7 Tips Merawat Bayi Kembar yang Baru Lahir agar Mama Tidak Pusing

Tenang, semuanya dapat teratasi dengan 7 langkah mudah Ma

14 Desember 2019

7 Tips Merawat Bayi Kembar Baru Lahir agar Mama Tidak Pusing
Pixabay/3194556

Anak adalah sumber kebahagiaan orangtua, apalagi bagi orangtua pertama. Bagi mereka, memiliki anak merupakan anugerah yang tak terbayarkan.

Kebahagiaan orangtua pun akan semakin bertambah, ketika mengetahui bahwa mereka memiliki anak kembar.

Kehamilan kembar memang memiliki persentase yang lebih sedikit, dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Maka dari itu, tak heran jika bayi kembar membutuhkan penanganan yang ekstra, baik sebelum dilahirkan maupun setelah dilahirkan.

Mama yang mengandung bayi kembar, harus mencukupi nutrisi bagi tiga orang sekaligus, yaitu Mama sendiri dan dua bayi kembarnya. Tak sampai disitu saja, saat melahirkan dan mengurusnya pun cukup lebih sulit daripada melahirkan dan mengurus bayi tunggal.

Nah, untuk membantu Mama, kali ini Popmama.com akan membeberkan 7 tips jitunya merawat bayi kembar yang baru lahir.

Simak baik-baik ya, Ma!

1. Membuat jadwal secara teratur

1. Membuat jadwal secara teratur
Pixabay/darkmoon 1968

Setelah Mama memiliki bayi kembar, maka jangan pikir bahwa semuanya akan berjalan dengan mudah. Memiliki bayi tunggal saja sudah cukup membuat repot, apalagi dengan bayi kembar.

Namun jangan langsung panik, untuk mengatasinya, Mama dapat membuat jadwal secara teratur untuk mereka.

Ada baiknya jika Mama mempelajari dan dapat membuat jadwal khusus bagi mereka seperti jadwal tidur, jadwal menyusui, jadwal mengganti popok bahkan jadwal makan jika ia sudah mulai untuk MPASI.

Jika masih dirasa kesulitan untuk mengaturnya, Mama dapat meminta bantuan dokter spesialis anak untuk membuat jadwal yang baik bagi bayi kembar kesayangan Mama.

2. Menyusui mereka pada saat yang bersamaan bukanlah masalah

2. Menyusui mereka saat bersamaan bukanlah masalah
Flickr.com/mothering touch

Menyusui bayi kembar sekaligus memang terdengar sedikit menyulitkan. Namun tidak ada salahnya jika dilakukan secara bersamaan lho Ma.

Hal yang perlu Mama persiapkan adalah kesabaran. Tidak mudah memang untuk menyusui dua bayi sekaligus dalam satu waktu, maka dari itu pastikan posisi Mama dan bayi nyaman agar waktu pemberian ASI pun berkualitas.

Namun jangan paksakan jika Mama masih belum dapat menyusui bayi kembar secara bersamaan. Mama masih bisa menggantikannya dengan botol ASI untuk bayi yang lain secara bergantian.

Adil, kan?

3. Agar tidak boros, gunakan peralatan yang bisa digunakan secara bersamaan

3. Agar tidak boros, gunakan peralatan bisa digunakan secara bersamaan
Flickr.com/dion hinchcliffe

Memiliki bayi pastinya menuntut Mama dan Papa untuk mengeluarkan budget lebih untuk melengkapi segala keperluannya.

Bayangkan jika Mama harus membelikannya dalam jumlah ganda, tak terbayang berapa banyak uang yang harus digelontorkan, bukan?

Nah, untuk itu akan lebih baik jika Mama membeli keperluan bayi yang dapat digunakan secara bersamaan, seperti boks bayi serta stroller untuk bayi kembar.

Editors' Picks

4. Jaga kesehatan keduanya agar tidak saling menular

4. Jaga kesehatan kedua agar tidak saling menular
Pixabay/tabakpolska

Bayi rentan terserang bibit penyakit, apalagi virus yang dapat menular dengan cepat melalui udara. Hal tersebut juga dapat terjadi pada bayi kembar mama.

Menangani bayi kembar yang sakit akan lebih sulit dibandingkan dengan bayi tunggal. Jika salah satu dari bayi kembar sakit, maka tidak menutup kemungkinan bahwa bayi kembar lainnya dapat tertular dengan mudah dan cepat.

Maka dari itu, ada baiknya jika Mama menjaga kesehatan mereka sebaik mungkin. Kalaupun mereka sakit, usahakan agar tidak menularkan penyakitnya dengan saudara kembar yang lain.

Jika sudah sakit kedua-duanya, Mama sendiri kan yang akan repot?

5. Meskipun kembar, namun mereka berbeda

5. Meskipun kembar, namun mereka berbeda
Flickr.com/donnie ray jones

Bayi kembar bukan berarti sama. Meskipun lahir secara bersamaan, dan memiliki wajah yang serupa pula, bukan berarti mereka memiliki sifat dan karakter yang sama lho Ma.

Mungkin saja salah satu dari mereka menyukai seni, namun yang lainnya lebih menyukai sains. Berikanlah mereka banyak pilihan saat mereka besar nanti, agar ia dapat mengetahui bakat dan minatnya masing-masing.

Bukan hanya bakat, karakter mereka pun berbeda. Jadi jangan pernah samakan mereka saat Mama sedang mengatasi sikapnya. Ada yang harus diperlakukan dengan lembut, ada pula yang harus diperlakukan dengan tegas.

Dengan perbedaan tersebut, bukan berarti Mama dapat membanding-bandingkannya. Meskipun kembar, mereka memiliki karakter dan bakat masing-masing yang perlu Mama hargai.

Baca Juga: 7 Tips Sehat dan Bahagia Selama Hamil Anak Kembar

Baca Juga: Tidak Harus Caesar, ini Dia Tips Melahirkan Bayi Kembar Secara Normal!

6. Libatkan Papa untuk merawatnya

6. Libatkan Papa merawatnya
Pixabay/public domain pictures

Jangan pernah menolak bentuan dari orang lain, apalagi dari orang terdekat seperti Papa. Jika bukan Papa, maka siapa lagi?

Mengingat bayi kembar membutuhkan penanganan ekstra, maka bukan tidak mungkin jika Papa turut meringankan beban Mama dalam mengurus Si Kecil.

Mintalah bantuan Papa untuk hal-hal yang mudah dilakukan, seperti menggendong bayi dan menyusuinya dari botol ASI, menggantikan popok, dan lain sebagainya.

Dengan begitupun, Mama dapat membantu Papa menciptakan bonding dengan Si Kecil lho!

7. Cari informasi melalui komunitas

7. Cari informasi melalui komunitas
Flickr.com/intel free press

Hal terakhir yang perlu Mama lakukan adalah dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya, baik melalui internet ataupun melalui komunitas.

Dengan bergabung bersama komunitas, Mama bukan hanya akan mendapatkan informasi, namun Mama juga akan mendapatkan banyak teman senasib dan seperjuangan dengan Mama.

Jika ada tempat untuk berbagi, maka semuanya juga akan menjadi lebih mudah kan, Ma?

Nah, itulah ketujuh tips mengurus bayi kembar yang baru lahir. Meskipun sedikit lebih sulit, namun nikmatilah setiap pertumbuhan Si Kecil karena masa-masa tersebut tidak dapat diulang kembali.

Jangan ragu pula untuk meminta bantuan dari Papa jika dibutuhkan. Dengan begitu, keluarga Mama juga akan semakin hangat.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.