Pitting Edema pada Ibu Hamil Muda, Berbahayakah?

Ketahui penyebab, pencegahan, dan cara mengatasinya!

18 Juli 2019

Pitting Edema Ibu Hamil Muda, Berbahayakah
es.m.wikipedia.org

Pembengkakan pada beberapa bagian tubuh ibu hamil memang wajar terjadi, namun jika pembengkakan tersebut berisi air, apakah hal tersebut masih bisa dianggap wajar?

Keadaan pembengkakan yang berisi air ini ternyata di sebut dengan edema, yakni salah satu penyakit yang cukup sering di temukan.

Edema biasanya terjadi pada perempuan dewasa, bahkan ibu hamil. Kondisi ini juga bisa bertambah parah seiring bertambahnya usia. 

Berkaitan dengan hal tersebut, berikut Popmama.com telah merangkum 3 informasi pentingnya.

1. Apa itu pitting edema?

1. Apa itu pitting edema
pedsinreview.aappublications.org

Edema adalah pembengkakan yang diakibatkan oleh akumulasi cairan dalam jaringan tubuh.

Cairan tersebut berada pada ruang interstitial (celah di antara sel) atau jaringan tubuh yang dan menimbulkan pembengkakan. Salah satu jenisnya adalah pitting edema.

Pitting edema adalah edema yang akan tetap cekung bahkan setelah penekanan ringan pada ujung jari, hal ini dapat ditunjukkan dengan melakukan tekanan ke daerah yang bengkak di mana kita dapat menekan kulitnya dengan jari.

Jika setelah di tekan dan lekukan yang terbentuk bertahan untuk beberapa waktu setelah tekanan, edema ini disebut sebagai pitting edema. 

Editors' Picks

2. Penyebab pitting edema pada ibu hamil muda

2. Penyebab pitting edema ibu hamil muda
medicalnewstoday.com

Edema sendiri disebabkan oleh salah satu penyakit sistemik, yaitu penyakit yang mempengaruhi berbagai sistem organ tubuh. Penyakit sistemik yang paling umum yang terkait dengan edema melibatkan jantung, hati, dan ginjal.

Dalam penyakit ini, edema terjadi terutama karena retensi tubuh terlalu banyak garam (natrium klorida). Kelebihan garam menyebabkan tubuh akan menahan air, yang kemudian bocor ke dalam ruang jaringan interstitial, di mana ia muncul sebagai edema.

Obat-obatan juga dapat menyebabkan pitting edema. Kondisi yang paling umum yang menyebabkan edema adalah varises dan tromboflebitis (peradangan pembuluh darah).

Kondisi ini dapat menyebabkan pemompaan tidak memadai darah oleh pembuluh darah (insufisiensi vena).

3. Cara mencegah dan mengatasi pitting edema pada ibu hamil muda

3. Cara mencegah mengatasi pitting edema ibu hamil muda
aeroflowinc.com

Beberapa cara berikut ini bisa mencegah pitting edema dan mengurangi pembengkakan yang sudah terjadi di tubuh ibu hamil:

  • Hindari berdiri terlalu lama

Jika pekerjaan mengharuskan ibu hamil berdiri dalam waktu lama, gunakan support stocking, stocking khusus untuk mencegah dan mengatasi pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki.

Stocking jenis ini bisa didapatkan di dokter atau apotek.

  • Hindari berat badan berlebih

Kebanyakan orang yang mengalami edema memiliki berat badan berlebih. Mengurangi berat badan bisa mengatasi kondisi edema ibu hamil muda.

Namun, pastikan berat badan Mama turun secara bertahap, bukan secara drastis.

  • Batasi konsumsi garam

Edema biasanya akan membaik dengan cepat jika ibu hamil menghindari atau mengurangi asupan garam.

Batasi jumlah garam yang Mama tambahkan ke dalam masakan, hindari fast food, dan makanan yang diproses karena biasanya mengandung banyak garam.

  • Perbanyak makanan sumber kalium

Mengonsumsi makanan tinggi kalium bisa mengurangi kadar garam di dalam tubuh, sehingga mengurangi pembengkakan.

Buah-buahan biasanya adalah sumber kalium terbaik, terutama pisang dan tomat. Hindari juga mengonsumsi suplemen kalium.

  • Diuretik (pil air)

Diuretik sering kali diresepkan dokter untuk mengatasi pembengkakan akibat sejumlah kondisi medis.

Namun, untuk edema idiopatik, diuretik malah bisa membuat pembengkakan makin parah karena keseimbangan air dan garam di tubuh menjadi semakin terganggu.

Itulah 3 informasi penting terkait pitting edema. 

Meski efektif bagi beberapa orang, tak semua orang bisa merasakan manfaatnya. Maka dari itu, diskusikanlah dengan dokter apakah obat yang tepat untuk mengatasi kondisi edema Mama.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;