5 Cara Tepat Meringankan Gejala Restless Legs Syndrome Saat Hamil

Olahraga dapat membantu mengurangi gejala RLS selama kehamilan

9 November 2019

5 Cara Tepat Meringankan Gejala Restless Legs Syndrome Saat Hamil
freemalaysiatoday.com

Saat akan beristirahat, pernahkah Mama merasakan sesuatu yang mengganggu di area kaki?

Bisa jadi Mama mengalami sindrom kaki gelisah atau Restless Legs Syndrome (RLS).

Ya, tak hanya morning sickness saja yang kerap kali dirasakan di masa kehamilan. Di mana RLS juga menghantui para ibu hamil.

Biasanya gejala RLS terasa ada yang menjalar pada kaki, sehingga menyebabkan ibu hamil secara tidak sadar menggerakkan kaki dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Bahkan sindrom kaki gelisah akan menyebabkan gangguan tidur dan memengaruhi tingkat konsentrasi.

Hingga saat ini belum ada pengobatan khusus yang dapat menyembuhkannya. Namun ada 5 cara tepat untuk membantu meringankan gejala Restless Legs Syndrome saat hamil. Berikut informasi selengkapnya dari Popmama.com :

1. Konsumsi vitamin D di masa kehamilan

1. Konsumsi vitamin D masa kehamilan
Freepik

Pada umumnya, gejala sindrom kaki gelisah dapat muncul akibat kekurangan nutrisi tertentu.

Journal of Clinical Sleep Medicine  mengatakan, bahwa sebagian besar disfungsi dopaminergik otak memainkan peran kunci dalam pengembangan sindrom kaki gelisah. Sedangkan vitamin D sangat penting untuk fungsi sistem dopaminergik.

Oleh karenanya, Mama dapat mengonsumsi suplemen tambahan seperti vitamin D di masa kehamilan.

Selain itu, ibu hamil bisa mendapatkan asupan vitamin ini dari berbagai sumber terbaik yang ada pada:

  • Minyak ikan cod
  • Salmon
  • Tuna
  • Sarden
  • Makarel

2. Mencukupi asupan zat besi dan asam folat

2. Mencukupi asupan zat besi asam folat
Freepik

Munculnya gejala Restless Legs Syndrome juga sering dikaitkan dengan kekurangan nutrisi seperti defisiensi zat besi dan folat.

Cobalah untuk mendapatkan zat besi dari sumber-sumber alami seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau gelap dan kacang-kacangan.

Anjuran zat besi yang bisa dikonsumsi ibu hamil sekitar 60 mg per hari.

Selain itu, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi 400-800 mikrogram asam folat setiap hari sampai kehamilan mencapai usia 3 bulan.

Mama bisa mendapatkan sumber asam folat dari buah alpukat, pisang, sayuran hijau dan sereal. Atau bisa juga mengonsumsi asam folat dalam bentuk suplemen atau tablet yang lebih mudah diserap oleh tubuh. 

Editors' Picks

3. Menjaga berat badan yang ideal

3. Menjaga berat badan ideal
happyfamilyorganics.com

Jumlah kenaikan berat badan saat hamil dapat memengaruhi kesehatan seperti mengalami gejala sindrom kaki gelisah.

Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa cara agar ibu hamil bisa menjaga berat badan ideal selama kehamilan. Ini yang bisa dilakukan:

  • Hindari mengemil makanan tidak sehat

Keinginan makan makanan manis sangat kuat ketika lapar. Untuk mengatasinya, makanlah camilan yang lebih sehat dan memiliki rasa manis alami dari buah-buahan dan susu. Dengan begini, ibu hamil tetap bisa makan manis namun dalam batas sehat.

  • Hindari karbohidrat berlebihan

Jenis karbohidrat komplek bisa sulit diterima oleh tubuh di saat hamil. Karbohidrat ini mengandung banyak gula utuh yang akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Kemudian membuat proses pembakaran kalori menjadi lebih lemah. Mama bisa memilih daging atau ikan sebagai menu makan siang. Tambahkanlah kentang rebus atau mashed potato di sampingnya. 

  • Hindari lemak tidak sehat

Selama hamil lebih baik menghindari semua jenis makanan yang mengandung lemak tidak sehat seperti gorengan. Gantilah dengan makanan yang mengandung omega 3, ikan, sayuran dan buah.

4. Rajin olahraga di masa kehamilan

4. Rajin olahraga masa kehamilan
Freepik/Jcomp

Cobalah mencari waktu untuk berolahraga untuk mengurangi gejala Restless Legs Syndrome di masa kehamilan, khususnya yang paling banyak melibatkan kaki.

Saat menyadari kaki mulai bergerak-gerak, lakukanlah sesuatu untuk mengurangi gejalanya dengan berjalan kecil.

Di mana berjalan kaki dapat menyehatkan jantung, melancarkan peredaran darah dan menjaga tubuh ibu hamil tetap bugar.

Biasakan jalan kaki selama 30 menit per hari di awal kehamilan.

5. Pijat kaki secara lembut

5. Pijat kaki secara lembut
healthline.com

Salah satu cara agar mengurangi gejala sindrom kaki gelisah adalah dengan melakukan pijat.

Pasalnya, jenis pijat lembut ini dinilai dapat melancarkan sirkulasi darah serta mendorong rasa nyaman pada tubuh dan pikiran selama masa kehamilan.

Cobalah memijat di seluruh area kaki untuk melenturkan otot-otot kaku karena adanya tekanan pada perut.

Di mana pijat juga akan meningkatkan kadar dopamin, melancarkan sirkulasi darah dan menimbulkan rasa rileks menjelang tidur.

Ternyata ada banyak cara mengurangi gejala RLS di masa kehamilan. Ingatlah, sebaiknya Mama untuk tetap aktif dan memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan lebih lanjut.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!