Masih Rentan, Bolehkah Berhubungan Intim di Usia Kehamilan 5 Minggu?

Masih banyak mama yang ragu untuk melakukan hubungan intim dalam kondisi kehamilan 5 minggu

14 Januari 2021

Masih Rentan, Bolehkah Berhubungan Intim Usia Kehamilan 5 Minggu
Pexels/Tima Miroshnichenko

Awal kehamilan memang cukup rentan dalam melakukan kegiatan yang berisiko. Seperti melakukan pekerjaan yang berat. Hal tersebut patut dihindari karena janin dalam kandungan masih rentan dan belum cukup kuat.

Lalu banyak juga Mama yang bertanya-tanya, apakah boleh melakukan hubungan intim pada minggu kelima kehamilan atau trimester pertama? 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut Popmama.com telah merangkum beberapa informasi mengenai melakukan hubungan intim pada usia kehamilan lima minggu. Simak selengkapnya ya, Ma.

1. Apakah aman melakukan hubungan intim pada usia kehamilan 5 minggu?

1. Apakah aman melakukan hubungan intim usia kehamilan 5 minggu
Pexels/Andreas Wohlfahrt

Selama kehamilan, hubungan intim boleh dan aman dilakukan oleh pasangan suami istri. Hubungan intim selama kehamilan juga memberikan manfaat seperti sirkulasi darah menjadi lancar sehingga dapat menyuplai oksigen ke seluruh tubuh hingga ke janin.

Selain itu, melakukan hubungan intim selama awal kehamilan bisa mengurangi risiko terkena preeklampsia. Preeklampsia merupakan kondisi peningkatan tekanan darah disertai adanya protein dalam urine.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan protein HLA-G pada sperma yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil. Aktivitas hubungan intim juga tidak akan melukai janin sebab janin dilindungi oleh cairan ketuban. Selain itu, ada juga lendir pada leher rahim yang mencegah terjadinya infeksi pada janin.

Editors' Picks

2. Posisi aman untuk melakukan hubungan intim saat hamil

2. Posisi aman melakukan hubungan intim saat hamil
Freepik

Walaupun hubungan intim boleh dilakukan selama awal kehamilan, perlu berhati-hati saat berhubungan intim selama masa hamil. Ibu hamil bisa melakukan hubungan intim asal tidak menekan bagian perut dan dengan posisi senyaman mungkin.

Ada beberapa posisi yang bisa dilakukan oleh ibu hamil jika ingin melakukan hubungan intim, yaitu:

  • Posisi spooning, dengan tidur menyamping dan membelakangi pasangan saat melakukan hubungan intim.
  • Posisi side by side, dengan berbaring di ranjang dengan saling berhadapan.
  • Posisi doggy style, dengan kedua tangan dan lutut bertumpu pada ranjangan atau merangkak.
  • Posisi women on top, gaya ini bisa dilakukan dengan ibu hamil berada di atas pasangannya.

Keempat posisi tersebut tidak akan menekan bagian perut selama melakukan hubungan intim. Walaupun usia kandungan masih lima minggu baiknya tetap berhati-hati dalam melakukan hubungan intim.

3. Kondisi yang membuat hubungan intim harus dihindari

3. Kondisi membuat hubungan intim harus dihindari
Freepik

Hubungan intim memang boleh dilakukan saat awal kehamilan. Namun, perlu ada beberapa kondisi ibu hamil yang tidak memungkinkan untuk melakukan hubungan intim. Hal ini dilakukan agar tidak membahayakan ibu hamil dan janin.

Kondisi yang harus dihindari untuk melakukan hubungan intim adalah adanya riwayat perdarahan, keguguran, kelahiran prematur, kehamilan kembar, perdarahan pada vagina, pecah ketuban dini, dan lainnya.

Selain itu, hubungan intim juga tidak boleh dilakukan ketika pasangan memiliki riwayat penyakit menular seksual. Hal ini dihindari agar tidak menular pada ibu hamil dan membahayakan janin juga.

4. Seberapa seringkah hubungan intim boleh dilakukan selama hamil?

4. Seberapa seringkah hubungan intim boleh dilakukan selama hamil
Freepik/pressfoto

Pasangan suami istri bisa melakukan hubungan intim kapan pun. Namun, selama masa kehamilan aktivitas hubungan intim sebaiknya dibatasi. Hal ini dikarenakan hubungan intim selama kehamilan yang terlalu sering juga tidak dianjurkan.

Seringnya melakukan hubungan intim sebanyak lebih dari tiga kali dalam seminggu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika sudah terkena infeksi saluran kemih maka akan menyebabkan masalah pada kehamilan.

5. Manfaat melakukan hubungan intim pada awal kehamilan

5. Manfaat melakukan hubungan intim awal kehamilan
Freepik/Senivpetro

Ternyata melakukan hubungan intim selama awal kehamilan juga memberikan manfaat. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hubungan intim bisa memperlancar aliran darah dan menurunkan risiko preeklampsia.

Selain itu, hubungan intim bisa mempererat hubungan suami istri. 

Manfaat lainnya adalah menghilangkan stres karena dapat meningkatkan hormon endorfin pada perempuan atau hormon kebahagiaan. Sehingga ibu hamil dapat menghilangkan stres dengan melakukan hubungan intim bersama pasangan.

Jadi, melakukan hubungan intim saat usia kehamilan lima minggu diperbolehkan ya, Ma. Asal dalam kondisi yang sehat dan baiknya juga dikonsultasikan dengan dokter kandungan masing-masing. Semoga bermanfaat!

Baca juga:


 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.