Kapan Janin Mulai Bergerak? Cek Faktanya di Sini, Ma

Cek fakta soal pergerakan janin selama masa kehamilan, Ma

16 Agustus 2023

Kapan Janin Mulai Bergerak Cek Fakta Sini, Ma
Unsplash/Andrea Bertozzini

Mama tentu ingin tahu kapan pertama kali janin bergerak dan mulai menendangi perut mama. Apakah Mama dapat melihat gerakan tersebut melalui USG?

Menurut Raul Artal, M.D., kepala departemen kebidanan, kandungan dan kesehatan perempuan di Fakultas Kedokteran Universitas St. Louis, janin mulai bergerak sejak awal.

Dengan USG, Mama dapat melihat beberapa gerakan ketika kehamilan memasuki usia 6-8 minggu. 

Meski begitu, Mama mungkin tidak akan merasakan bayi bergerak selama beberapa minggu ke depan, karena janin masih terlalu kecil untuk memberikan tendangan yang nyata.

Sebagian besar mama akan mulai merasakan janin bergerak sekitar usia 20 minggu, menurut Jennifer Keller, M.D., asisten profesor di departemen kebidanan dan kandungan di Universitas George Washington di Washington, D.C.

Tapi jangan khawatir jika Mama memasuki usia kehamilan 20 minggu dan tidak merasakan apa pun di perut. "Ultrasonografi anatomi rutin pada usia kehamilan 19 hingga 20 minggu membantu kami mengonfirmasi kelayakan kehamilan dan menentukan lokasi plasenta," kata Alice Cootauco, M.D., dari St. Joseph Medical Center di Baltimore. "Jika diposisikan sedemikian rupa sehingga menahan gerakan, tendangan pertama akan lebih sulit untuk dirasakan." lanjutnya.

Jika Mama sudah pernah hamil sebelumnya atau tinggal di tempat yang tenang, Mama mungkin merasakan tendangan paling cepat pada usia kandungan 17 hingga 18 minggu.

Untuk membantu Mama, Popmama.com mengulas fakta-fakta mengenai kapan janin mulai bergerak?

1. Seperti apa rasanya gerakan janin?

1. Seperti apa rasa gerakan janin
Freepik/Antoniogravante

Sebagian Mama biasanya menggambarkan gerakan pertama janin sebagai denyutan. Terkadang gerakan begitu halus sehingga Mama mungkin salah mengira itu adalah gelembung gas.

"Awalnya janin merasa seperti kupu-kupu," kata Dr. Artal. "Nanti rasanya seperti menendang."

Antara usai 24 dan 28 minggu, gerakannya menjadi cukup kuat sehingga Papa mungkin bisa merasakannya dengan meletakkan tangan di perut mama yang semakin besar.

Akhirnya, Mama bahkan dapat melihat jiplakan siku atau kaki janin di perut.

2. Apa yang biasa dilakukan janin sehingga Mama merasa ia bergerak?

2. Apa biasa dilakukan janin sehingga Mama merasa ia bergerak
Freepik/Macrovector

Hal pertama yang dilakukan bayi adalah gerakan tubuh besar, seperti melenturkan dan merentangkan lengan dan kaki.

Cegukan dimulai sekitar usia 11 minggu, ketika sistem neurologis berkembang, tetapi Mama tidak akan merasakan sentakan berulang yang berirama saat itu.

Sebagian mama mungkin dapat merasakan gerakan besar, seperti ketika janin berganti posisi. Jika Mama merasa sakit di tulang rusuk dan tiba-tiba hilang, kemungkinan janin dalam posisi sungsang dengan kepala menempel di tulang rusuk dan dia berbalik 180 derajat untuk bersiap-siap memasuki waktu persalinan.

Editors' Pick

3. Apakah Mama merasakan sakit ketika janin bergerak?

3. Apakah Mama merasakan sakit ketika janin bergerak
Pixabay/Regina Zulauf

Jika Mama merasakan sakit ketika janin bergerak, jangan khawatir, itu normal kok.

Gerakan janin kadang-kadang menyakiti Mama, terutama ketika kaki atau lengan menempel di tulang rusuk atau perut.

Mama mungkin merasa seperti ditusuk atau mati rasa. Namun, rasa sakit bisa juga disebabkan oleh kondisi lain seperti emboli paru atau solusio plasenta. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit di perut atau dada. Jadi penting untuk memberitahu dokter mengenai rasa sakit ini.

4. Seberapa sering janin harus bergerak?

4. Seberapa sering janin harus bergerak
Freepik/dashu83

Pada awalnya, tendangan janin tidak menentu. Tetapi sekitar awal trimester ketiga, gerakan janin akan menjadi lebih teratur dan dokter akan meminta Mama untuk waspada terhadap penurunan gerakan.

Setiap dokter atau bidan memiliki pendapat yang berbeda mengenai jumlah gerakan janin. Beberapa mengatakan sekitar 10 gerakan per hari. Sebagian mengatakan  agar Mama memilih satu jam, berkonsentrasi pada janin, dan perhatikan tiga atau empat gerakan dalam jam itu.

Konsultasikan dengan dokter untuk instruksi spesifik.

5. Kapan Mama harus menghubungi dokter mengenai tendangan janin?

5. Kapan Mama harus menghubungi dokter mengenai tendangan janin
Freepik/pressfoto

Kebanyakan janin akan mengembangkan pola gerakan yang dapat Mama prediksi.

Sebagian lebih banyak bergerak di pagi hari, sebagian di malam hari. Jika Mama memerhatikan ada sesuatu yang berbeda, pergilah ke tempat yang tenang lalu berbaring dan berkonsentrasi pada janin dengan tangan di perut mama.

Jika janin bergerak beberapa kali dalam setengah jam, Mama mungkin baik-baik saja. Jika Mama tidak merasakan janin bergerak, segera hubungi dokter.

Perlu diingat, gerakan janin mungkin melambat menjelang akhir kehamilan, karena ia tumbuh lebih besar dan memiliki lebih sedikit ruang.

6. Bagaimana jika pergerakan janin mulai berkurang?

6. Bagaimana jika pergerakan janin mulai berkurang
Pixabay/MedicalPrudens

Penurunan pergerakan janin bisa menjadi tanda bahwa plasenta tidak mentransfer oksigen dan nutrisi ke janin dengan efisien.

Ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin yang buruk atau bahkan janin meninggal ketika dilahirkan, dan itulah sebabnya Mama harus memberitahu dokter jika merasakan penurunan pergerakan janin.

Dokter mungkin akan merekomendasikan agar janin dipantau dengan tes non-stres, di mana seorang teknisi mengikat monitor ke perut mama dan mendengarkan detak jantung janin. Atau merekomendasikan USG untuk memastikan plasenta berfungsi dengan baik dan janin pun baik-baik saja.

Yang terpenting, kenali kebiasaan pergerakan janin dan gunakan insting. Jika Mama merasa ada yang lain dari biasanya dengan pergerakan janin, tidak perlu menunggu lama untuk ke dokter ya, Ma.

Itulah informasi mengenai pertanyaan kapan janin mulai bergerak?

Semoga tetap sehat ya, Ma.

Baca juga:

The Latest