Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Kenali 12 Tanda Persalinan Sudah Dekat: Jangan Sampai Terlambat ke RS!
Freepik.com
  • Artikel menjelaskan berbagai tanda fisik dan emosional yang muncul menjelang persalinan, seperti posisi bayi turun, kontraksi teratur, hingga perubahan suasana hati.
  • Tanda-tanda tersebut membantu Mama mengenali waktu yang tepat untuk menuju fasilitas kesehatan atau menghubungi tenaga medis.
  • Dengan memahami sinyal tubuh dan mempersiapkan diri secara fisik serta mental, proses melahirkan dapat dijalani dengan lebih tenang dan percaya diri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjelang hari persalinan, tubuh Mama akan memberikan berbagai sinyal sebagai bentuk persiapan alami untuk melahirkan

Tanda-tanda ini bisa muncul secara bertahap, mulai dari beberapa minggu sebelum hari perkiraan lahir hingga mendekati waktu persalinan. 

Namun, tidak semua ibu hamil menyadari perubahan tersebut, sehingga penting untuk memahami setiap tanda agar Mama bisa lebih siap secara fisik maupun mental.

Dengan mengenali ciri-ciri ini sejak awal, Mama juga dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk segera menuju fasilitas kesehatan atau menghubungi tenaga medis. 

Berikut Popmama.com telah merangkum 12 tanda akan melahirkan yang perlu Mama ketahui. Yuk simak berikut ini.

1. Posisi bayi mulai turun ke panggul

Freepik/gpointstudio

Salah satu tanda awal yang sering terjadi adalah posisi bayi yang mulai turun ke panggul. Kondisi ini dikenal dengan istilah lightening, di mana kepala bayi bergerak ke bawah sebagai persiapan lahir. 

Mama mungkin akan merasa tekanan lebih besar di area panggul, sekaligus perubahan bentuk perut yang terlihat lebih turun. 

Melansir dari Mayo Clinic, kondisi ini umumnya terjadi beberapa minggu sebelum persalinan, terutama pada kehamilan pertama.

2. Leher rahim mulai menipis dan melunak

Freepik.com

Menjelang persalinan, serviks akan mengalami penipisan atau effacement dan mulai membuka atau dilatasi. 

Proses ini penting agar bayi dapat keluar melalui jalan lahir. Perubahan ini biasanya tidak terasa secara langsung, tetapi dapat diketahui melalui pemeriksaan medis. 

Melansir dari Cleveland Clinic, perubahan pada serviks merupakan bagian alami dari proses awal persalinan.

3. Nyeri punggung bagian bawah

Freepik/yanalya

Mama mungkin akan merasakan nyeri pada punggung bagian bawah yang cukup mengganggu. Rasa sakit ini bisa terjadi secara terus-menerus atau datang dan pergi, tergantung posisi bayi dan tekanan yang diberikan pada tubuh. 

Melansir dari Healthline, nyeri punggung ini bisa menjadi salah satu tanda awal bahwa tubuh sedang bersiap menghadapi kontraksi persalinan.

4. Napas terasa lebih lega

Freepik.com

Ketika bayi mulai turun ke panggul, tekanan pada diafragma dan paru-paru akan berkurang. Hal ini membuat Mama merasa lebih mudah bernapas dibandingkan sebelumnya, terutama jika sebelumnya sering merasa sesak. 

Melansir dari NHS, perubahan ini umum terjadi menjelang persalinan karena posisi bayi yang semakin rendah.

5. Keluarnya lendir dari vagina

Freepik/yanalya

Sumbatan lendir yang menutup serviks selama kehamilan dapat keluar menjelang persalinan. Cairan ini biasanya bertekstur kental dan berwarna bening, merah muda, atau sedikit kecokelatan. 

Melansir dari American Pregnancy Association, kondisi ini disebut sebagai bloody show dan menjadi tanda bahwa serviks mulai membuka.

6. Muncul kontraksi yang teratur

Freepik.com

Kontraksi menjadi tanda paling umum bahwa persalinan sudah dekat. Hal ini berbeda dengan kontraksi palsu, dimana kontraksi asli terasa lebih kuat, teratur, dan tidak hilang meski Mama berpindah posisi. Selain itu, intensitasnya juga akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. 

Melansir dari Mayo Clinic, kontraksi yang datang secara konsisten dan semakin kuat menandakan persalinan aktif akan segera dimulai.

7. Lebih sering buang air kecil

Freepik/Dragana_Gordic

Saat bayi turun ke panggul, kandung kemih akan mendapat tekanan lebih besar. Akibatnya, Mama akan lebih sering buang air kecil, bahkan dalam frekuensi yang cukup sering. 

Melansir dari WebMD, kondisi ini merupakan hal normal yang terjadi di akhir kehamilan dan menjadi bagian dari proses menjelang persalinan.

8. Ketuban pecah

Freepik/user15285612

Pecahnya air ketuban menjadi salah satu tanda paling jelas bahwa persalinan akan segera berlangsung. Selain itu, cairan bisa keluar secara perlahan atau tiba-tiba dalam jumlah banyak.

Melansir dari NHS, setelah ketuban pecah, sebagian besar ibu akan mulai mengalami kontraksi dalam waktu dekat, sehingga perlu segera menuju fasilitas kesehatan.

9. Berat badan sedikit menurun

Freepik.com

Menjelang persalinan, beberapa Mama mungkin mengalami penurunan berat badan ringan. Hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormon dan berkurangnya retensi cairan dalam tubuh. 

Melansir dari Healthline, kondisi ini termasuk normal dan sering terjadi beberapa hari sebelum persalinan.

10. Diare atau sering BAB

Freepik/senivpetro

Perubahan hormon menjelang persalinan dapat membuat otot-otot tubuh menjadi lebih rileks, termasuk pada sistem pencernaan. Hal ini bisa menyebabkan Mama mengalami diare atau lebih sering buang air besar. 

Melansir dari Cleveland Clinic, kondisi ini merupakan salah satu tanda bahwa tubuh sedang mempersiapkan diri untuk proses melahirkan.

11. Perubahan suasana hati

Freepik/tirachardz

Mama mungkin akan merasa lebih sensitif, mudah cemas, atau mengalami perubahan suasana hati secara tiba-tiba. Kondisi ini wajar terjadi karena pengaruh hormon dan perasaan menjelang persalinan. 

Melansir dari What to Expect, perubahan emosi ini sering dialami ibu hamil di trimester akhir.

12. Sulit tidur

Freepik.com

Menjelang hari persalinan, Mama bisa mengalami gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman, sering buang air kecil, atau pikiran yang dipenuhi rasa cemas dan antisipasi. 

Melansir dari WebMD, insomnia ringan di akhir kehamilan merupakan hal yang umum terjadi.

Inilah 12 tanda-tanda akan melahirkan untuk membantu Mama lebih siap menghadapi proses persalinan dengan tenang dan percaya diri. 

Jika Mama mulai merasakan beberapa tanda di atas, terutama kontraksi yang teratur, keluarnya lendir bercampur darah, atau ketuban pecah, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter atau bidan.

Selain itu, persiapan yang matang, baik secara fisik maupun mental, akan sangat membantu kelancaran proses melahirkan. Dengan memahami sinyal tubuh, Mama juga bisa memastikan keselamatan diri sendiri dan si Kecil selama proses persalinan berlangsung.

Editorial Team