hanco

Ikuti 5 Cara Tepat Mengatasi Kebiasaan Mendengkur di Masa Kehamilan

Latihan pernapasan di awal kehamilan membantu mengatasi kebiasaan mendengkur

15 November 2019

Ikuti 5 Cara Tepat Mengatasi Kebiasaan Mendengkur Masa Kehamilan
Freepik/Vgstockstudio

Di saat hamil, apakah Mama jadi sering mendengkur?

Ya, mendengkur saat hamil merupakan hal yang lumrah dan biasanya dimulai pada trimester pertama kehamilan. Penyebabnya bisa diakibatkan oleh banyak faktor. 

Sementara mendengkur sering kali dianggap sebagai gejala awal dari gangguan tidur atau disebut sleep anea.

Kondisi ini pun dapat mengakibatkan napas terhenti sesaat ketika tidur, sehingga menyebabkan pasokan oksigen dalam darah berkurang dan menimbulkan risiko kesehatan lainnya.

Namun kebiasaan buruk ini tak boleh diabaikan begitu saja.

Berikut Popmama.com bagikan informasi mengenai 5 cara tepat mengatasi kebiasaan mendengkur di masa kehamilan. Yuk, simak dengan jelas:

1. Menjaga berat badan di masa kehamilan

1. Menjaga berat badan masa kehamilan
happyfamilyorganics.com

Kenaikan berat saat hamil adalah hal yang wajar.

Di mana lingkar perut dan rahim yang semakin membesar akan menekan diafragma dan menghimpit paru-paru dan menyebabkan ibu hamil sulit bernapas normal.

Hal ini dikarenakan lemak berlebih di dalam tubuh bisa menyebabkan jalur napas terhambat, sehingga membuat ibu hamil sering mendengkur.

Oleh karenanya, mulailah menerapkan pola hidup yang lebih sehat guna mengontrol berat badan di masa kehamilan.

Jika perlu, konsultasikan kepada ahli gizi atau dokter kandungan untuk menentukan menu diet sehat selama hamil.

2. Latihan pernapasan secara teratur

2. Latihan pernapasan secara teratur
Freepik

Peningkatan hormon estrogen selama kehamilan akan membuat jalan napas membengkak, sehingga menyebabkan peningkatan produksi lendir di dalam hidung.

Bertambahnya produksi selaput lendir di sepanjang saluran hidung tentu dapat menyebabkan hidung tersumbat. Akibatnya, ibu hamil akan mendengkur saat tidur.

Latihan pernapasan di awal kehamilan merupakan hal yang sangat penting dilakukan.

Cobalah untuk bernapas melalui hidung lebih banyak di siang hari dan membiasakan diri bernapas secara perlahan.

Dengan cara ini oksigen akan lebih banyak disimpan, sehingga saat malam hari Mama bisa bernapas lebih baik. 

Editors' Picks

3. Menghindari tidur dengan posisi telentang

3. Menghindari tidur posisi telentang
Freepik/Phduet

Mencari posisi tidur saat hamil memang cukup sulit, karena Mama mungkin akan merasa tidak nyaman dengan berbagai posisi tidur.

Di mana posisi telentang akan menghambat jalur pernapasan dan membuat ibu hamil mengeluarkan dengkuran yang sangat nyaring.

Inilah salah satu alasan kenapa ibu hamil harus menghindari tidur dalam posisi telentang.

Sedangkan posisi tidur yang dianjurkan adalah menyamping ke kiri. Tidur menghadap ke kiri dapat melancarkan aliran darah, sehingga ibu hamil bisa bernapas lebih pelan.

Jika perlu, gunakan bantal khusus ibu hamil untuk membuat Mama merasa nyaman.

4. Meluangkan waktu merileksasikan tubuh

4. Meluangkan waktu merileksasikan tubuh
Freepik

Tak bisa dipungkiri, bahwa ketika hamil tubuh akan lebih mudah merasa kelelahan.

Saat tubuh kelelahan, tubuh akan kehilangan kendali atas otot-otot tenggorokan.

Hal ini bisa menyebabkan saluran udara terhambat dan menimbulkan getaran saat bernapas. Getaran itulah yang akan mengeluarkan suara mendengkur saat tidur.

Cobalah luangkan waktu melakukan meditasi untuk merileksasikan diri dan pikiran di masa kehamilan.

5. Olahraga secara teratur

5. Olahraga secara teratur
Freepik

Untuk mengatasi kebiasaan mendengkur di masa kehamilan berikutnya adalah dengan berolahraga.

Luangkanlah waktu setiap harinya untuk melakukan olahraga ringan seperti berjalan santai, yoga atau berenang kurang lebih 30 menit.

Berolahraga secara rutin di masa kehamilan, tentu akan meningkatkan kualitas tidur.

Meski mendengkur di masa kehamilan bersifat sementara, namun ada baiknya Mama melakukan kelima cara di atas untuk mengatasi kebiasaan tersebut saat tidur.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!