7 Fakta Gigi Berlubang saat Hamil, Segera Rawat sejak Awal Kehamilan

Jangan didiamkan jika ada keluhan gigi berlubang atau bau mulut Ma

30 November 2020

7 Fakta Gigi Berlubang saat Hamil, Segera Rawat sejak Awal Kehamilan
Freepik/nensuria

Ibu hamil lebih rentan mengalami gigi berlubang karena beberapa sebab antara lain mengidam di awal kehamilan, ketidakseimbangan hormon, dan sensitivitas gigi dan gusi terkait kehamilan.

Banyak perempuan tidak pernah mengalami gigi berlubang sampai kemudian merasakannya pada awal kehamilan.

Ketahui beberapa hal penting berikut yang telah Popmama.com rangkum untuk membantu Mama menjaga kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan.

Segera konsultasikan pada dokter gigi ya Ma, jika mengalami gigi berlubang saat hamil dan simak ulasan di bawah ini yuk, Ma!

1. Lakukan konsultasi di trimester pertama kehamilan

1. Lakukan konsultasi trimester pertama kehamilan
Freepik/prostooleh

Jika Mama memiliki masalah pada kesehatan gigi dan mulut maka perawatan gigi itu penting. Selama trimester pertama, Mama harus menjadwalkan pembersihan.

Jika Mama memiliki gigi berlubang atau memerlukan perawatan gigi lain, segera konsultasikan ke dokter gigi. Bagi sebagian ibu hamil yang sangat sensitif maka waktu terbaik untuk melakukan perawatan adalah pada trimester kedua.

Selama tindakan pembersihan gigi di trimester pertama, dokter gigi akan melihat adanya gigi berlubang atau kelainan lainnya dan akan mengobatinya segera setelah ibu hamil mencapai minggu keempat atau keenam kehamilan.

2. Apakah anestesi lokal aman untuk ibu hamil?

2. Apakah anestesi lokal aman ibu hamil
Freepik/pressfoto

Dilansir dari Dawsondental.ca menyebutkan bahwa anestesi lokal dosis kecil tidak akan membahayakan bayi dalam kandungan. Dokter gigi ingin membuat Mama merasa nyaman saat melakukan penanganan pada gigi berlubang.

Terkadang diperlukan anestesi lokal bagi sebagian kasus. Mengapa dokter perlu memberikan anestesi? Karena semakin sedikit ibu hamil alami stres, maka semakin sedikit stres yang Mama berikan pada bayi.

Jika ibu hamil mengalami stres yang sangat intens, biasanya bayi dalam kandungan akan merasakannya. Penanganan yang tepat bisa menolong kesehatan bayi di masa depan.

Editors' Picks

3. Radang gusi

3. Radang gusi
Freepik/Senivpetro

Selama kehamilan, hormon akan bekerja secara ekstra. Banyak perempuan mengembangkan gingivitis (tahap paling awal penyakit gusi) karena hormon mereka terus berubah.

Gingivitis kehamilan ditandai dengan gusi bengkak dan lunak yang mungkin berdarah saat disikat. Semakin gusi membengkak, semakin banyak ruang bakteri yang tumbuh di atasnya yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

Rasa nyeri pada gusi yang membengkak juga membuat ibu hamil kerap merasa tidak nyaman dan susah tidur. Maka ini perlu segera diperiksakan ke dokter gigi terdekat.

4. Kerusakan gigi jangan dibiarkan karena bisa memperparah kesehatan gigi di sekitarnya

4. Kerusakan gigi jangan dibiarkan karena bisa memperparah kesehatan gigi sekitarnya
Freepik/Senivpetro

Mama memiliki risiko lebih tinggi mengalami kerusakan gigi yang parah jika gigi berlubang saat hamil tidak segera ditangani.

Ketika gigi berlubang dibiarkan membusuk di mulut, mereka menyebabkan kerusakan gigi yang parah di mana bakteri mencapai bagian dalam gigi tempat saraf dan pembuluh darah hidup (pulpa). Pulpa kemudian terinfeksi dan berubah menjadi kondisi menyakitkan yang disebut abses.

Selain itu, bakteri juga bisa mengganggu kesehatan gigi dan mulut di sekitarnya. Ini juga salah satu penyebab ibu hamil mudah mengalami bau mulut.

5. Tumor

5. Tumor
Shutterstock by Stokkete
Doc. Jovee

Tumor kehamilan terjadi pada beberapa ibu hamil. Ini adalah tumor jinak yang disebabkan oleh pembengkakan di sela-sela gigi.

Tumor di masa kehamilan bisa berasal dari penumpukan plak di gusi. Umumnya, tumor ini muncul selama trimester kedua dan menghilang begitu bayi lahir.

Merawat plak gigi sangatlah merepotkan. Konsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat ya Ma, karena setiap kondisi ibu hamil berbeda-beda.

6. Morning sickness

6. Morning sickness
Freepik/yanalya

Morning sickness bisa menyebabkan kerusakan gigi dan bisa berujung pada gigi berlubang. Jika Mama tidak berkumur setelah mual di pagi hari, sisa asam lambung dapat merusak permukaan gigi.

Gunakan air atau obat kumur berfluorida, yang disetujui oleh dokter gigi mama, lakukan pada saat mual di pagi hari. Sikat gigi setelah berkumur untuk memastikan Mama benar-benar menghilangkan semua asam lambung dari dalam mulut.

7. Mengatur pola makan dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut

7. Mengatur pola makan dapat memengaruhi kesehatan gigi mulut
Freepik

Tetap mengonsumsi pola makan sehat yang mencakup makanan kaya kalsium, vitamin A, C dan D, serta protein tanpa lemak.

Mama juga akan menjaga gigi tetap kuat dan bebas gigi berlubang serta membantu membangun gigi dan tulang yang kuat untuk bayi dalam kandungan.

Beberapa perempuan yang memiliki gangguan asam lambung parah bahkan melakukan konsultasi ke ahli gizi untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Jauhi makanan yang mengandung gula berlebih seperti permen, popcorn karamel, minuman bersoda dan alkohol yang sangat buruk bagi kesehatan gigi dan kandungan.

Makanan dan minuman manis merupakan salah satu penyebab utama gigi berlubang. Tetaplah sikat gigi secara rutin terutama setelah makan dan sebelum pergi tidur untuk mencegah gigi berlubang saat hamil.

Nah itulah beberapa fakta mengenai gigi berlubang saat hamil dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.