Tanda Kehamilan 1 Hari, Bisakah Mama Rasakan?

Apa saja tanda-tanda hamil 1 hari yang mungkin Mama rasakan?

23 Juli 2021

Tanda Kehamilan 1 Hari, Bisakah Mama Rasakan
Freepik/Jcomp

Bagi sebagian besar mama, gejala kehamilan umum disadari saat menginjak usia 5-6 minggu. Biasanya, pada waktu tersebut, Mama sudah telat menstruasi sekitar 2 minggu.

Namun, untuk beberapa perempuan, ada kemungkinan mereka sudah merasakan tanda-tanda kehamilan sedini mungkin. Waktunya bervaruasi, antara satu hari hingga secepat-cepatnya 4-5 hari. Kok bisa ya?

Simak dulu fakta soal tanda-tanda hamil 1 hari yang Popmama.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Kecemasan jadi sumber

1. Kecemasan jadi sumber
Freepik

Merasakan tanda-tanda hamil satu hari ini sangat mungkin dialami oleh perempuan yang sedang program kehamilan. Umumnya, mereka cenderung lebih sensitif pada setiap perubahan kecil di tubuhnya.

Kepekaan ini tidak terlepas dari harapan mereka untuk mengalami tanda-tanda kehamilan. Gejala kehamilan kadang dirasakan karena didorong oleh perasaan cemas apakah mereka benar hamil atau tidak.

Usai berhubungan seksual membuat perempuan harap-harap cemas dan menyadari beberapa perubahan kecil dalam tubuhnya sebagai tanda-tanda kehamilan. Namun, jika dilakukan tes kehamilan, tipis kemungkinan sudah membuahkan hasil positif meski sudah hamil.

Editors' Picks

2. Mual usai berhubungan seksual tidak selalu tanda hamil

2. Mual usai berhubungan seksual tidak selalu tanda hamil
Freepik/cookie_studio

Mual kerap diidentikkan dengan tanda-tanda hamil satu hari. Padahal, mual sesaat usai berhubungan seksual tidak selalu menunjukkan kehamilan. Justru rata-rata perempuan hamil mulai mengeluhkan hal ini pada usia kehamilan 5-6 minggu.

Meskipun demikian, memang banyak perempuan merasakan gejala mirip kehamilan pada rentang waktu antara ovulasi dan menjelang menstruasi. Biasanya, tanda yang kerap dirasakan antara lain:

  • Perut terasa kembung,
  • mood mudah berubah-ubah,
  • lebih sering sakit kepala,
  • nafsu makan berubah,
  • ukuran payudara berubah.

Namun, perlu Mama ingat, fluktuasi hormon akibat siklus menstruasi bisa jadi penyebab seorang perempuan mengalami tanda-tanda di atas.

Begitu juga dengan peristiwa lain yang dialami Mama sehari-hari, seperti sedang sakit, stres, kurang tidur, hingga terlalu sibuk beraktivitas.

3. Implantasi bisa terjadi pada hari kelima usai pembuahan

3. Implantasi bisa terjadi hari kelima usai pembuahan
Freepik/Wombatzaa

Implantasi atau proses penempelan embrio pada dinding rahim bisa terjadi pada hari kelima usai hubungan seksual terjadi. Maka, mungkin bagi sebagian perempuan untuk merasakan tanda-tanda kehamilan lebih cepat.

Sebenarnya, apa sih yang terjadi dalam rahim mama pada hari kelima setelah pembuahan? Pada waktu tersebut, ketika sperma telah mencapai dan membuahi sel telur, maka sel-sel dalam zigot yang baru terbentuk mulai berkembang biak. Dari sini terbentuklah sel yang disebut blastocyst.

Sel-sel ini lalu berkembang biak ketika blastocystturun melalui tuba falopi dan masuk ke dalam rahim. Saat blastocystmencapai dinding rahim, sel ini akan menempel pada dinding guna memperoleh akses nutrisi lewat darah.

Pada fase ini, blastocystbaru memulai perjalanannya menjadi janin dan kehamilan sedang berlangsung.

4. Kapan waktu tepat melakukan tes kehamilan?

4. Kapan waktu tepat melakukan tes kehamilan
Freepik/Jcomp

Kadang Mama tergoda untuk melakukan tes kehamilan sesegera mungkin usai berhubungan seksual. Namun, pada hari kesatu atau kelima setelah berhubungan, tidak ada alat tes yang bisa memastikan akurasi kehamilan seorang perempuan.

Apalagi, kebanyakan alat tes memakai kadar hormon human Chorionic Gonadotropin (hCG) yang diproduksi plasenta. Artinya, hormon itu baru terdeteksi setelah bakal janin atau embrio itu melalui proses implantasi.

Proses implantasi memang bisa terjadi secepat-cepatnya lima hari setelah pembuahan. Namun, hormon juga membutuhkan waktu untuk mencapai kadar tertentu dalam darah, agar bisa terdeteksi oleh tes darah atau tes urine.

Mengacu pada American Pregnancy Association, tes darah untuk kadar hCG bisa menemui hasil akurat jika dilakukan 11 hari usai pembuahan. Sementara, untuk tes urine bisa dilakukan secepat-cepatnya 12-14 hari setelah pembuahan.

Hasil positif atau negatif sama-sama bisa muncul. Bisa karena memang perempuan itu tidak hamil, atau salah pemakaian alat tes, kehamilan kimiawi, maupun efek samping pemakaian obat hormon tertentu.

Mama bisa mengulang tes kehamilan 1-2 minggu lagi untuk memastikan atau langsung konsultasi ke dokter untuk melakukan tes darah.

5. Apakah masih mungkin mencegah kehamilan?

5. Apakah masih mungkin mencegah kehamilan
Freepik

Setelah berhubungan seksual atau ketika mengalami tanda-tanda hamil di atas, apakah masih mungkin mencegah kehamilan?

Masih bisa, Ma, asalkan Mama menggunakan kontrasepsi darurat atau disebut juga post pil. Obat-obatan ini dijual bebas dan bisa dibeli tanpa resep dokter di apotek. Perhatikan juga ketentuan pemakaian agar obat bisa mencegah kehamilan secara efektif.

Biasanya, obat dianjurkan diminum beberapa hari usai berhubungan seksual. Semakin cepat Mama minum obat ini, semakin efektif obat bekerja mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.

Perlu diingat, obat ini bukan menyebabkan aborsi, tetapi mencegah terjadinya pembuahan sel telur oleh sperma.

Demikian informasi seputar tanda-tanda hamil satu hari yang perlu Mama ketahui. Jangan terlalu cemas, Ma. Jika Mama memang menanti-nanti kehamilan ini.

Bersikap rileks, tetap konsumsi makanan bergizi, berolahraga, tidak merokok atau minum minuman beralkohol, tetap perlu Mama lakukan untuk menjaga tubuh sehat dan bugar, baik Mama hamil maupun tidak.

Sisanya, biarkan waktu yang akan membantu menunjukkan apakah tanda-tanda hamil 1 hari  itu benar-benar Mama rasakan. Tetap semangat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.