Wajib Tahu, Ini 6 Bahaya Mengenakan Sepatu Hak Tinggi saat Hamil

Meski tampak cantik, penggunaan sepatu hak tinggi saat hamil sebaiknya dihindari, Ma

15 Mei 2021

Wajib Tahu, Ini 6 Bahaya Mengenakan Sepatu Hak Tinggi saat Hamil
Freepik/Damkat

Sebagian besar mama menyukai sepatu dengan hak tinggi. Memakai sepatu ini dapat membuat postur tubuh tampak lebih indah dan menambah rasa percaya diri. Saat hamil, keamanan adalah hal yang paling penting.  Apakah aman memakai sepatu hak saat hamil?

Jika Mama terbiasa mengenakan sepatu hak tinggi, Mama mungkin merasa sangat sulit untuk melepaskan kesukaan mama yang satu ini.

Mama mungkin melihat banyak ibu hamil yang menggunakan sepatu hak tinggi, terutama selebritis. Tetapi dokter sangat menyarankan agar tidak melakukannya dan dengan beberapa alasan yang masuk akal.

Ada banyak alasan mengapa Mama harus mengistirahatkan tumit selama kehamilan. Simak ulasan Popmama.com berikut ini mengenai bahaya mengenakan sepatu hak tinggi saat hamil. Apa saja, ya?                                           

1. Kram pada betis

1. Kram betis
Freepik/Comzeal

Saat Mama mengenakan sepatu hak dalam waktu lama, otot betis berada dalam posisi berkontraksi. Hal ini menyebabkan kram pada otot. Selama kehamilan, ini akan menjadi semakin parah.

2. Sakit punggung

2. Sakit punggung
Pexels/Karolina Grabowska

Sepatu hak tinggi seharusnya mengubah postur. Otot panggul ditekuk ke depan, memberikan bentuk yang lebih bulat ke punggung.

Mama akan mendapatkan cukup banyak berat badan di bagian depan selama kehamilan dan perubahan postur ini akan menyebabkan rasa sakit.

Ligamen di punggung bawah dan tungkai mengendur selama kehamilan. Mengenakan sepatu hak memberikan tekanan berlebih pada sendi panggul dan punggung, karena penyangga tidak tepat. Hal ini menyebabkan nyeri di sekitar sendi dan ligamen punggung bawah serta area panggul.

Editors' Picks

3. Mengurangi keseimbangan di kaki

3. Mengurangi keseimbangan kaki
Freepik

Kekuatan di pergelangan kaki cenderung berkurang karena kelebihan berat badan dan perubahan hormonal dalam tubuh. Ini adalah alasan umum yang akan menyebabkan kapasitas keseimbangan yang lebih rendah.

Saat Mama mengenakan sepatu hak tinggi, Mama berisiko kehilangan keseimbangan dan tersandung, sehingga dapat menyebabkan cedera dan berisiko bagi janin.

4. Otot meregang

4. Otot meregang
Freepik

Sama seperti punggung dan perut, ligamen di pergelangan kaki dan betis juga mengendur akibat hormon yang diinduksi kehamilan. Ini mengarah pada peregangan otot di kaki.

Sepatu yang Mama pakai dengan nyaman sebelum hamil sekarang akan menjadi ketat dan menyakitkan. Nah, jika Mama menggunakan sepatu hak tinggi dengan model yang cantik dan mungil, kemungkinan akan menyiksa kaki karena hal ini.

5. Kaki bengkak

5. Kaki bengkak
Freepik/Jcomp

Kondisi medis yang dikenal sebagai edema atau pembengkakan di tungkai, pergelangan kaki, dan kaki cukup umum terjadi selama kehamilan.

Mengenakan sepatu ketat dan sepatu hak tinggi atau sepatu hak platform akan semakin memperburuk masalah ini. Penggunaan sepatu hak tinggi terutama di akhir kehamilan bisa menyebabkan kaki bengkak.

Lebih banyak cairan akan terkumpul di bagian bawah tubuh dan bersamaan dengan kaki yang membengkak akan menimbulkan rasa sakit.

6. Keguguran

6. Keguguran
Freepik/suthiporn.hanchana

Seorang ibu hamil yang mengenakan sepatu hak tinggi selalu berisiko lebih tinggi mengalami keguguran. Kehamilan terancam karena risiko terjatuh atau terpeleset. Jadi, mengapa meningkatkan risiko dengan mengenakan sepatu hak tinggi?

Tips Memakai Sepatu Hak Tinggi saat Hamil

Tips Memakai Sepatu Hak Tinggi saat Hamil
Freepik/dragana_gordic

Mengenakan sepatu hak selama kehamilan sama sekali tidak dianjurkan, karena dapat menyebabkan bahaya serius bagi Mama dan janin. Namun, jika Mama benar-benar harus melakukannya, perhatikan tips berikut ini:

  • Menggunakan sepatu hak tinggi pada trimester pertama masih diperbolehkan, setelah itu aliran hormon meningkat dan otot mulai meregang.
  • Coba kenakan sepatu hak yang lebih rendah dan lebih kuat.
  • Beli sepatu yang nyaman dan tidak mencengkeram kaki.
  • Hindari stiletto, sepatu hak platform, atau sepatu hak runcing. Semakin tipis haknya, semakin sedikit dukungan yang akan didapat tubuh, membuatnya semakin sulit untuk menjaga keseimbangan.
  • Jika Mama harus mengenakan sepatu hak sepanjang hari, cobalah istirahat sejenak. Lepaskan untuk sementara waktu, istirahatkan kaki, dan gunakan kembali sepatu mama.
  • Di pesta atau acara tamasya, hindari berjalan atau berdiri dalam waktu yang lebih lama dengan sepatu hak tinggi. Jika Mama harus memakainya untuk mendapatkan tampilan yang sempurna, cobalah duduk lebih sering.
  • Gantilah sepatu dengan sepatu datar untuk keperluan sehari-hari.
  • Jika Mama mengenakan sepatu hak dan merasa tidak nyaman, cobalah latihan peregangan untuk otot betis dan pijat kaki dengan lembut.

Nah, itu beberapa bahaya menggunakan sepatu hak tinggi saat hamil. Saat hamil, Mama mengalami banyak ketidaknyamanan karena hormon dan perubahan tubuh. Jadi jangan ditambah dengan menyiksa kaki, Ma.

Banyak sepatu bagus dan lucu yang dapat dipilih serta nyaman digunakan selama kehamilan. Setelah melahirkan, Mama dapat kembali menggunakan sepatu hak tinggi kesayangan mama.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.