Bagi ibu hamil muda, tidak ada pantangan mengonsumsi telur. Kandungan kolesterol dalam telur tidak berkontribusi signifikan pada kenaikan kadar lemak jahat. Apalagi, saat Mama makan telur, kadar lemak baik dalam tubuh juga meningkat.
Akan tetapi, Mama perlu memastikan tingkat kematangan telur saat hendak menyantapnya. Telur yang tidak matang sempurna alias setengah matang mengandung bakteri salmonela. Bakteri ini berbahaya untuk kesehatan ibu hamil dan janin.
Mama juga akan memperoleh gizi optimal dari telur jika mengonsumsinya sesaat setelah dimasak hingga matang. Selain lebih lezat disantap selagi hangat, telur matang yang didiamkan lama dalam suhu ruang bisa menghilangkan sebagian zat gizi di dalamnya.
Nah, itulah manfaat telur untuk ibu hamil muda dan tips aman mengonsumsi telur selagi hamil. Jadi, buat Mama penggemar hidangan telur yang diolah setengah matang, tunda dulu menyantapnya demi kesehatan Mama dan janin dalam kandungan ya!