TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tips Mencegah Paparan Listeria selama Kehamilan

Konsumsi makanan mentah dapat meningkatkan risiko paparan listeria, Ma

16 Agustus 2022

Tips Mencegah Paparan Listeria selama Kehamilan
Freepik/Jcomp

Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Salah satunya adalah daging dan ikan mentah serta keju yang tidak dipasteurisasi. Ini termasuk daging dan ikan yang dikeringkan atau diawetkan.

Mengapa makanan mentah tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil? Ini dilakukan untuk mencegah paparan listeria. Konsumsi makanan yang mengandung listeria dapat meningkatkan peluang terkena listeriosis. Pada akhirnya, listeriosis bisa mengganggu kehamilan dan perkembangan janin.

Nah, untungnya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah paparan listeria selama kehamilan, Ma. Yuk, simak rangkuman informasinya pada ulasan Popmama.com berikut ini.

Apa Itu Listeriosis?

Apa Itu Listeriosis
Freepik/kjpargeter

Listeriosis adalah penyakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes. Perlu diingat bahwa hanya terkena listeria, tidak berarti Mama akan terkena infeksi. Faktanya, kebanyakan perempuan yang terkena listeria tidak akan mengalami infeksi listeriosis.

Meski kemungkinannya kecil untuk terinfeksi selama masa kehamilan, namun ibu hamil 10 kali lebih berisiko.

Editors' Picks

Risiko Listeriosis selama Kehamilan

Risiko Listeriosis selama Kehamilan
Freepik/Pch.vector

Listeria, tidak seperti banyak kuman lainnya, memasuki aliran darah secara langsung. Oleh karena itu, bisa mencapai janin dengan cepat melalui plasenta.

Dan infeksi yang tidak diobati dapat menempatkan janin pada peningkatan risiko komplikasi yang lebih serius. Itu termasuk keguguran, persalinan prematur, lahir mati, atau meningitis pada bayi baru lahir.

Gejala Listeriosis selama Kehamilan

Gejala Listeriosis selama Kehamilan
Freepik/katemangostar

Listeriosis bisa sulit dideteksi, sebagian karena gejalanya dapat berkembang hingga dua bulan setelah konsumsi makanan yang terkontaminasi. Gejala yang dialami dapat bervariasi dari yang parah hingga ringan.

Jika Mama merasa telah mengonsumsi makanan yang mengandung listeria, perhatikan gejala seperti flu termasuk:

  • demam di atas 38 derajat celcius,
  • nyeri otot,
  • sakit punggung,
  • sakit kepala,
  • gejala gastrointestinal, termasuk diare.

Mama mungkin hanya mengalami demam atau bahkan tidak memiliki gejala sama sekali.

Tips Melindungi Diri dari Paparan Listeria saat Hamil

Tips Melindungi Diri dari Paparan Listeria saat Hamil
pexels/votsis-panagiotis

Salah satu cara terbaik untuk mencegah listeriosis adalah dengan menghindari makanan yang kemungkinan besar terkontaminasi. Ini termasuk:

  • hot dog, daging, atau potongan daging yang dingin atau dipanaskan lebih rendah dari 74 celcius,
  • pâté dan olesan daging yang didinginkan,
  • hidangan laut asap yang didinginkan (seperti salmon asap),
  • susu yang tidak dipasteurisasi dan keju lunak (seperti keju feta, queso blanco, brie dan blue-veined),
  • jus yang tidak dipasteurisasi (jika Mama tidak yakin, sebaiknya jangan diminum),
  • produk buah dan sayuran mentah yang tidak dicuci,
  • kecambah.

Beberapa tips untuk tetap aman dari listeria selama kehamilan:

  • Selalu cuci produk makanan secara menyeluruh dengan air keran yang mengalir, bahkan jika Mama berencana mengupas atau memasaknya.
  • Sebagai tindakan pencegahan, bahkan daging yang sudah dimasak pun harus dipanaskan sebelum dikonsumsi.
  • Saat makan di luar, perhatikan kebersihan restoran. Misalnya, apakah makanan yang mudah busuk disimpan pada suhu kamar, kamar mandinya tidak bersih, sedang banyak lalat dan bahkan tikus.

Apa yang Harus Dilakukan jika Terpapar Listeria selama Kehamilan?

Apa Harus Dilakukan jika Terpapar Listeria selama Kehamilan
Freepik/bearfotos

Banyak calon mama khawatir tentang kemungkinan paparan listeria. Dalam banyak kasus, jika Mama telah mengonsumsi makanan yang disebutkan di atas, Mama dapat mengamati dan menunggu gejala. Dokter biasanya akan merekomendasikan pengujian jika Mama memiliki gejala seperti demam atau masalah pencernaan.

Jika Mama mengalami gejala dan dokter mencurigai adanya infeksi listeriosis, ia mungkin akan melakukan beberapa tes untuk memeriksa bakteri dan memantau kesehatan janin. Jika Mama terinfeksi, Mama akan mendapatkan resep antibiotik.

Sayangnya tidak mungkin untuk mengetahui dengan pasti apakah makanan yang Mama selalu segar dan bebas listeria. Sehingga tidak mungkin untuk menghindari listeria sepenuhnya.

Namun berita baiknya, risiko tertular infeksi dari makan sehari-hari sangat rendah, bahkan jika Mama sedang hamil. Jadi cobalah untuk tidak terlalu khawatir sehingga akan membuat Mama stres.

Fokuslah pada konsumsi makanan kehamilan yang seimbang dan sehat untuk membantu mendukung kesehatan Mama dan janin.

Untuk berjaga-jaga, hindari makanan-makanan mentah dan segera hubungi dokter jika Mama mengalami gejala yang disebutkan di atas.

Nah, itu taditips mencegah paparan listeria selama kehamilan. Semoga Mama dan janin selalu sehat, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk