4 Penyebab Munculnya Lendir Kecokelatan saat Kehamilan

Produksi lendir ini dipicu oleh meningkatkan hormon estrogen dan aliran darah ke vagina.

30 Oktober 2020

4 Penyebab Muncul Lendir Kecokelatan saat Kehamilan
Freepik/yanalya

Tubuh kita memiliki mekanismenya tersendiri dalam memberikan sinyal kesehatan. Termasuk sistem reproduksi kita. Salah satu tanda yang bisa terlihat adalah lendir yang keluar dari vagina, baik itu dari warna atau pun teksturnya. 

Di trimester pertama kehamilan, lendir yang keluar dari vagina biasanya dikaitkan dengan keputihan. Hal ini normal karena ketika hamil produksi lendir meningkat. Produksi lendir ini dipicu oleh meningkatkan hormon estrogen dan aliran darah ke vagina. 

Jumlah keputihan akan meningkat secara bertahap seiring dengan perkembangan kehamilan mama. Selama tidak berwarna dan tidak berbau, hal ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan. 

Tetapi, tak jarang muncul lendir berwarna kecokelatan atau kemerahan. Mama perlu tahu penyebab yang melatarbelakanginya. Berikut Popmama.com merangkum beberapa penyebab lendir kecokelatan saat hamil, dilansir dari Very Well Family:

1. Implantasi

1. Implantasi
Pixabay/TBIT

Beberapa perempuan mungkin mendapati sejumlah kecil cairan berwarna cokelat atau merah muda berupa bercak di awal kehamilan. Ini bisa jadi tanda implantasi, yaitu ketika embrio ditanamkan ke lapisan rahim, sekitar 10 hari setelah pembuahan. Namun, implantasi ini hanya kecil kemungkinan menyebabkan bercak atau perdarahan. 

Editors' Picks

2. Hubungan seksual atau pemeriksaan vagina

2. Hubungan seksual atau pemeriksaan vagina
freepik.com/asmedvednikov

Ketika hamil, leher rahim dan vagina jadi lebih sensitif. Karenanya, menjadi lebih mudah teriritasi selama kehamilan apalagi karena peningkatan aliran darah di area tersebut. Jika terjadi hubungan seksual atau pemeriksaan vagina dilakukan, maka tak jarang akan muncul cairan berwarna cokelat atau merah muda.

3. Olahraga berat

3. Olahraga berat
Freepik

Sebagian ibu hamil seringkali tidak menyadari dirinya hamil dan tetap berolahraga secara intens. Olahraga intens dan keras dapat menyebabkan bercak atau keluarnya cairan dari vagina. Selama tidak berkembang menjadi perdarahan, biasanya itu menjadi tanda bahwa Mama harus mengurangi intensitas dan level olahraga.

4. Bloody show

4. Bloody show
Freepik

Pada akhir kehamilan, saat serviks mulai membesar, mucus plug perlahan mulai keluar. Terkadang keluar dalam bentuk gumpalan besar atau kecil, atau garis-garis lendir. Ini mungkin membuat keputihan jadi tampak kecokelatan atau merah muda. 

Tidak semua ibu hamil mengalami bloody show ini. Tetapi, meski ini merupakan tanda persalinan, tetapi bisa jadi persalinan yang sebenarnya baru terjadi berjam-jam, berhari-hari, atau bahkan berminggu-minggu setelahnya. 

Kapan Saatnya Menghubungi Dokter?

Pada umumnya, keputihan yang terjadi saat hamil adalah normal. Tetapi, bisa juga merupakan pertanda infeksi. Periksakan kondisi mama ke dokter atau bidan jika menemui adanya tanda-tanda berikut ini:

  • Gatal atau pembengkakan pada vulva vagina
  • Lendir berwarna kuning, hijau, abu-abu, atau merah (yang mengindikasikan perdarahan)
  • Lendir berbau menyengat
  • Konsistensinya berbusa atau seperti keju kental, bukan berserabut

Jika cairan yang keluar sangat encer dan tampak berlebihan, kemungkinan itu adalah cairan ketuban. Cairan ketuban yang bocor bisa menjadi tanda persalinan prematur. Segera hubungi dokter untuk memastikan kondisinya.

Semoga informasi mengenai lendir kecokelatan saat hamil ini dapat memberikan wawasan bagi Mama dalam masa kehamilan ini. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.