Bisa Kolesterol, Kurangi Konsumsi Hati Ayam Saat Hamil

Ternyata begini efeknya, Ma!

9 September 2019

Bisa Kolesterol, Kurangi Konsumsi Hati Ayam Saat Hamil
marksdailyapple.com

Menjaga pola makan sehat adalah salah satu cara untuk memiliki anak yang sehat dan cerdas. Makanan yang Mama konsumsi saat hamil bisa berdampak langsung pada tumbuh kembang bayi di dalam kandungan lho.

Ada makanan yang harus dikonsumsi dalam porsi yang lebih banyak dan ada pula makanan yang harus dibatasi. Salah satu yang harus dibatasi yaitu hati ayam. Kenapa, ya?

Hati ayam merupakan makanan yang kaya protein, mineral dan vitamin, termasuk vitamin A.

Mengonsumsi hati ayam satu atau dua kali selama sebulan sebenarnya tak berbahaya bagi ibu hamil. Tetapi sebaiknya tidak mengonsuminya setiap hari ya, Ma. Hal ini berisiko menyebabkan gangguan pada janin.

Berikut Popmama.com rangkum 5 hal yang dapat Mama perhatikan sebelum memakan hati ayam. Disimak baik-baik ya, Ma.

1. Terdapat kandungan retinol

1. Terdapat kandungan retinol
marksdailyapple.com

Konsumsi hati ayam sebaiknya dibatasi karena mengandung retinol. Retinol adalah salah satu jenis vitamin A dalam kadar tinggi.

Retinol dalam kadar tinggi ini dapat menumpuk dalam tubuh dan dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi dalam kandungan lho, Ma.

Oleh karenanya, mengonsumsi sayur dan buah sebagai sumber vitamin A dianggap aman tanpa adanya batasan tertentu.

Mama juga perlu mewaspadai produk yang terbuat dari hati ayam seperti sosis, biasanya sosis juga tinggi akan kandungan retinol.

2. Kolesterol yang tinggi

2. Kolesterol tinggi
Pinterest/Dvilled Kidneys

Selain tingginya kandungan retinol pada daging hati ayam, dalam satu porsi hati ayam juga mengandung kolesterol yang tinggi.

Sehingga ibu hamil dengan hipertensi atau hiperkolesterol sebaiknya membatasi pengonsumsian makanan ini.

Editors' Picks

3. Ganti dengan ayam kampung

3. Ganti ayam kampung
cookingandcakes.fr

Buat Mama yang benar-benar suka sekali makan hati ayam dan sulit menahannya, sebaiknya Mama menggantinya dengan hati ayam kampung. Ayam kampung biasanya mendapatkan perlakuan yang baik karena dilepas bebas dan akan makan nasi kering atau pakan ayam.

Ayam negeri biasanya sudah mendapat berbagai suplemen dan suntik hormon, itu nantinya juga akan terserap oleh bayi mama.

Jadi, jika Mama ingin mengonsumsi hati ayam, gunakanlah hati ayam kampung dan jangan mengonsumsi terlalu sering ya, Ma.

4. Perhatikan konsumsi suplemen

4. Perhatikan konsumsi suplemen
Pexels/pixabay

Selain membatasi konsumsi hati ayam pada saat hamil, sebaiknya Mama juga waspada terhadap konsumsi suplemen multivitamin dan minyak hati ikan yang tinggi kandungan vitamin A, misalnya seperti cod liver oil.

Perempuan yang berusia 19 tahun ke atas, terlepas apakah ia sedang hamil atau tidak, tidak dianjurkan mengonsumsi vitamin A lebih dari 10.000 IU per hari. 

Rata-rata satu porsi daging hati mengandung vitamin-A 3 sampai 12 kali lebih banyak dari jumlah yang direkomedasikan. Bisa Mama bayangkan bagaimana kalau jumlah itu semua menumpuk di dalam tubuh kita.

5. Konsumsi vitamin A yang aman saat hamil

5. Konsumsi vitamin A aman saat hamil
Pixabay/RitaE

Vitamin A sangat dibutuhkan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh bayi, kesehatan mata serta kulitnya.

Meski hati ayam memiliki banyak kandungan vitamin A didalmnya, Mama bisa memperoleh asupan vitamin A yang aman dari sayuran ataupun buah-buahan.

Mama bisa mencoba brokoli dan wortel yang banyak mengandung beta-karoten yang penting untuk perkembangan sistem pernapasan, saraf, dan organ tubuh bayi.

Contoh lain sumber vitamin A yang aman untuk ibu hamil adalah bayam, daun kale, ubi, labu, mangga, dan susu tanpa lemak.

Mama juga dapat memenuhi kebutuhan vitamin ini dengan menyertakan keju, minyak ikan, telur, dan mentega yang juga mengandung retinol dalam kadar rendah dalam menu makanan harian.

Nah, itu dia yang perlu Mama perhatikan saat mengonsumi hati ayam. Jika sedang hamil, sebaiknya batasi konsumsi hati ayam sebanyak satu atau dua kali selama sebulan ya, Ma.

Hal ini untuk menghindari kelebihan vitamin A yang berbahaya bagi bayi dalam kandungan. Untuk lebih lanjut, Mama bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai pilihan makanan sumber vitamin A yang disarankan. 

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!