Terjadi Kontraksi saat Lebaran, Kapan Waktunya Segera ke Rumah Sakit?

Ketahui kapan saatnya kontraksi bisa ditunggu di rumah atau harus segera ke rumah sakit

12 Mei 2021

Terjadi Kontraksi saat Lebaran, Kapan Waktu Segera ke Rumah Sakit
Freepik

Ada berbagai rasa yang berkecamuk di dada tatkala Lebaran tiba. Rasa haru dan bahagia tentu meliputi Mama sekeluarga. Tetapi, bagi Mama yang sedang hamil tua di Hari Raya kali ini, mungkin Mama merasakan kekhawatiran jika harus melahirkan di saat semua orang sedang sibuk merayakan Idulfitri.

Kekhawatiran ini beralasan karena sebagian besar dokter dan petugas medis merayakan Lebaran dan kapasitas bertugas tidak seperti hari biasanya, baik di klinik maupun di rumah sakit. Lalu, bagaimana jika terjadi kontraksi saat Lebaran? Apa yang harus dilakukan?

Kali ini Popmama.com merangkum tanda-tanda persalinan yang masih bisa ditunggu di rumah atau yang harus segera dilarikan ke rumah sakit, dilansir dari Healthline:
 

Tanda-Tanda Persalinan Awal

Tanda-Tanda Persalinan Awal
Freepik/user18526052

Setiap orang mengalami tanda-tanda persalinan yang berbeda-beda, begitu pula ritme kontraksinya. Biasanya tanda-tanda persalinan terasa sangat halus dan bertahap. 

Ada dua tahapan persalinan yang ditandai dengan kontraksi, yaitu persalinan awal (early labor) dan persalinan aktif (active labor). Persalinan awal atau persalinan dini biasanya masih jauh dari persalinan yang sebenarnya. 

Pada tahapan ini, Mama mulai merasakan adanya kontraksi yang tidak terlalu kuat. Intensitasnya jarang, datang dan pergi. Saat ini leher rahim mulai terbuka dan melunak. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), persalinan awal adalah periode waktu ketika serviks membesar hingga enam sentimeter.

Tanda-tanda lain yang mungkin Mama rasakan adalah si Kecil bergerak dan menendang lebih dari biasanya. Adapun Mama merasakan tekanan lebih saat bayi mulai turun ke jalan lahir karena mereka menurunkan kepalanya terlebih dahulu. 

Pada tahap persalinan awal ini, Mama mungkin merasakan pegal dan sedikit tidak nyaman. Tetapi dalam kondisi ini Mama masih bisa menunggu di rumah karena tanda-tanda persalinan dini akan berlangsung lebih lama dan lebih lambat. Bisa dalam hitungan jam bahkan hari. Namun sebaiknya Mama dan Papa siaga untuk sewaktu-waktu segera ke rumah sakit jika kondisi darurat. 

Editors' Picks

Apa yang Harus Dilakukan jika Mengalami Tanda-Tanda Persalinan Awal?

Apa Harus Dilakukan jika Mengalami Tanda-Tanda Persalinan Awal
Freepik/comzeal

Mendapati tanda-tanda persalinan awal di saat Lebaran mungkin membuat Mama panik. Tenang, Ma, sembari mempersiapkan diri, Mama bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Rileks, tenangkan pikiran
  • Jalan-jalan di sekitar rumah atau pekarangan
  • Berbaringlah dalam posisi yang nyaman
  • Minta pasangan memijat punggung dengan lembut
  • Lakukan teknik pernapasan dalam
  • Gunakan kompres dingin
  • Lakukan apa saja yang membuat Mama bisa tenang dan mengalihkan perhatian, misalnya menonton film atau mendengarkan musik

Jika Mama merasa sedang dalam persalinan awal, cobalah untuk rileks dan biarkan kontraksi dan pembukaan berkembang secara alami di rumah. Penelitian menemukan bahwa ibu hamil yang membiarkan persalinan dini berkembang secara alami tanpa intervensi lebih mungkin memiliki risiko lebih rendah untuk melahirkan secara caesar.
 

Tanda-Tanda Persalinan Aktif

Tanda-Tanda Persalinan Aktif
Freepik/Alexander_savonov

Persalinan aktif dimulai saat pelebaran serviks mencapai enam sentimeter. Tapi ukuran ini tidak bisa kita ketahui sendiri kecuali bidan atau dokter yang memeriksanya. 

Mama akan tahu bahwa Mama sudah memasuki persalinan aktif saat kontraksi yang dirasakan lebih kuat, lebih teratur, dan lebih dekat jaraknya. Mama bisa mencatat kapan kontraksi terjadi dan berapa lama kontraksi tersebut berlangsung. 

Tanda-tanda persalinan aktif antara lain:

  • Kontraksi yang terasa sakit,
  • jarak kontraksi antara tiga sampai empat menit,
  • setiap kontraksi berlangsung sekitar 60 detik,
  • air ketuban pecah,
  • nyeri punggung bawah,
  • mual,
  • kram kaki.

Selama persalinan aktif, serviks (jalan lahir) mama terbuka atau melebar dari enam sentimeter menjadi 10 sentimeter. Kontraksi mama mungkin terjadi lebih cepat jika ketuban mama sudah pecah.
 

Apa yang Harus Dilakukan jika Merasakan Tanda-Tanda Persalinan Aktif

Apa Harus Dilakukan jika Merasakan Tanda-Tanda Persalinan Aktif
Pexels/Jonathan Borba
joker with card

Satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah segera pergi ke rumah sakit jika Mama merasakan tanda-tanda persalinan aktif. Bahkan sebelum tanda-tanda itu semakin menguat, sebaiknya Mama sudah dalam perjalanan ke rumah sakit. Apalagi jika Mama sudah pernah hamil dan melahirkan sebelumnya. 

Sebuah penelitian besar tahun 2019 terhadap lebih dari 35.000 kelahiran menunjukkan bahwa proses persalinan berlangsung dua kali lipat lebih cepat jika Mama sudah pernah mengalaminya.

Aturan sederhana yang menandakan Mama harus segera ke rumah sakit adalah aturan yang dikenal dengan nama 5-1-1 rule. Persalinan aktif ditandai dengan terjadinya kontraksi setiap lima menit, yang berlangsung selama satu menit, dan terjadi secara konsisten selama sedikitnya satu jam. 

Merasakan Tanda Persalinan Aktif tetapi Berencana Melahirkan Lewat Operasi Caesar

Merasakan Tanda Persalinan Aktif tetapi Berencana Melahirkan Lewat Operasi Caesar
Freepik/wavebreakmedia-micro

Jika Mama menjalani operasi caesar yang terencana, mungkin melahirkan saat Hari Lebaran lebih terprediksi dan dapat dipersiapkan dengan baik. Tetapi kita harus tetap siaga terhadap kemungkinan terjadinya komplikasi yang membuat perencanaan meleset dari perkiraan. 

Hubungi dokter dan segera pergi ke rumah sakit jika Mama mengalami tanda persalinan awal atau aktif sebelum tanggal operasi caesar yang direncanakan. Persalinan tidak berarti bahwa Mama harus melahirkan bayi mama secara vaginal, tetapi tanda-tanda itu bisa berarti Mama harus menjalani operasi caesar darurat. 

Segera pergi ke rumah sakit tanpa menunda-nunda lebih baik karena berarti lebih banyak waktu untuk bersiap-siap menjalani prosedur ini.

Tanda-tanda lain yang mengindikasikan Mama harus segera dilarikan ke rumah sakit adalah jika ketuban pecah, terdapat darah yang keluar dari vagina, dan keinginan yang kuat untuk mengejan dan mendorong. 

Nah itulah beberapa hal yang harus Mama lakukan bila mengalami kontraksi saat Lebaran. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.