Apa Itu Hari Perkiraan Lahir dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Mengapa Mama harus mengetahui hari perkiraan lahir?

15 April 2021

Apa Itu Hari Perkiraan Lahir Bagaimana Cara Menghitungnya
Freepik

Hari kelahiran si Kecil adalah salah satu hari yang dinanti-nanti oleh orangtua. Mengetahui perkiraan tanggal kelahiran tak hanya bertujuan untuk mempersiapkan orangtua secara lahir dan batin, tetapi juga untuk menekan risiko komplikasi akibat kehamilan dan kelahiran yang lebih bulan. Tanggal kelahiran juga sangat penting bagi Mama untuk melakukan persiapan persalinan.

Kebanyakan dokter menghitung hari perkiraan lahir atauHPL dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir mama. Bila siklus menstruasi mama teratur, makaHPLdiperkirakan 40 minggu kemudian.

Seakurat apakah HPL itu? Mengapa HPL yang ditentukan oleh dokter dapat berubah-ubah? Yuk, simak ulasan Popmama.com berikut ini, Ma.

Mengapa Mama Harus Mengetahui Hari Perkiraan Lahir (HPL)?

Mengapa Mama Harus Mengetahui Hari Perkiraan Lahir (HPL)
Freepik/pressfoto

Perkiraan hari lahir sangat penting untuk diketahui. Dengan mengetahui hari perkiraan lahir, otomatis Mama juga mengetahui usia kehamilan. Mama bisa mengetahui bagaimana perkembangan janin yang sesungguhnya. Mama juga bisa tahu langkah apa yang harus dilakukan di masing-masing usia kehamilan, termasuk deteksi penyakit dan perawatan kehamilan.

Mempersiapkan diri secara lahir dan batin juga dapat dilakukan setelah Mama mengetahui HPL ini.

Editors' Picks

Cara Menghitung HPL yang Akurat

Cara Menghitung HPL Akurat
Freepik/Rawpixel.com

Kehamilan umunya berlangsung rata-rata selama 38-40 minggu atau sekitar 280 hari, dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Jika Mama memiliki siklus menstruasi 28 hari yang teratur, ada rumus khusus untuk menghitung HPL. Berikut rumusnya: 

  • HPHT + 7 hari - 3 bulan

Jika HPHT tanggal 2 Januari 2019, maka tambah 7 hari jadi 9 Januari 2019. Lalu, kurangi 3 bulan dengan tahun yang tetap sama jadi 9 Oktober 2019. Jadi, HPL si Kecil adalah 9 Oktober 2019.

Namun perlu diingat, rumus ini cocok bagi mereka yang memiliki siklus menstruasi yang teratur. Jika Mama memiliki siklus yang tidak teratur, gunakan cara berikut untuk menentukan HPL:

  • HPHT + 9 bulan + (lama siklus menstruasi - 21 hari)

jika HPHT adalah 1 April 2019 dengan lama siklus menstruasi 35 hari, maka 1 April 2019 ditambah 9 bulan, yaitu 1 Januari 2020 ditambah 35 hari - 21 hari, yaitu 14 hari. Jadi, HPL adalah 1 Januari 2020 + 14 hari = 15 Januari 2020.

Kenapa Tanggal Lahir Bayi Meleset dari HPL?

Kenapa Tanggal Lahir Bayi Meleset dari HPL
Pexels/amina-filkins

Hari perkiraan lahir tidak dapat dijadikan patokan pasti, Ma. Kenyataannya, hasil perhitungan manual atau melalui pemeriksaan dokter bisa saja meleset.  

Hanya sekitar lima persen bayi yang lahir pada tanggal yang diperkirakan oleh dokter kandungan. Sebagian besar bayi lahir antara minggu ke 37 dan 42 kehamilan. Biasanya mereka lahir dengan rentang waktu dua minggu lebih cepat atau lebih lambat dari waktu yang diprediksi. Sekitar 50 persen bayi lahir lebih cepat atau lebih lambat dari HPL.

HPL bisa meleset, tapi kok tetap dipakai? HPL diperlukan untuk mengetahui usia kehamilan, perkembangan bayi, dan mempersiapkan Mama untuk menyambut kelahiran.

Berikut beberapa penyebab mengapa HPL bisa meleset:

  • Mama mengalami menstruasi yang tidak teratur, sehingga sulit untuk menentukan hari perkiraan lahir menggunakan metode HPHT.
  • USG dilakukan di trimester kedua. USG yang dilakukan selama trimester pertama memberikan prediksi hari perkiraan lahir yang paling akurat, menurut sebuah penelitian di American Journal of Obstetrics and Gynecology.
  • Tinggi fundus uteri di atas rata-rata. Dokter mungkin memerhatikan bahwa ukuran rahim tidak sesuai dengan grafik pertumbuhan standar. Ukuran fundus yang tidak sesuai rata-rata dapat menjadi penyebab hari perkiraan lahir berubah.

Apa yang Harus Dilakukan jika Hari Perkiraan Lahir Meleset?

Apa Harus Dilakukan jika Hari Perkiraan Lahir Meleset
Freepik/onlyyouqj

Jika perhitungan hari perkiraan lahir berubah dan ini membuat Mama sedikit cemas, cobalah untuk menerima bahwa tanggal berapa pun bayi dilahirkan akan selalu menjadi tanggal yang spesial.

Melahirkan sebelum atau sesudah hari perkiraan lahiratau bahkan tepat seperti yang diprediksi bukanlah suatu masalah. Selama bayi yang dilahirkan dan Mama selalu dalam keadaan sehat. Namun, jika kehamilan melewati usia 42 minggu, sebaiknya Mama segera berkonsultasi dengan dokter mengenai langkah apa yang harus dilakukan.

Itulah informasi mengenai hari perkiraan lahir. Tidak ada cara untuk mengetahui tanggal kelahiran bayi dengan pasti sampai ia lahir. Nikmati semua ketidakpastian dengan persiapan yang matang, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.