Berbahayakah Mengonsumsi Vitamin C Berlebihan saat Hamil?

Berapa dosis vitamin C yang diperlukan tubuh ketika sedang hamil?

24 Oktober 2021

Berbahayakah Mengonsumsi Vitamin C Berlebihan saat Hamil
Pexels/SHVETS production

Setiap tubuh manusia membutuhkan asupan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. Salah satu di antaranya adalah vitamin C yang mampu menjaga kondisi kesehatan tubuh seseorang, terlebih di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Sama halnya bagi ibu hamil. Selama mengandung, Mama juga membutuhkan asupan vitamin C untuk menjaga sistem kekebalan tubuh mama dan janin yang dikandung.

Tetapi, dosis pemberiannya perlu diperhatikan sesuai dengan angka kecakupan gizi (AKG) ya, Ma. Jika dikonsumsi secara berlebih, maka bisa menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan bagi kondisi tubuh mama.

Nah, untuk mengetahui informasi selengkapnya terkait bahaya kelebihan vitamin C saat hamil, berikut Popmama.com telah merangkumnya dari berbagai sumber.

1. Berbahayakah dosis vitamin C berlebih pada ibu hamil?

1. Berbahayakah dosis vitamin C berlebih ibu hamil
Freepik/yanalya

Tak hanya untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, ibu hamil dan janin yang dikandung membutuhkan vitamin C setiap hari untuk membuat kolagen, protein struktural yang merupakan komponen tulang rawan, tendon, tulang, dan kulit pada bayi yang dilahirkan nanti.

Namun, mengonsumsinya secara berlebihan juga tidak baik, Ma. Dilansir dari Baby Center, Melinda Johnson, M.S., R.D., menyebutkan, "Vitamin C yang berlebihan juga bisa mengganggu perut (ibu hamil)."

Melinda juga menjelaskan bahwa jika terlalu banyak mengonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen selama kehamilan, maka bisa juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, Ma.

Editors' Picks

2. Dosis harian vitamin C yang aman untuk ibu hamil

2. Dosis harian vitamin C aman ibu hamil
Freepik/karlyukav

Dilansir dari Baby Center, ibu hamil berusia muda sekitar 18 tahun dianjurkan mengonsumsi vitamin C sebanyak 80 mg per hari. Berbeda dengan ibu hamil berusia 19 tahun ke atas yakni sebanyak 85 mg per hari.

Sejalan dengan itu, anjuran AKG dari Kementerian Kesehatan RI juga menyarankan ibu hamil mengonsumsi vitamin C sebanyak 85 mg per hari. Namun, secara umum jumlah kebutuhan vitamin C harian maksimum yang masih dianggap aman adalah 2.000 mg setiap harinya.

Ingat, tidak lebih dari dosis di atas ya, Ma!

3. Efek samping vitamin C berlebih pada ibu hamil

3. Efek samping vitamin C berlebih ibu hamil
Freepik/cookie_studio

Seperti diketahui bersama bahwa mengonsumsi segala sesuatu secara berlebihan juga tidak baik dan bisa menyebabkan adanya efek samping. Begitu pula dengan mengonsumsi vitamin C saat hamil.

Berikut ini adalah beberapa efek samping kelebihan vitamin C yang mungkin terjadi pada ibu hamil, di antaranya:

  • Insomnia,
  • sakit kepala,
  • heartburn atau dada terasa panas,
  • meningkatnya risiko terbentuknya batu di ginjal,
  • masalah pencernaan seperti mual, perut kram, hingga diare.

4. Vitamin C yang aman untuk ibu hamil

4. Vitamin C aman ibu hamil
Freepik/Wirestock
Dok. Jovee

Sebagai salah satu jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, ibu hamil bisa mencukupinya dengan mengonsumsi makanan mengandung vitamin C seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. 

Adapun buah-buahan yang kaya akan vitamin C dan baik untuk tubuh mama saat hamil adalah buah jeruk, kiwi, mangga, stroberi, jambu biji, tomat, dan sawo. Untuk sayuran, Mama bisa mengonsumsi bayam, brokoli, paprika, kembang kol, dan sayuran dengan kandungan vitamin C lainnya.

Jika dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C saja tidak cukup, Mama bisa mengonsumsi suplemen tambahan. Namun, ada baiknya dosis yang akan digunakan sesuai dengan anjuran dari dokter terlebih dahulu ya, Ma.

Jika vitamin C yang dikonsumsi ibu hamil melewati batas maksimum yang dibutuhkan tubuh, maka akan menimbulkan efek samping seperti yang sudah disebutkan di atas.

Itu tadi informasi terkait bahaya kelebihan vitamin C saat hamil yang perlu diperhatikan. Semoga informasinya bermanfaat dan jangan sampai kelebihan dosis ya, Ma.

Sehat selalu untuk Mama dan si Kecil yang dikandung.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.