Punggung Sakit saat Hamil Muda, Normalkah?

Sakit punggung saat hamil muda bisa terjadi karena Mama jarang berolahraga

8 Desember 2021

Punggung Sakit saat Hamil Muda, Normalkah
Freepik.com/yanalya

Kebanyakan perempuan, mengalami keluhan sakit punggung selama kehamilan. Ini merupakan hal normal dan biasanya terjadi pada trimester kedua dan ketiga masa kehamilan.

Namun, pada beberapa kasus ibu hamil, sakit punggung ini sudah dirasakan sejak trimester pertama.

Sakit punggung ini terjadi karena proses penyesuaian tubuh terhadap perubahan dalam diri calon Mama.

Selain itu, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan sakit punggung saat hamil muda.

Berikut 7 penyebab sakit punggung saat hamil muda yang sudah di rangkum Popmama.com dari berbagai sumber.

1. Perubahan hormon yang membuat punggung terasa sakit saat hamil muda

1. Perubahan hormon membuat punggung terasa sakit saat hamil muda
Freepik.com/VIDIstudio

Selama kehamilan, tubuh memproduksi hormon relaksin dengan tujuan mempersiapkan diri untuk persalinan.

Namun, hormon relaksin ini dapat menyebabkan otot di sekitar tulang punggung mengendur dan melonggarkan ikatan sendi yang menopang tulang belakang, sehingga timbul rasa sakit pada punggung ibu hamil.

2. Stres juga bisa menjadi penyebab punggung sakit saat hamil muda

2. Stres juga bisa menjadi penyebab punggung sakit saat hamil muda
Freepik.com/cookie_studio

Stres bisa menjadi salah satu alasan punggung terasa sakit bahkan jika tidak hamil.

Stres dapat mengakibatkan tegang otot dan sesak, terutama pada daerah yang menjadi kelemahan dan ditambah efek dari hormon relaksin.

Jika calon Mama mengalami stres dan cemas akan sesuatu, punggung akan terasa sangat nyeri. Ibu hamil bisa mengurangi stres dengan meditasi, yoga prenatal dan istirahat tambahan.

Editors' Picks

3. Pertambahan berat badan saat hamil

3. Pertambahan berat badan saat hamil
Freepik.com/jcomp

Ibu hamil biasanya mengalami kenaikan berat badan sejak awal kehamilan, hal ini dapat memicu otot menjadi tegang.

Perempuan yang memiliki kelebihan berat badan atau pernah sakit punggung sebelum hamil, memiliki risiko lebih besar mengalami sakit punggung selama kehamilan. Pada dasarnya nyeri punggung ini tidak bisa dihindari para ibu hamil.

4. Perubahan postur saat hamil

4. Perubahan postur saat hamil
Freepik.com/rawpixel.com

Ibu hamil pasti akan mengalami perubahan dalam postur tubuh dan badan. Perubahan ini dapat menggeser titik pusat gravitasi tubuh, sehingga postur tubuh, dan beberapa aktivitas seperti berjalan, posisi tidur, dan cara duduk juga berubah.

Dalam proses perubahan tubuh ini, ibu hamil akan mengalami rasa sakit punggung karena penyesuaian postur tubuh.

5. Jarang berolahraga memicu sakit punggung

5. Jarang berolahraga memicu sakit punggung
Freepik.com/yanalya

Jarang berolahraga dapat menjadi pemicu sakit punggung saat hamil muda, karena jarang berolahraga. Hal ini menyebabkan otot dan sendi di punggung menjadi lebih lemah.

Jadi biasakan ya, Ma, untuk membiasakan diri berolahraga secara rutin agar otot dan sendi tidak mudah kaku dan tegang.

Cara Meredakan Sakit Punggung saat Hamil

Cara Meredakan Sakit Punggung saat Hamil
Freepik.com/drobotdean

Ada beberapa cara yang membantu meminimalkan rasa sakit punggung, walaupun tidak dapat mencegah sepenuhnya. Inilah beberapa tip untuk mengurangi nyeri punggung selama kehamilan.

  • Fokus untuk menjaga postur baik saat duduk atau berdiri. Berdiri tegak, dengan dada tinggi, dan bahu ke belakang, serta rileks.
  • Hindari untuk berdiri dalam jangka waktu yang lama, jika banyak berdiri bisa mencoba mengistirahatkan satu kaki di permukaan yang lebih tinggi.
  • Jika butuh mengambil barang yang jatuh, ingatlah untuk berjongkok daripada membungkuk di pinggang
  • Hindari mengangkat barang berat.
  • Kenakan sepatu yang memberikan dukungan pada ibu hamil.
  • Cobalah olahraga yang aman untuk kehamilan, untuk memperkuat punggung yang menopang tubuh ibu hamil.
  • Perbanyak istirahat.

Nah, itulah penyebab dan cara mengurangi rasa sakit punggung saat hamil muda. Jika sakit punggung tak reda dalam beberapa hari, Mama dapat berkonsultasi kepada dokter. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.