Lakukan 5 Cara Ini Sejak Hamil Muda untuk Menekan Risiko Keguguran

Kuncinya hanya satu, menerapkan gaya hidup sehat

1 April 2020

Lakukan 5 Cara Ini Sejak Hamil Muda Menekan Risiko Keguguran
Freepik/Santipong6519

Apakah Mama sedang hamil muda?

Jika ini kehamilan kesekian kali setelah sebelumnya pernah mengalami keguguran, pasti muncul perasaan was-was ya, Ma.

Hal itu wajar dirasakan mengingat pengalaman tidak mengenakkan terdahulu. Kondisi demikian, hamil setelah pernah keguguran, tentu membangun kewaspadaan dalam diri Mama sendiri.

Meskipun begitu, hasil penelitian menunjukkan kebanyakan keguguran terjadi akibat kelainan kromosom yang tidak bisa diperkirakan sebelumnya. Namun, ada cara yang bisa Mama lakukan untuk mengurangi risiko keguguran.

Yuk, simak hasil penelusuran Popmama.com  seperti dilansir dari verywellfamily berikut ini.

1. Cuci tangan rutin

1. Cuci tangan rutin
Pexels/Burst

Terlepas dari masalah pandemi COVID-19 belakangan ini, perilaku hidup bersih sehat (PHBS) harus menjadi bagian kebiasaan hidup sehari-hari.

Apalagi, jika Mama sedang hamil. Banyak sekali kasus infeksi yang terjadi akibat kelalaian menerapkan pola hidup bersih sehat.

Salah satu praktik hidup bersih paling mudah dilakukan (tetapi kadang diabaikan) adalah cuci tangan rutin. Ini merupakan cara termudah untuk menghadang masuknya virus atau bakteri dalam tubuh.

Beberapa aturan cuci tangan benar yang perlu Mama tahu adalah:

  • Cuci tangan setidaknya 20 detik (sekitar dua kali menyanyikan lagu “ABC”) menggunakan air mengalir dan sabun
  • Lakukan pada saat-saat berikut:
    1. Sebelum dan sesudah makan
    2. Setelah menggunakan toilet
    3. Saat berada di sekitar orang sakit
    4. Setelah menyentuh benda yang sering dipegang orang banyak, seperti uang, keranjang belanja, dan pegangan pintu.

Editors' Picks

2. Hati-hati saat memasak di dapur

2. Hati-hati saat memasak dapur
Freepik/senivpetro

Jika Mama sedang hamil, berhati-hatilah saat mengolah berbagai jenis masakan di dapur. Risiko keguguran juga muncul dari kesalahan mengolah berbagai jenis makanan yang berakibat pada infeksi bakteri.

Salah satu yang paling sering ditemui adalah munculnya bakteri salmonella pada olahan telur setengah matang.

Maka, penting bagi Mama yang tengah hamil untuk menghindari konsumsi makanan yang belum matang sempurna.

Adapun tips pendek yang bisa Mama lakukan saat memasak di dapur:

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang bahan makanan mentah
  • Masak daging, ikan, ayam, dan telur pada suhu yang disarankan
  • Simpan masakan sisa secara benar
  • Gunakan daging beku maksimal dua hari setelah dibeli
  • Cuci semua bahan makanan sebelum digunakan

3. Konsumsi makanan sehat

3. Konsumsi makanan sehat
Freepik

Mengonsumsi makanan sehat jelas bukan hanya diperuntukkan bagi ibu hamil saja. Namun, Mama harus ekstra memantau asupan makanan dan minuman ketika hamil maupun menyusui nanti.

Berbagai penelitian terkini mengungkapkan, pola makan sehat yang kaya dengan sayuran, buah-buahan, dan gandum utuh bisa menurunkan risiko komplikasi kehamilan.

Selain itu, kebiasaan makan makanan sehat juga membantu Mama lebih mudah mengendalikan berat badan serta mengoptimalkan kadar gula darah bagi ibu hamil dengan riwayat diabetes.

4. Konsultasi ke dokter kandungan/bidan sedini mungkin

4. Konsultasi ke dokter kandungan/bidan sedini mungkin
Freepik/pressfoto

Saat Mama sudah mengetahui hasil testpack positif atau mengalami tanda-tanda awal kehamilan lainnya, sesegera mungkin buat janji temu dengan dokter kandungan atau bidan.

Pemeriksaan fisik secara menyeluruh dari dokter atau bidan bisa membantu pula deteksi dini masalah kesehatan yang mungkin Mama alami. Dokter/bidan pun bisa segera memberi solusi seperti apa penanganan terbaik.

Beberapa masalah kesehatan yang bisa diketahui jika melakukan pemeriksaan pada awal masa kehamilan antara lain, tekanan darah tinggi, kehamilan dengan risiko diabetes, kelainan pada rahim, atau riwayat kesehatan terdahulu.

5. Rajin konsumsi obat sesuai anjuran

5. Rajin konsumsi obat sesuai anjuran
Freepik/Spukkato

Bagi Mama yang hamil dengan memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes, lupus, dan tekanan darah tinggi, risiko keguguran pun meningkat.

Peluang terbaik untuk menjaga kehamilan itu bisa Mama dapat dengan menjaga kesehatan Mama sebaik mungkin.

Caranya, konsultasikan pada dokter terkait kondisi Mama terkini, tanyakan apa yang harus diwaspadai jika sedang mengandung. Dokter akan memberi resep berupa obat-obatan terkait penyakit yang diidap berikut vitamin prenatal.

Tugas Mama hanya perlu disiplin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, supaya tubuh Mama selalu dalam kondisi prima dan siap menjalani kehamilan.

Jangan lupa konsumsi vitamin prenatal sejak awal kehamilan. Asupan asam folat harus terpenuhi pada periode awal kehamilan, untuk mencegah terjadinya kelainan tulang belakang pada pertumbuhan janin.

Bagaimana, Ma, ternyata mencegah risiko keguguran bisa dilakukan dengan mencoba 5 langkah tadi kan? Yuk coba terapkan solusi Popmama di atas untuk kehamilan sehat dan menyenangkan selama 9 bulan ke depan!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.