5 Tips untuk Mencegah Risiko Cacat Lahir pada Bayi

Risiko cacat lahir dapat dihindari dengan melakukan beberapa hal ini, Ma

29 Desember 2020

5 Tips Mencegah Risiko Cacat Lahir Bayi
Unsplash/Omar Lopez

Setiap ibu hamil selalu menginginkan yang terbaik untuk janinnya, salah satunya adalah lahir dalam kondisi sempurna. Bayi mengalami cacat lahir adalah hal yang ditakutkan oleh ibu hamil.

Tidak semua cacat lahir bisa dicegah. Tetapi Mama dapat meningkatkan peluang untuk memiliki bayi yang sehat dengan mengelola kondisi kesehatan. Selain itu, menerapkan perilaku sehat sebelum dan selama kehamilan juga dapat mengurangi risiko cacat lahir pada bayi, Ma.

Nah, untuk membantu Mama, Popmama.com merangkum beberapa tips untuk mencegah risiko cacat lahir pada bayi. Apa saja, ya?

1. Pastikan untuk mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari

1. Pastikan mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari
Unsplash/Pina Messina

Asam folat penting untuk ibu hamil karena dapat membantu mencegah cacat lahir utama pada otak dan tulang belakang bayi. Cacat lahir ini berkembang sangat awal selama kehamilan ketika tabung saraf, yang membentuk otak awal dan sumsum tulang belakang, tidak menutup dengan benar.

Mama harus mulai mengonsumsi asam folat setidaknya satu bulan sebelum hamil dan melanjutkannya selama kehamilan. Mama dapat memenuhi kebutuhan asam folat melalui suplemen serta konsumsi makanan yang mengandung asam folat.

Editors' Picks

2. Berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai atau menghentikan konsumsi obat tertentu

2. Berkonsultasi dokter sebelum memulai atau menghentikan konsumsi obat tertentu
Freepik/stockking

Banyak perempuan perlu minum obat tertentu agar tetap sehat selama hamil. Jika Mama berencana untuk hamil, diskusikan obat yang Mama konsumsi saat ini dengan dokter. Membuat rencana perawatan untuk kondisi kesehatan sebelum hamil dapat membantu Mama dan janin yang sedang berkembang tetap sehat.

3. Pastikan Mama mendapatkan vaksin yang dibutuhkan

3. Pastikan Mama mendapatkan vaksin dibutuhkan
Pixabay/qimono

Vaksin membantu melindungi Mama dan janin yang sedang berkembang dari penyakit serius. Dapatkan vaksinasi flu dan vaksin batuk rejan pada setiap kehamilan. Mama bisa mendapatkan vaksin flu sebelum atau saat hamil. Sedangkan untuk batuk rejan, ini diberikan dalam tiga bulan terakhir kehamilan.     

Namun, ada beberapa vaksin yang tidak boleh diberikan saat hamil. Pastikan Mama berkonsultasi dengan dokter untuk setiap vaksinasi yang ingin Mama lakukan.

4. Sebelum hamil, usahakan untuk mencapai berat badan yang sehat

4. Sebelum hamil, usahakan mencapai berat badan sehat
Freepik/Vgstockstudio

Obesitas meningkatkan risiko beberapa cacat lahir yang serius dan komplikasi kehamilan lainnya. Jika Mama mengalami kekurangan berat badan, kelebihan berat badan, atau mengalami obesitas, bicarakan dengan dokter tentang cara mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat sebelum hamil.

Fokus pada gaya hidup yang mencakup makan sehat dan aktivitas fisik teratur.

5. Hindari alkohol, rokok, atau obat-obatan tertentu

5. Hindari alkohol, rokok, atau obat-obatan tertentu
Freepik/nensuria

Tidak diketahui jumlah alkohol yang aman selama kehamilan atau saat mencoba hamil. Alkohol dapat menyebabkan masalah bagi janin yang sedang berkembang selama kehamilan. Jadi penting untuk berhenti minum alkohol saat Mama mulai mencoba hamil.

Merokok menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan masalah kesehatan utama lainnya. Merokok selama kehamilan juga dapat membahayakan janin dan dapat menyebabkan cacat lahir tertentu. Berhenti merokok akan membantu Mama merasa lebih baik dan memberikan lingkungan yang lebih sehat untuk bayi.

Menggunakan obat-obatan tertentu selama kehamilan dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi Mama dan janin. Jika Mama sedang hamil atau mencoba hamil dan tidak dapat berhenti menggunakan obat-obatan, segera cari bantuan. Penyedia layanan kesehatan dapat membantu dengan konseling, pengobatan, dan layanan dukungan lainnya.

Nah, itu beberapa tips untuk mencegah risiko cacat lahir dan menjaga kesehatan tubuh mama saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.