TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Perlukah Ibu Hamil Konsumsi Tablet Penambah Darah?

Yuk, cek kebutuhan suplemen Mama saat hamil

4 Oktober 2022

Perlukah Ibu Hamil Konsumsi Tablet Penambah Darah
freepik/xb100

Saat hamil, volume darah akan meningkat sebesar 30-50% dari volume sebelum hamil. Peningkatan volume darah ini merupakan cara tubuh untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan janin.

Peningkatan ini lebih banyak terjadi pada plasma darah. Namun seiring berjalannya waktu, sel darah merah juga akan meningkat. Semakin turunnya konsentrasi sel darah merah di dalam aliran darah inilah yang memicu anjloknya hemoglobin. Jika ini terjadi maka dapat memengaruhi suplai nutrisi pada janin.

Salah satu cara untuk meningkatkan jumlah volume darah adalah dengan memenuhi kebutuhan zat besi. Ini bisa diperoleh lewat makanan, Ma. Tetapi dalam beberapa kasus, makanan saja mungkin tidak dapat membantu Mama meningkatkan volume darah. Lantas, perlukah tablet penambah darah untuk ibu hamil?

Untuk membantu Mama, Popmama.comsudah merangkum jawabannya pada ulasan berikut ini.

Fungsi Tablet Penambah Darah

Fungsi Tablet Penambah Darah
Freepik/yanalya

Tablet penambah darah dikenal juga dengan sebutan tablet zat besi. Tablet penambah darah memiliki beberapa manfaat seperti:

  • memperbanyak persediaan darah dalam tubuh,
  • meningkatkan produksi hemoglobin yang membawa oksigen untuk janin,
  • mendukung pertumbuhan janin dan plasenta selama masa kehamilan,
  • mencegah anemia,
  • mencegah perdarahan saat persalinan dan risiko meninggal,
  • mengoptimalkan asupan nutrisi untuk janin selama kehamilan.

Kebutuhan zat besi bisa dipenuhi lewat makanan. Namun dalam beberapa kondisi, makanan saja mungkin tidak cukup. Karena itu, Mama membutuhkan tablet penambah darah.

Editors' Picks

Apakah Ibu Hamil Membutuhkan Tablet Penambah Darah?

Apakah Ibu Hamil Membutuhkan Tablet Penambah Darah
Pexels/SHVETS production

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, ibu butuh asupan zat besi sekitar 800 miligram (mg) selama kehamilan. Kebutuhan tersebut terdiri atas 300 mg yang dibutuhkan untuk janin dan 500 gram untuk menambah masa hemoglobin maternal.

Pada makanan ibu hamil, tiap 100 kalori dapat menghasilkan sebanyak 8-10 mg Fe. Untuk perhitungan makan sebanyak 3 kali, dengan kalori sebanyak 2500 kal dapat menghasilkan 20-25 mg zat besi setiap harinya. Dengan demikian, kebutuhan zat besi masih kurang pada ibu hamil sehingga membutuhkan asupan tambahan berupa tablet penambah darah.

Diskusikan dengan dokter mengenai kebutuhan suplemen yang sesuai dengan kondisi Mama, ya!

Dampak Kekurangan Darah saat Hamil

Dampak Kekurangan Darah saat Hamil
Freepik/Thannaree

Anemia adalah kondisi di mana jumlah kadar sel darah merah di dalam tubuh terlalu sedikit atau di bawah normal. Hal ini biasanya disebabkan oleh kurangnya kadar zat besi atau vitamin B12 di dalam tubuh.

Dalam kasus yang ringan, mungkin tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Anemia ringan biasanya tidak memengaruhi kehamilan. Mama juga mungkin tetap bisa melahirkan normal. Dokter akan memberikan suplemen penambah darah untuk Mama.

Mengalami anemia berat saat hamil bisa saja menjadi masalah dan dapat berlangsung lama. Berikut beberapa masalah yang mungkin terjadi:

  • memengaruhi perkembangan janin di dalam kandungan,
  • janin lahir dengan berat badan rendah,
  • risiko persalinan prematur,
  • berisiko mengalami perdarahan saat persalinan sehingga membutuhkan transfusi darah,
  • bayi yang lahir juga berisiko mengalami kekurangan zat besi.

Gejala Kekurangan Darah saat Hamil

Gejala Kekurangan Darah saat Hamil
Freepik/DCStudio

Agar Mama dapat mengatasi kekurangan darah dengan cepat, kenali beberapa gejala anemia saat hamil, seperti:

  • cepat lelah dan merasa lemah,
  • kulit tampak pucat,
  • denyut jantung tidak teratur,
  • sesak napas,
  • nyeri dada dan sakit kepala.

Dalam beberapa kasus yang jarang, Mama juga mungkin mengalami gejala berikut:

  • merasa gatal-gatal,
  • perubahan pada indera perasa,
  • rambut rontok,
  • relinga berdenging,
  • sariawan di pinggir mulut.

Untuk mengetahuinya, ibu hamil perlu melakukan tes darah. Jika Mama mengalami gejala-gejala di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Tips Mencegah Kekurangan Darah saat Hamil

Tips Mencegah Kekurangan Darah saat Hamil
Freepik

Kekurangan darah atau anemia merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu hamil. Berikut beberapa tips untuk mencegah kekurangan darah:

  • awali kehamilan dalam kondisi prima,
  • konsumsi suplemen kehamilan (diskusikan dengan dokter mengenai kebutuhan suplemen Mama ya),
  • perbanyak konsumsi makanan yang mengandung zat besi,
  • tingkatkan asupan asam folat,
  • konsumsi makanan yang kaya akan vitamin C.

Selain itu, jangan lewatkan jadwal pemeriksaan kandungan sehingga dokter dapat mendeteksi dengan cepat jika ada komplikasi kehamilan.

Jadi perlukah tablet penambah darah untuk ibu hamil? Selama zat besi sudah dipenuhi lewat makanan, Mama tidak membutuhkan suplemen. Lakukan tes darah untuk mengetahui kebutuhan tablet penambah darah selama kehamilan, ya, Ma.

Apakah Mama minum tablet penambah darah selama kehamilan?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk