Jangan Diabaikan, Bisa Berbahaya! 7 Penyebab Flek Selama Kehamilan

Ada yang tak bahaya, ada juga yang bahaya

14 Desember 2019

Jangan Diabaikan, Bisa Berbahaya 7 Penyebab Flek Selama Kehamilan
Freepik/Jcomp

Flek biasa ditemui saat hamil. Beberapa kehamilan bahkan ditandai dengan hadirnya flek. Namun, ada juga beberapa penyebab lain flek selama kehamilan.

Ada dua penyebab flek saat hamil yaitu penyebab alami dan biasanya tidak berbahaya. Sementara penyebab lainnya bisa lebih berbahaya baik untuk janin maupun untuk ibu hamil. 

Jadi, kapan harus mengkonsultasikannya ke dokter saat mengalami flek selama kehamilan? Popmama.com rangkumkan aneka penyebabnya:

1. Flek karena perubahan sel serviks

1. Flek karena perubahan sel serviks
Freepik/Doucefleur

Sel serviks mengalami banyak perubahan yang diakibatkan dari perubahan hormon selama hamil.

Sel tersebut bisa saja lebih sensitif selama kehamilan. Aktivitas seksual atau kegiatan yang agak berat mampu membuat serviks teriritasi dan menghasilkan flek yang ringan.

Ini tidak berbahaya, namun bisa jadi pertanda untuk lebih hati-hati ke depannya.

2. Tanda pembuahan

2. Tanda pembuahan
Freepik/4045

Flek saat trimester pertama bisa jadi pertanda baik. 

6-12 Hari setelah pembuahan, embrio akan mulai menempel pada dinding rahim. Ini yang menyebabkan pendarahan implantasi. Biasanya flek yang dihasilkan tidak banyak dan jarang sekali yang bisa berlangsung selama lebih dari satu hari.

Kejadian ini terjadi pada 1 dari 5 perempuan yang mengalami kehamilan. Apakah Mama salah satunya?

3. Mendekati waktu kelahiran

3. Mendekati waktu kelahiran
sheknows.com

Pada trimester akhir, flek yang timbul bisa jadi tanda dari si Kecil bahwa itu sudah mendekati waktu kelahirannya. 

Flek yang keluar pada waktu tersebut berasa dari lendir serviks dan sel. Selama kehamilan, ada lendir yang menutupi area uterus agar bakteri tidak bisa masuk. 

Saat menuju waktu kelahiran, serviks melembut dan menyebabkan lendir tersebut melembut juga. Pada akhirnya lendir penjaga itu keluar dalam bentuk flek berwarna merah atau kecoklatan. 

Editors' Picks

4. Flek kemungkinan keguguran

4. Flek kemungkinan keguguran
Newsheads.in

Ada juga flek yang disebabkan oleh masalah serius. Flek di awal kehamilan yang terjadi berhari-hari bisa jadi tanda kemungkinan keguguran.

Apalagi jika flek dibarengi dengan sakit perut dan keram perut. Ada baiknya langsung ke dokter untuk arahan lebih lanjut. 

5. Tanda janin yang tidak berkembang

5. Tanda janin tidak berkembang
parenting.firstcry.com

Janin yang tidak berkembang seringnya tidak disadari oleh ibu yang mengandung. Ini terjadi di awal kehamilan di mana tidak semua orang sudah sadar bahwa mereka tengah hamil. 

Saat janin tidak berkembang dan tidak disadari, perlahan tubuh akan memberi tanda, salah satunya dengan timbulnya flek.

Flek ini diakibatkan dari adanya jaringan di janin yang sudah tidak berkembang dan tidak dikeluarkan dengan segera. Jika mengalami ini, ada baiknya Mama langsung ke dokter kandungan untuk tindakan lanjutnya. 

6. Hamil air

6. Hamil air
Freepik/Bristekjegor

Hamil air atau molar pregnancy bukanlah hal baru. Ini adalah kejadian di mana sperma tidak bisa membuahi sel telur dengan sempurna. 

Sehingga, kantung janin tidak diisi oleh embrio melainkan oleh cairan dan massa. Salah satu penyebabnya adalah kromosom yang tidak seimbang dan perkembangan plasenta yang tidak normal. 

Salah satu tanda dari kasus ini adalah flek yang hadir berulang. Hal ini harus segera ditangani dokter. 

7. Hamil anggur

7. Hamil anggur
pixabay/ contato1034

Jika Mama tengah hamil muda dan sering mengalami flek atau bahkan sampai pendarahan, bisa jadi karena hamil anggur. 

Kehamilan atopik merupakan kehamilan di luar rahim. Biasanya pembuahan terjadi di tuba falopi atau di ovarium. Pada beberapa kasus, kehamilan jenis ini harus berakhir dengan merelakan janin, sementara kasus lainnya bisa berhasil sampai lahir. 

Ada baiknya Mama segera ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

Itulah beberapa penyebab flek selama kehamilan. Jangan ragu untuk segera mendatangi dokter kandungan jika dirasa keadaan mulai berbahaya ya, Ma. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!