Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Mendengarkan Musik Selama Kehamilan

Hati-hati saat terlalu sering mendengar musik berirama keras

22 Januari 2020

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Mendengarkan Musik Selama Kehamilan
Freepik

Sejak masa kehamilan, memang disarankan agar sang ibu memperdengarkan musik untuk perkembangan janin.

Di mana mendengarkan musik saat hamil memiliki banyak manfaat. Salah satunya dapat menstimulasi dan memperkenalkan bayi pada musik sejak dini.

Menurut Tiny Love.com, faktanya mendengarkan musik bisa merangsang dan membantu pertumbuhan struktur otak janin. Studi baru bahkan menunjukkan bahwa bayi mengingat musik yang mereka dengarkan di dalam rahim hingga empat bulan setelah dilahirkan.

Namun sebelum mendengarkan musik di masa kehamilan, sebaiknya perhatikan 5 hal ini. Berikut rangkumannya dari Popmama.com:

1. Hindari mendengarkan musik sepanjang hari

1. Hindari mendengarkan musik sepanjang hari
Unsplash/Alphacolor

Musik adalah hiburan murah yang bisa ibu hamil dengarkan di mana saja yang dapat mengubah suasana hati dan membuat pikiran ibu hamil menjadi lebih rileks.

Mic.com menjelaskan, bahwa musik bukan hanya bentuk hiburan saja. Akan tetapi bisa menambah dan mengubah setiap aspek kehidupan seseorang. Seharusnya kamu tahu bagaimana efek musik dapat memberikan kekuatan untuk membuat hari yang lebih baik.

Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil mendengarkan musik dengan cara yang bijak. Pasalnya jika mendengarkan musik lebih dari satu jam dalam sehari, hal ini akan membuat ibu hamil kelelahan.

Selain itu terjadi multitasking di otak yang justru akan menyerap energi lebih banyak. Jadi hindari mendengarkan musik sepanjang hari, ya.

2. Tidak mendengarkan musik secara random

2. Tidak mendengarkan musik secara random
Unsplash/Tyler Lastovich

Mendengarkan musik dan menyanyi memiliki efek menenangkan pada ibu hamil maupun janin.

Eden Private Staff.com mengatakan, bahwa mendengarkan lagu seperti Mozart tampaknya menunjukkan peningkatan yang signifikan bagi kesehatan mental sang ibu dan perkembangan anak di dalam rahim.

Sedangkan mendengarkan musik secara random hanya akan membuat Mama merasa rileks di beberapa bagian lagu saja. Jadi pertimbangkanlah pilihan musik yang lebih tenang dan bahagia.

Editors' Picks

3. Hindari memutar musik dengan suara keras

3. Hindari memutar musik suara keras
Freepik

Sebelum mendengarkan musik selama kehamilan, sebaiknya perhatikan pendengaran Mama.

Pasalnya jika memutar musik dengan aliran keras apalagi diputar dengan volume kencang, hal ini bisa berpotensi mengganggu pendengaran sang ibu.

What to Expect.com menyarankan, ibu hamil harus menghindari paparan rutin terhadap kebisingan lebih keras dari 115 desibel.

Studi menunjukkan bahwa tingkat kebisingan yang meningkatkan dan paparan berulang terhadap suara keras dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur serta bayi berat lahir rendah. Jadi hindari mendengarkan musik dengan suara yang bising dan keras, ya.

4. Menjaga volume musik dengan baik

4. Menjaga volume musik baik
Unsplash/Markus Spiske

Cara terbaik untuk memainkan musik untuk bayi yang belum lahir adalah dengan menghubungkan perangkat audio ke beberapa speaker.

Sebaiknya, pasanglah musik dengan suara yang cukup tenang tanpa meningkatkan volumenya.

Dikutip dari Healthline, saat hamil kamu harus mencoba menjaga volume suara luar sekitar 50 hingga 60 desibel atau dengan tingkat kebisingan yang sama dengan percakapan normal. Pastikan juga tidak menggunakan headphone di perut.

5. Trimester kedua adalah usia tepat untuk mendengarkan musik

5. Trimester kedua adalah usia tepat mendengarkan musik
Unsplash/Andrea Bertozzini

Mendengarkan semua jenis musik dapat mendorong dan memfasilitasi koneksi neuron di otak janin.

Dilansir dari laman Parenting.Firstcry.com, bahwa pembentukan telinga bayi dimulai sejak kehamilan sembilan minggu. Pada delapan belas minggu bayi mulai mendengar. Sensitivitas mereka terhadap suara juga mulai meningkat setiap hari dan seterusnya. 

Tetapi janin mulai merespons suara sejak usia kehamilan menginjak trimester kedua. Oleh karena itu, Mama bisa merangsang kemampuan pendengaran janin dengan rutin mendengarkan musik. Mulailah mengenalkan janin dari musik klasik yang berirama lembut dahulu.

Demikianlah kelima hal yang harus ibu hamil perhatikan sebelum mendengarkan musik. Agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan, upayakan agar menerapkannya. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!