Manfaat Homeopati Selama Masa Kehamilan

Ketahui dulu seluk beluk homeopati dan apa manfaatnya untuk ibu hamil

24 Maret 2019

Manfaat Homeopati Selama Masa Kehamilan
Pexels/bruce mars

Mama pernah dengar tentang homeopati?

Terapi homeopati termasuk salah satu terapi non-medis alternatif bagi pasangan yang ingin cepat punya momongan.

Pengobatan alternatif ini bisa Mama lanjutkan saat hamil untuk menangani berbagai keluhan kehamilan yang kerap muncul.

Bagi Mama yang tertarik dengan homeopati, berikut Popmama.com merangkum penjelasan singkat dan apa saja manfaat homeopati pada masa kehamilan.

1. Apa itu homeopati

1. Apa itu homeopati
Instagram/Andien Aisyah

Kata “homeopati” berasal dari bahasa Yunani, “homois” berarti sama dan “pathos” berarti menderita. Prinsip homeopati adalah apa yang menyebabkan sakit dapat menyembuhkan. Jadi, penyebab gejala atau penyakit juga diyakini sebagai penyembuhnya.

Belakangan, homeopati juga semakin populer di kalangan masyarakat modern, terutama bagi mereka yang mencari pengobatan alami dan berusaha mengurangi obat-obatan kimia. Ramuan homeopati berbahan natural dari tumbuhan, mineral, dan hewan. Bentuknya bisa berupa cair, bubuk, atau pil.

Sama dengan resep dokter, setiap ramuan yang dipakai untuk pengobatan homeopati bersifat personal. Hanya untuk pasien tertentu pada waktu tertentu.

Diagnosis dan terapi homeopati bergantung pada gejala-gejala yang Mama rasakan. Namun, homeopati tidak bermaksud menyembuhkan gejala tersebut, melainkan mencari apa yang menyebabkan gejala itu muncul.

2. Homeopati bukan obat herbal

2. Homeopati bukan obat herbal
Pixabay/Eskimokettu

Banyak orang beranggapan bahwa homeopati sama dengan obat herbal. Padahal, homeopati dan herbal adalah dua hal berbeda. Obat herbal aktif secara farmakologis seperi obat konvensional.

Sementara, ramuan homeopati dibuat melalui proses pengenceran dan biasa diberikan dalam dosis minimum. Maka, homeopati nggak menyebabkan efek samping apapun yang bisa merugikan. Dalam pengobatan, jika dosis ramuan tertentu tidak ampuh, bukan dosisnya yang ditambah. Melainkan, ahli homeopati akan mencari ramuan lain yang lebih sesuai.

Editors' Picks

3. Homeopati aman untuk ibu hamil

3. Homeopati aman ibu hamil
momjunction.com

Pengobatan homeopati sudah berlangsung ribuan tahun dan tiap obat diresepkan sesuai gejala spesifik. Berikut ini beberapa alasan mengapa homeopati aman untuk ibu hamil.

  • Obat-obatan homeopati tergolong encer dan tersedia dalam berbagai potensi. Bentuk tablet lebih disukai bagi ibu hamil.
  • Tidak ada efek samping dari pengobatan homeopati. Bahkan, Mama bisa mengonsumsi bersamaan dengan obat-obatan konvensional.
  • Obat diresepkan sesuai kondisi spesifik pasien, sehingga lebih efektif menangani gangguan atau keluhan.
  • Homeopati bekerja mengikuti sistem kekebalan alami guna menyembuhkan tubuh, alih-alih menghentikan gejala.

4. Manfaat homeopati bagi ibu hamil

4. Manfaat homeopati bagi ibu hamil
livingandloving.co.za

Berbagai keluhan yang kerap dialami ibu hamil dapat tertangani lewat pengobatan homeopati. Apa saja manfaat homeopati untuk ibu hamil?

  • Menangani masalah konstipasi. Beberapa jenis ramuan bisa dipakai untuk menangani masalah konstipasi. Contohnya, Nux Vomica dipakai agar Mama bisa menuntaskan buang air besar dan mengurangi keluhan perut kembung.
  • Mengatasi morning sicknessSepia membantu Mama mengatasi rasa mual, khususnya saat melihat dan membaui makanan tertentu. Tabacum mengurangi rasa mual yang kerap muncul akibat bau-bauan keras, misalnya asap rokok. Sedangkan bagi Mama yang kerap muntah, Symphoricarpus Racemosa bisa jadi ramuan penyembuh.
  • Menangani heartburnNature Carbonicum ideal untuk ibu hamil yang sistem pencernaannya sensitif pada produk susu. Arsenicum Album tepat untuk meredakan rasa panas di perut dan keluhan muntah.
  • Menangani kecemasan. Mama bisa mencoba Argenum Nitricum untuk menenangkan diri dalam menghadapi masa-masa genting seperti persalinan.

Meski homeopati termasuk terapi pengobatan mandiri, bagi Mama yang baru pertama kali sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan ahli homeopati. Selain itu, perhatikan pula riwayat kehamilan Mama. Selama kehamilan tergolong normal dan sehat, boleh-boleh saja menjalani homeopati. Plus, tetap rutin konsultasi ke dokter untuk memantau perkembangan janin ya, Ma. Selamat mencoba.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!