Apakah Mama Dapat Menyusui Ketika Mengalami Depresi Pasca Kelahiran?

Apakah depresi dapat memengaruhi pemberian ASI kepada bayi?

24 Mei 2020

Apakah Mama Dapat Menyusui Ketika Mengalami Depresi Pasca Kelahiran
Getty Images

Depresi setelah melahirkan sangat rentan terjadi pada wanita. Kelelahan setelah melahirkan, penyesuaian terhadap anggota keluarga yang baru, kurang tidur, serta rasa cemas dapat menjadi penyebabnya.

Jika Mama mengalami depresi, sebaiknya segera mencari bantuan dokter. Mama mungkin akan diberikan obat antidepresan.

Jika Mama menyusui, Mama mungkin khawatir jika obat tersebut memengaruhi bayi. Apakah Mama masih bisa menyusui bayi jika mengalami depresi dan mengonsumsi obat antidepresan?

Popmama.com mengulas informasi mengenai menyusui ketika mengalami depresi untuk Mama.

Jika Mengalami Depresi, Apakah Masih Bisa Menyusui Bayi?

Jika Mengalami Depresi, Apakah Masih Bisa Menyusui Bayi
Catherine Delahaye/Corbis

Jawabannya ya. Menyusui merupakan pilihan terbaik untuk bayi, bahkan jika Mama minum obat antidepresan untuk mengatasi depresi.

Menyusui baik untuk Mama dan bayi. ASI memberi bayi semua nutrisi yang ia butuhkan untuk berkembang selama enam bulan pertama hidupnya. Selain itu juga dapat mencegah infeksi dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Untuk Mama, menyusui dapat membuat Mama menjadi lebih rileks dan mempererat ikatan dengan bayi.

Namun, di hari-hari pertama setelah kelahiran, menyusui tidak selalu berjalan lancar. Mama berisiko mengalami depresi pasca melahirkan jika mengalami kesulitan menyusui si Kecil.

Jika Mama mengalami masalah menyusui, jangan disimpan di dalam hati. Bicaralah dengan konsultan laktasi atau bidan sehingga Mama mendapatkan saran dan bantuan yang dibutuhkan.

Apakah Mama Bisa Mengonsumsi Obat Antidepresan sambil Menyusui?

Apakah Mama Bisa Mengonsumsi Obat Antidepresan sambil Menyusui
Freepik

Meskipun sejumlah kecil obat antidepresan akan masuk ke ASI, obat ini umumnya aman bagi bayi yang menyusu ASI. Jumlah obat yang terminum oleh bayi melalui ASI umumnya sangat rendah. Bahkan jauh lebih rendah daripada jumlah obat yang melewati plasenta selama kehamilan.

Sebelum mengonsumsi obat ini, Mama dapat berkonsultasi dan memastikan dengan dokter apakah ini aman bagi bayi. Tanyakan juga kepada dokter apa efek sampingnya bagi bayi jika Mama tetap menyusui selama mengonsumsi obat antidepresan.

Editors' Picks

Apakah Obat Antidepresan Dapat Memengaruhi Bayi?

Apakah Obat Antidepresan Dapat Memengaruhi Bayi
pixabay/PublicDomainPictures

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi yang disusui oleh ibu yang mengonsumsi obat antidepresan mungkin sedikit lebih rewel atau kesulitan makan dan tidur.

Tetapi perlu dicatat bahwa bayi yang lahir dari ibu dengan depresi yang tidak diobati juga memiliki beberapa masalah ini.

Mama dapat menghubungi dokter jika ada perubahan kebiasaan atau perilaku bayi setelah Mama mengonsumsi obat antridepresan. Biasanya perubahan perilaku pada bayi tidak berlangsung lama.

Jangan mengubah rencana perawatan atau berhenti minum obat tanpa berbicara dengan dokter terlebih dahulu. Depresi yang tidak diobati dapat memperburuk kondisi mama dan menyulitkan Mama dalam merawat dan membangun ikatan dengan bayi. Ini mungkin memberikan efek negatif pada kesehatan dan perkembangan anak kelak.

Apakah Ada Alternatif Lain selain Obat Antidepresan?

Apakah Ada Alternatif Lain selain Obat Antidepresan
Freepik/Fanjianhua

Jika Mama mengalami depresi ringan, Mama dapat memilih metode pengobatan lain. Misalnya, terapi bicara, seperti terapi perilaku kognitif, efektif untuk mengelola depresi.

Mungkin sulit untuk menghadiri janji temu ketika Mama memiliki bayi baru, tetapi seringkali menghadiri beberapa sesi saja dapat sangat membantu Mama.

Mama mungkin tergoda untuk mencoba pengobatan herbal atau terapi pelengkap sebagai alternatif antidepresan jika Mama sedang menyusui. Namun ini belum tentu aman, Ma. Bahkan mungkin dapat menyebabkan kolik, kantuk, dan kelesuan pada bayi.

Apakah Ada Alternatif Lain selain Menyusui?

Apakah Ada Alternatif Lain selain Menyusui
freepik.com

Jangan merasa bersalah atau menyalahkan diri sendiri ketika Mama memilih untuk tidak menyusui atau mungkin ASI tidak keluar. Bayi bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan melalui susu formula. Mama tetap dapat memberikan perhatian ketika menyusuinya dengan botol.

Banyak cara untuk mempererat ikatan dengan bayi, misalnya mengajak bayi mengobrol, menggendong dan memeluknya, atau tiduran berdua saja.

Tips agar Menyusui Bayi menjadi Lebih Mudah

Tips agar Menyusui Bayi menjadi Lebih Mudah
Freepik

Depresi dapat membuat Mama sulit untuk tidur nyenyak. Menyusui juga akan mengganggu tidur dan ini dapat membuat depresi semakin parah.

Cobalah untuk mengejar kekurangan dengan tidur setiap kali bayi terlelap. Mama juga bisa minta bantuan keluarga untuk menjaga bayi ketika Mama tidur. Bahkan jika Mama tidak bisa tidur, istirahat sejenak akan membuat Mama merasa lebih baik.

Meletakkan tempat tidur bayi di samping tempat tidur mama juga dapat mempermudah menyusui di malam hari. Namun jangan biarkan bayi tidur di tempat tidur dengan Mama. Obat antidepresan dapat membuat Mama sangat mengantuk, ini berisiko membuat bayi mati lemas karena tertimpa tubuh mama.

Itulah beberapa hal terkait menyusui saat mengalami depresi pasca kelahiran. Kesehatan mental adalah hal yang sangat penting, jangan diabaikan, Ma. Jika depresi sembuh, Mama pun dapat mengasuh bayi dengan tenang.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.