5 Penyebab Umum Munculnya Flek Darah di Awal Kehamilan

Jangan anggap enteng ya, Ma

12 April 2021

5 Penyebab Umum Muncul Flek Darah Awal Kehamilan
Freepik/Dragana_Gordic

Munculnya flek darah di trimester pertama kehamilan seringkali membuat Mama panik. Sebagian beranggapan ini merupakan hal yang normal terjadi akibat sedang berkembangnya rahim, sementara tak sedikit yang langsung panik karena takut keguguran.

Tenang dulu, Ma. Ada beberapa hal yang perlu Mama ketahui soal munculnya bercak darah di fase awal kehamilan.

Mama perlu memerhatikan warna dan komposisi bercak darah tersebut. Sebab beda warna, beda pula kemungkinan penyebab dan tingkat keparahannya.

Misalnya apabila yang muncul adalah bercak berwarna pink muda, frekuensinya amat jarang dan tidak dibarengi dengan rasa nyeri, maka kemungkinan itu adalah flek yang tidak membahayakan kehamilan.

Sebaliknya, apabila bercak darah yang muncul cukup banyak, frekuensinya sering dan berwarna merah gelap seperti darah haid, maka sebaiknya segera cek ke dokter.

Deskripsikan tentang warna dan komposisinya secara detail kepada dokter ya, Ma. Ini akan mempermudah dokter mencari tahu penyebab dan tingkat keparahannya.

Menurut Dr Mark Trolice dari Fertility C.A.R.E, Florida, semakin detail Mama mendeskripsikan bercak darah yang dialami, maka semakin mudah bagi dokter untuk mengenali penyebabnya.

Ketika Mama sedang hamil, sistem peredaran darah dalam tubuh mengalami sedikit perubahan.

Aliran di dalam pembuluh arteri kecil atau kapiler menjadi lebih aktif daripada biasanya. Ini menjadi salah satu penyebab munculnya flek. Selain itu, iritasi kecil pun bisa jadi lebih mudah mengalami pendarahan.

Selain hal itu, untuk bercak darah berwarna pink muda alias flek ringan, ada beberapa faktor penyebab flek darah di awal kehamilan lainnya. Berikut informasinya seperti dirangkum Popmama.com:

1. Hubungan intim

1. Hubungan intim
Pexels/Pixabay

Melakukan hubungan intim di periode-periode awal kehamilan masih bisa dikatakan aman, namun jika dilakukan tidak hati-hati hal ini juga bisa membuat dinding vagina mengalami iritasi.

Nah, saat itulah kemudian bisa muncul flek, Ma. Mama yang memiliki riwayat keguguran juga sebaiknya juga tidak melakukan hubungan seksual di awal kehamilan.

Editors' Picks

2. Pemeriksaan medis

2. Pemeriksaan medis
Pexels/Pixabay

Sebagian dari Mama mungkin melakukan pemeriksaan tertentu di dokter, misalnya USG transvaginal, kemudian muncul flek.

Hal ini juga mungkin terjadi akibat adanya iritasi di area dinding vagina akibat proses pemeriksaan tersebut.

Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter sebelum pemeriksaan mengenai risiko-risiko ringan yang mungkin terjadi ya, Ma. Ini supaya ketika muncul salah satu efeknya, Mama bisa tetap tenang dan tidak langsung panik.

3. Proses implantasi

3. Proses implantasi
Pexels/Bruce Mars

Penyebab munculnya flek di awal kehamilan yang paling umum adalah akibat proses implantasi. Implantasi adalah proses menempelnya janin pada dinding rahim, sehingga janin dapat tumbuh dengan baik.

Jangan khawatir Ma, proses ini merupakan proses alami. Mama justru harus senang karena artinya kehamilan mama berjalan dengan baik. Flek akibat proses implantasi ini biasanya berlangsung beberapa hari dengan jumlah yang sedikit.

4. Polip

4. Polip
Freepik

Pada sebagian Mama, terjadi pertumbuhan jaringan abnormal kecil yang disebut polip, pada serviks atau lapisan endometrium.

Nah, polip ini mudah pecah dan bisa memicu munculnya bercak darah. Ini dapat pecah dengan mudah dan menyebabkan perdarahan.

Sebagian besar kasus polip bisa bersifat jinak alias tidak berbahaya. Namun perhatikan jumlah darah yang muncul. Apabila darah yang keluar semakin banyak dan muncul rasa nyeri, Mama dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke dokter.

5. Iritasi pada serviks

5. Iritasi serviks
Freepik/Maksymiv_yura

Flek atau bercak darah yang muncul dari serviks juga sering terjadi di kehamilan trimester pertama.

Seperti Mama ketahui, serviks terletak jauh di dalam vagina. Bentuknya seperti tabung tipis dan bisa membesar ketika bayi lahir.

Serupa seperti lapisan rahim, serviks atau leher rahim juga memiliki banyak pembuluh darah selama proses kehamilan mama. Akibatnya, iritasi kecil saja bisa memicu keluarnya darah.

Itulah lima penyebab munculnya flek darah di awal kehamilan.

Meski sebagian besar kasus bisa dianggap ringan, Mama tetap dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter apabila kondisinya tak kunjung membaik. Semoga sehat selalu ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.