Anti Ribet, Lakukan 5 Tips Ini bila Hamil saat Masih Punya Balita

Meski tidak mudah, ini dapat dilewati, Ma

25 September 2020

Anti Ribet, Lakukan 5 Tips Ini bila Hamil saat Masih Pu Balita
Freepik

Selama kehamilan, Mama akan mengalami banyak perubahan. Awal kehamilan sering disertai dengan perubahan suasana hati dan kelelahan. Jangan lupa akan morning sickness yang banyak dialami oleh para ibu di awal kehamilan.

Di tengah semuanya itu, Mama harus merawat keluarga dan calon kakak yang masih balita. Meski tampak melelahkan, banyak ibu yang berhasil melewatinya. Apa rahasianya, ya?

Saat pertama kali hamil, Mama mungkin dapat tidur siang atau beristirahat setiap saat. Mama juga dapat bersantai dan merawat diri tanpa adanya gangguan.

Mungkin tidak demikian pada kehamilan kedua. Ini adalah tantangan yang akan Mama temui. Namun jangan khawatir, Mama dapat melewatinya dengan melakukan lima tips bila hamil saat masih punya balita, yang dirangkum Popmama.com berikut ini.

1. Ubah jadwal dan buat rencana

1. Ubah jadwal buat rencana
Pixabay/Planificador, De, La

Jika Mama mengetahui bahwa pagi hari adalah waktu yang paling buruk karena rasa mual biasanya hadir, buatlah rencana. Mama dapat membuat daftar pekerjaan yang harus dilakukan dan hindari aktivitas berlebihan di pagi hari.

Jika Mama mengalami insomnia saat hamil, mungkin akan lebih membantu jika Mama melakukan beberapa pekerjaan saat terjaga.

Mengubah jadwal untuk memenuhi apa yang Mama rasakan adalah langkah bijak yang membutuhkan paling sedikit perubahan pada pola asuh.

Editors' Picks

2. Ubah ekspektasi terhadap diri sendiri

2. Ubah ekspektasi terhadap diri sendiri
Freepik/Prostooleh

Ingatlah bahwa Mama sibuk. Mama sedang merawat janin yang ada di rahim. Jadi, secara fisik Mama sedang mengalami sesuatu yang membuat Mama kesulitan menyelesaikan pekerjaan seperti biasa. Ini tidak berarti Mama malas.

Jangan terlalu keras pada diri sendiri dalam menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah tangga. Jika Mama membutuhkan waktu dua minggu untuk mengganti seprai atau membiarkan cucian menumpuk sedikit, dunia tidak akan berhenti karenanya.

3. Ubah pemikiran

3. Ubah pemikiran
freepik.com/bearfotos

Meskipun Mama tidak bisa benar-benar mengunci diri di kamar untuk tidur siang atau di kamar mandi ambil membiarkan balita bermain, mungkin inilah saatnya untuk membiarkan mereka menonton televisi.

Mengizinkan mereka menonton acara atau permainan favorit mereka dengan durasi yang singkat dapat membantu Mama beristirahat sebentar.

Mama juga dapat memberikan si Kecil mainan kesukaannya dan biarkan ia main sebentar. Setelah Mama mendapatkan tenaga tambahan, barulah kembali ke si Kakak.

4. Manfaatkan sumber daya yang ada

4. Manfaatkan sumber daya ada
Freepik/Pharmkwan_sj

Mungkin sudah waktunya menurunkan standar atau mendapatkan bantuan. Suami adalah pilihan pertama yang jelas. Membantu pekerjaan tambahan, termasuk mencuci dan memasak bisa menjadi hal utama. Keluarga, kerabat, atau teman juga dapat menjadi pilihan. Jangan ragu untuk mendapatkan bantuan dari asisten rumah tangga, Ma.

Hal ini dapat menjaga rumah tetap terkendali sampai Mama merasa lebih baik.

5. Jangan lupa merawat diri sendiri

5. Jangan lupa merawat diri sendiri
Pexels/Negative Space

Memiliki balita saat Mama hamil adalah kesempatan bagus untuk melatih kreativitas dan belajar bagaimana menjalankan berbagai tanggung jawab.

Mama harus belajar untuk menyeimbangkan merawat balita sambil merawat diri sendiri dan janin. Hal ini terkadang menjadi hal yang sulit untuk dipelajari oleh orangtua. Jangan lupa bahwa merawat diri sendiri sama pentingnya, terutama saat hamil

Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan untuk diri sendiri, baik itu pijat atau nikmati “me time” dengan berjalan santai di sekitar rumah atau sekedar duduk di cafe kesukaan mama. Jadilah kreatif dalam hal bersikap baik kepada diri sendiri.

Hamil dan merawat balita bukanlah hal yang mustahil, Ma. Dengan melakukan lima tips bila hamil saat masih punya balita seperti yang disebutkan di atas, Mama dapat melewatinya dengan baik.

Tetap semangat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.