5 Cara Tepat Menjaga Kehamilan Muda Tetap Sehat

Jagalah kondisi tubuh agar tetap fit, ya

16 Juni 2019

5 Cara Tepat Menjaga Kehamilan Muda Tetap Sehat
Freepik/Phduet

Mama sedang hamil muda?

Sementara menjaga kesehatan di kehamilan muda merupakan langkah penting untuk memastikan perkembangan organ janin di dalam kandungan dan terhindar dari ancaman penyakit.

Mengingat usia kehamilan yang masih muda, Mama akan dihadapkan oleh rentannya keguguran. Oleh karenanya Mama butuh asupan segala macam nutrisi.

Berikut ini ada 5 cara tepat yang harus dilakukan ibu hamil muda untuk menjaga kesehatannya. Langsung cek ringkasannya dari Popmama.com, yuk!

1. Memerhatikan asupan nutrisi

1. Memerhatikan asupan nutrisi
Freepik

Pada umumnya saat hamil muda terjadi mual muntah atau morning sickness, payudara terasa nyeri, sering buang air kecil, mudah lelah hingga pusing.

Hal tersebut karena sedang terjadi banyak perkembangan dan pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi, maka perlu mengonsumsi makanan bergizi seperti asam folat, kalsium, zat besi, seng dan serat.

Terutama penuhi kebutuhan asam folat sebesar 400-600 mikrogram (mcg), sebab asam folat sangat dibutuhkan dalam pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang janin.

Selain itu perbanyaklah minum air putih.

2. Membatasi aktivitas berat di awal masa kehamilan

2. Membatasi aktivitas berat awal masa kehamilan
Freepik/bearfotos

Saat hamil muda Mama harus memberikan perhatian ekstra pada masa kehamilan. Oleh karenanya sebaiknya tidak melakukan aktivitas berat yang membahayakan janin di dalam kandungan.

Sebab tekanan darah yang rendah bisa terjadi, karena kondisi tubuh ibu hamil muda yang terbilang mudah lelah. Demi menjaga kehamilan, sebaiknya Mama menghindari aktivitas berat agar kondisi ibu dan janin tetap terjaga selama kehamilan.

Setidaknya Mama harus mendapatkan tidur di malam hari sebanyak 7-9 jam. Jika siang hari Mama merasa kantuk, sebaiknya tidurlah dan hentikan aktivitas sejenak.

Editors' Picks

3. Mengendalikan kondisi emosional

3. Mengendalikan kondisi emosional
Freepik/Yanalya

Kehamilan dapat memicu berbagai emosi, terkadang merasa bahagia, bersemangat hingga tiba-tiba gelisah dan perubahan mood.

Ibu hamil muda seringkali memiliki emosi yang naik turun, oleh karenanya perlu mengendalikan emosi dan gejala stres di masa kehamilan. Menjaga kondisi dari gangguan emosi berlebih di awal kehamilan memang terbilang susah-susah gampang.

Sedangkan jika Mama sering merasa stres, maka akan ada risiko janin terlahir dengan berat badan di bawah normal. Oleh karenanya jangan sampai Mama melakukan hal-hal yang bisa memicu dan menyebabkan stres.

Jika perubahan mood menjadi sangat intensif, konsultasikan ke dokter kandungan atau psikolog.

4. Menghindari rokok dan minuman berkafein

4. Menghindari rokok minuman berkafein
Freepik/gobba-1720

Tentunya rokok mengandung nikotin yang berbahaya bagi ibu hamil.

Di mana salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur dan plasenta bermasalah adalah penyebab rokok. Bahkan rokok dapat membuat bayi lahir dengan kondisi bibir sumbing.

Mengingat bahaya rokok yang dapat mengancam kesehatan di masa kehamilan, oleh karenanya Mama tidak merokok selama hamil.

Selain itu batasi asupan kafein untuk menghindari risiko keguguran dan masalah lain.

 Sebab mengonsumsi kopi atau minuman kafein lain dapat meningkatkan risiko kesehatan bayi di dalam kandungan.

Jadi perhatikan apa saja yang Mama konsumsi saat hamil muda, ya.

5. Rutin konsultasi dengan dokter kandungan

5. Rutin konsultasi dokter kandungan
Freepik/Wavebreakmedia

Setelah secara medis Mama dinyatakan hamil, maka Mama perlu membuat janji konsultasi pertama dengan dokter pilihan.

Konsultasi kehamilan bisa mulai di sekitar minggu ke-delapan usia kehamilan.

Pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat dibutuhkan untuk memantau kondisi di awal kehamilan, kesehatan Mama maupun janin hingga menentukan usia kehamilan.

Sebab pada saat hamil muda, risiko komplikasi mungkin saja terjadi seperti hipertensi dan diabetes gestasional. Untuk mencegahnya lebih dini, Mama perlu memeriksakan kandungan ke dokter secara rutin.


Nah, itulah 5 hal yang harus dilakukan oleh ibu hamil muda. Kehamilan muda merupakan saat yang harus mendapatkan perhatian khusus agar meminimalisir keluhan yang timbul pada masa tersebut.

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!