 Anak Laki-Laki
Maggie Jayne lahir di antara 14 kakak laki-laki.
18 November 2020
Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Pasangan Jay dan Kateri Schwandt tengah berbahagia karena baru saja memiliki seorang anak berjenis kelamin perempuan. Kebahagiaan pasangan asal Michigan, Amerika Serikat ini bukan tanpa sebab. Kateri baru saja melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Maggie Jayne. Maggie lahir di antara 14 kakak laki-lakinya.
Padahal saat ini Jay dan Kateri sudah memiliki cucu perempuan yang lahir dua tahun lalu. Kebahagiaan menyambut Maggie turut dibagikan melalui unggahan di Instagram @14outdoorsmen.
Ingin tahu bagaimana suka cita Jay dan Kateri dalam menyambut bayi perempuannya tersebut?
Berikut tiga fakta kelahiran Maggie, di antara 14 anak laki-laki sebelumnya, yang berhasil Popmama.com rangkum dari situs The Guardian dan Today.
Editors' Pick
Disambut seperti Tuan Putri
Kehadiran Maggie tentu membawa kebahagiaan bagi Jay dan Kateri yang telah menanti selama hampir 30 tahun. Pasalnya, anak laki-laki pertama Jay dan Kateri lahir 28 tahun silam. Artinya, Maggie dan kakak tertuanya, Tyler Schwandt, terpaut usia 28 tahun.
Maggie yang lahir pada 5 November 2020 di sebuah rumah sakit di Grand Rapids, Michigan, pun disambut bak tuan putri di tengah keluarga. Maggie lahir dengan berat badan 3,4 kilogram atau tujuh pon, delapan ons.
“Kami sangat bahagia menyambut kehadiran Maggie di antara keluarga besar,” kata Jay.
“Tahun ini memang penuh kenangan dalam beberapa hal, tapi Maggie adalah hadiah terindah yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya,” lanjutnya.
Kehadiran Maggie Mengejutkan Keluarga
Anak tertua Jay dan Kateri, Tyler, mengaku tak pernah menduga bahwa dia akan memiliki seorang saudara kandung perempuan. Tyler kini memang sudah menikah dan memilih tinggal di rumah terpisah dari orangtuanya.
“Orangtua saya akhirnya diberkati dengan gadis kecil yang tidak pernah kami duga akan lahir,” ujar Tyler.
“Saya bahkan tidak pernah tahu ibu saya memiliki pakaian atau tidak,” lanjutnya.