Ciri-ciri Hamil 1 Minggu, Mama Harus Peka

Masih sangat muda, apakah hamil 1 minggu dapat terdeteksi?

24 September 2021

Ciri-ciri Hamil 1 Minggu, Mama Harus Peka
Pexels/SHVETS production

Minggu-minggu awal kehamilan merupakan perjalanan yang membahagiakan bagi seorang Mama. Namun, pada minggu pertama mungkin saja Mama belum menyadari bahwa ia sedang mengandung janin karena belum merasakan ciri-ciri kehamilan yang signifikan.

Pada dasarnya, secara teknis, Mama belum benar-benar hamil pada minggu pertama. Kehamilan baru terjadi pada akhir minggu kedua atau awal minggu ketiga kehamilan, tergantung dari masa subur atau ovulasi. Namun, dalam perhitungan usia kehamilan minggu pertama dan kedua tetap dianggap sebagai bagian dari kehamilan. 

Perlu Mama ketahui bahwa tidak semua perempuan mengalami tanda-tanda kehamilan yang sama. Beberapa ibu hamil tidak merasakan gejala kehamilan pada minggu pertama. Namun, ada juga yang mengalami gejala seperti kelelahan, kram, hingga nyeri payudara.

Biasanya, petunjuk pertama bahwa seorang ibu sedang hamil adalah berhentinya periode menstruasi. Namun, masih banyak lagi perubahan lain untuk mengetahui tanda kehamilan. Kali ini Popmama.com akan mengulas tentang ciri-ciri kehamilan usia 1 minggu. Langsung saja simak rangkuman berikut ini ya, Ma!

1. Pendarahan implantasi

1. Pendarahan implantasi
Pexels/cottonbro

Salah satu ciri awal kehamilan adalah terjadinya pendarahan implantasi yaitu bercak darah berwarna merah muda atau kecokelatan dari vagina. Perdarahan ini terjadi karena adanya proses pelekatan embrio yang telah dibuahi pada dinding rahim.

Perdarahan dapat berlangsung selama beberapa jam atau dapat juga berlangsung selama beberapa hari. Pada umumnya, perdarahan ini tidak berbahaya dan tidak membutuhkan penanganan dokter. Namun, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter jika perdarahan terjadi selama lebih dari 14 hari serta darah yang keluar banyak dan berwarna merah terang. 

2. Kram perut

2. Kram perut
Pexels/Andrea Piacquadio

Hamil minggu pertama juga dapat ditandai dengan adanya kram pada perut, panggul, dan area punggung bawah. Kram ini terjadi karena embrio menempel pada dinding rahim ibu hamil.

Beberapa ibu mungkin hanya mengalami kram ringan yang tidak mengganggu. Namun, ada juga yang merasakan sensasi seperti otot tertarik, kesemutan hingga rasa seperti ditusuk. Untuk mengatasinya, Mama bisa mandi air hangat atau mengompres perut dengan air hangat.

Editors' Picks

3. Perubahan pada payudara

3. Perubahan payudara
Freepik/Gesrey

Ciri-ciri kehamilan 1 minggu selanjutnya adalah adanya perubahan pada payudara seperti nyeri, bengkak, dan terlihat vena berwarna biru. Hal ini terjadi karena ibu hamil menghasilkan banyak hormon estrogen dan progesteron pada awal kehamilan sehingga kelenjar payudara mulai tumbuh.

Perubahan pada payudara saat hamil berbeda dengan pada saat menstruasi. Nyeri payudara karena hamil akan terasa lebih sakit dari nyeri payudara saat menstruasi. Payudara saat hamil muda akan menjadi sangat sensitif dan nyeri jika terkena sedikit sentuhan. Selain itu, payudara akan terlihat lebih besar dan berisi karena ada lebih banyak cairan. 

4. Mual dan kelelahan

4. Mual kelelahan
Freepik/jcomp

Pada tiga minggu pertama kehamilan biasanya ibu hamil akan merasakan gejala mual yang bisa terjadi kapan saja. Penyebab dari rasa mual ini adalah karena adanya perubahan hormon yang berkaitan dengan kehamilan.

Selain mual, beberapa ibu hamil juga sering merasa kelelahan pada minggu pertama. Progesteron ekstra yang diproduksi setelah pembuahan menyebabkan suhu tubuh basal naik sehingga menyebabkan kurangnya energi pada ibu hamil. 

Penyebab lain ibu hamil sering mengalami kelelahan adalah karena jantung akan memompa lebih cepat untuk memberikan oksigen ekstra ke rahim. Untuk mengatasinya, Mama perlu mengonsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan cairan, serta mengonsumsi vitamin prenatal untuk mengembalikan energi.

5. Frekuensi buang air kecil meningkat

5. Frekuensi buang air kecil meningkat
Freepik/jcomp

Sering buang air kecil merupakan gejala umum yang sering kali dirasakan ibu hamil. Meskipun dapat mengganggu aktivitas, gejala ini cenderung tidak perlu dikhawatirkan karena normal terjadi pada awal kehamilan.

Penyebab sering buang air kecil saat hamil adalah karena adanya peningkatan jumlah darah dalam tubuh. Untuk memproses aliran darah, ginjal perlu menghasilkan cairan ekstra. Kemudian cairan berakhir di kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil meningkat. Untuk mengatasinya, hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein dan jangan mencoba menahan buang air kecil ya, Ma!

6. Perubahan emosi menjadi tidak stabil

6. Perubahan emosi menjadi tidak stabil
Freepik/Pressfoto.ru

Ciri lain yang menunjukan awal kehamilan adalah sering kali mengalami perubahan emosi yang berlangsung cepat. Menurut Lucy Puryear, MD, asisten profesor klinis psikiatri di Baylor College of Medicine di Houston, hal ini terjadi karena perubahan hormonal memainkan peran besar dalam suasana hati ibu selama dan setelah kehamilan. 

Perubahan hormon estrogen dapat meningkatkan rasa bahagia pada ibu hamil. Selain itu, gejala umum lain adalah mudah marah, sedih, atau cemas karena adanya fluktuasi kadar estrogen dan progesteron dalam aliran darah ibu hamil.

Nah itulah ciri-ciri umum yang biasa dialami oleh ibu hamil usia 1 minggu. Namun, tidak semua ibu hamil mengalami ciri-ciri tersebut. Jika masih merasa ragu, Mama bisa menggunakan alat tes kehamilan atau berkonsultasi pada dokter kandungan untuk memastikan tanda-tanda kehamilan tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.