5 Risiko Kehamilan yang Tidak Direncanakan dan Tips Mengatasinya

Kadang kehamilan terjadi tanpa direncanakan atau mungkin tidak diinginkan karena beberapa alasan

27 Oktober 2021

5 Risiko Kehamilan Tidak Direncanakan Tips Mengatasinya
Freepik/wirestock

Kehamilan merupakan suatu hal yang harus dipersiapkan dengan baik agar Mama dan janin di dalam kandungan selalu dalam keadaan sehat.

Namun, terkadang kehamilan terjadi tanpa direncanakan atau bahkan mungkin tidak diinginkan karena beberapa alasan. Misalkan karena faktor umur, kondisi ekonomi, atau jumlah anak dalam keluarga.

Kehamilan yang tidak direncanakan ini dapat meningkatkan risiko masalah pada ibu hamil dan janin. Dikarenakan Mama belum mempersiapkan diri sebelumnya untuk hamil. Selain masalah kesehatan, ini juga dapat menimbulkan masalah sosial serta psikologis.

Kira-kira apa saja masalah yang mungkin timbul akibat kehamilan yang tidak direncanakan? Berikut Popmama.com merangkum informasinya pada ulasan berikut ini secara lebih detail. 

1. Terlambat melakukan perawatan kehamilan

1. Terlambat melakukan perawatan kehamilan
Freepik/user18526052

Perawatan kehamilan yang dilakukan sejak dini menjadi hal yang penting dilakukan oleh setiap ibu hamil. Ini dapat mendukung kesehatan ibu hamil serta janin.

Perempuan dengan kehamilan yang tidak diinginkan cenderung kurang mendapatkan pelayanan kesehatan selama hamil. Selain itu, Mama pun mengalami keterlambatan dalam mendapatkan perawatan.

Padahal trimester awal merupakan fase paling penting bagi janin. Di trimester pertama, organ vital janin mulai terbentuk. Mulai dari otak, sumsum tulang belakang, sistem saraf, mata, telinga hingga hidung. Jantung janin juga sudah berkembang dan mulai berdetak sejak saat ini.

2. Stres atau depresi

2. Stres atau depresi
Freepik/tirachardz

Kehamilan yang tidak direncanakan dan tidak diinginkan juga dapat menjadi penyebab Mama mengalami depresi selama kehamilan dan postpartum.

Kehamilan yang tidak diinginkan juga dapat meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan tingkat stres yang lebih tinggi.

Penelitian Eastwood pada tahun 2011 yang melibatkan 29.405 perempuan di Australia membuktikan bahwa insiden depresi postpartum lebih banyak terjadi pada perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan.

Editors' Picks

3. Komplikasi kehamilan

3. Komplikasi kehamilan
Freepik/pressfoto

Risiko yang dapat ditimbulkan dari kehamilan yang tidak direncanakan, yakni peluang terjadinya komplikasi saat kehamilan yang lebih besar. Komplikasi ini bahkan dapat menyebabkan kematian untuk ibu dan si Kecil, Ma.

Terutama pada ibu hamil yang masih belum cukup umur atau usia remaja. Ini dapat meningkatkan risiko toksemia, anemia, komplikasi kelahiran, dan kematian. Bayi dari ibu remaja ini juga cenderung memiliki berat badan lahir rendah dan menderita cedera lahir atau cacat saraf.

4. Berat badan bayi rendah

4. Berat badan bayi rendah
Freepik/azerbaijan-stockers

Perlu diketahui juga bahwa bayi yang lahir dari kehamilan yang tidak direncanakan dan tidak diinginkan, cenderung untuk memiliki berat badan lahir rendah.

Kurangnya berat badan pada bayi yang baru lahir juga dapat menimbulkan beragam masalah, seperti ketidakmampuan secara fisik dan kognitif.

5. Kelahiran prematur

5. Kelahiran prematur
Freepik/Praisaeng

Dalam beberapa kasus, perempuan dengan kehamilan yang tidak diinginkan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk melahirkan prematur.

Bayi yang lahir prematur juga cenderung memiliki berat badan lahir rendah.

Namun jangan khawatir, Ma. Meski Mama terlambat mengetahui kehamilan atau belum mempersiapkan diri sebelumnya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar kehamilan bisa selalu sehat.

Hal yang Dilakukan Jika Terjadi Kehamilan yang Tidak Direncanakan

Hal Dilakukan Jika Terjadi Kehamilan Tidak Direncanakan
Freepik/valuavitaly

Meski sedikit terlambat, Mama tetap bisa memiliki kehamilan yang sehat. Berikut beberapa hal yang dapat Mama lakukan, antara lain:

  • Segera buat janji temu dengan dokter kandungan.
  • Berhenti mengonsumsi alkohol dan merokok.
  • Konsumsi makanan bernutrisi.
  • Berolahraga.
  • Pertahankan berat badan normal.
  • Hindari stres.
  • Cari dukungan keluarga dan orang terdekat.

Mama mungkin terkejut dengan kehamilan di luar rencana ini. Namun, alih-alih cemas atau kecewa, fokuskan pikiran dan tenaga untuk mewujudkan kehamilan yang sehat.

Semoga informasi ini dapat membantu, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.