Ternyata Kehamilan Bisa Menular lho, Ini Faktanya!

Kehamilan bisa menular melalui kontak emosional

19 Januari 2022

Ternyata Kehamilan Bisa Menular, Ini Faktanya
Pinterest.com/Bratt Decor Inc

Bagi beberapa perempuan, kehamilan bisa menjadi momen luar biasa dalam hidup. Bahkan orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman-teman turut bersukacita mendengar kabar bahagia ini.

Nah, untuk kamu yang sedang menantikan kehadiran buah hati di dalam keluarga kecilmu. Percaya atau tidak, ternyata kehamilan bisa menular dari teman dekat.

"Menular” di sini bukan dikaitkan dengan kontak fisik seperti yang dipercayai banyak orang ya, Ma. Misalnya seperti ketika seorang menginjak jempol kaki ibu hamil maka bisa tertular hamil juga.

Bukan seperti itu, ya.

Namun kehamilan bisalebih pada kontak emosionalnya. Untuk lebih jelasnya, mari simak rangkuman informasi mengani fakta kehamilan bisa menular dari Popmama.com. Yuk, disimak!

Mengapa Cerita tentang Kehamilan bisa Menulari Seseorang untuk Hamil?

Mengapa Cerita tentang Kehamilan bisa Menulari Seseorang Hamil
Pexels/Gary Barnes

Jika kamu terus mendengar kabar kehamilan di sekitarmu atau di timeline media sosialmu yang dipenuhi dengan postingan bayi-bayi lucu, mungkin hal ini bisa menular ke kamu, lho.

Beberapa percaya kehamilan adalah fenomena yang menular. Dikutip dari BBC News, bahkan hal ini pernah terjadi pada 16 perawat rumah sakit di Mesa, Arizona, Amerika Serikat yang hamil dengan jarak relatif bersamaan.

Mungkin kejadian tersebut cukup aneh, ya? Namun, ternyata ada fakta ilmiah yang mendukung gagasan ini.

Dilansir dari Times of India, sebuah penelitian mengatakan alasan mengapa begitu banyak perempuan dalam lingkungan yang sama melahirkan bayi di waktu yang hampir bersamaan. Itu karena mereka dipengaruhi oleh teman-teman mereka yang memiliki bayi.

Banyak orang berpikir bahwa pernikahan dan memiliki anak merupakan ajang kompetisi bagi perempuan. Tetapi sebaliknya, kehamilan bisa menular secara psikologis.

Sering mendengarkan cerita soal kehamilan teman dekat sebenarnya dapat berdampak positif bagi seorang perempuan.

Mereka akan menyerap rasa tanggung jawab serta kepercayaan diri sehingga seorang perempuan mulai tertarik memiliki peran sebagai seorang ibu.

Editors' Picks

Fakta tentang Kehamilan yang Bisa Menular

Fakta tentang Kehamilan Bisa Menular
thepregnancyblogs.com

Melansir dari Wtsp.com, sebuah penelitian yang dilakukan American Sociological Association Journal  tahun 2014 membuktikan bahwa seseorang yang hamil secara positif dapat mempengaruhi teman dekatnya untuk hamil.

Hal ini karena seorang perempuan cenderung mendapatkan kepercayaan diri ketika mereka melihat teman-teman mereka membesarkan anak atau banyak mendengarkan teman mereka yang membicarakan bagaimana mengasuh anak.

Dalam penelitian ini, para peneliti menganalisis 1720 perempuan selama lebih dari sepuluh tahun dalam periode 1995-2005.

Mereka menemukan beberapa perempuan yang mempunyai hubungan pertemanan lama tersebut bisa mempengaruhi teman dekatnya untuk hamil.

Sehingga ketika hasil wawancara akhir dikumpulkan, mereka mengamati bahwa lebih dari separuh perempuan dalam penelitian ini sudah memiliki anak.

Mengamati pola tersebut, para ahli menyadari ada penularan umum yang ada di antara semua perempuan yang hamil dalam waktu yang hampir sama.

Pola tersebut adalah “hubungan persahabatan”  yang sudah berlangsung lama sehingga mereka telah melewati banyak masa suka maupun duka.

Pengamatan lebih lanjut juga menemukan bahwa perempuan lebih mungkin untuk hamil mengikuti temannya agar tidak merasa ditinggalkan dan diterima secara sosial.

Terlihat juga bahwa perempuan memperoleh kepercayaan diri karena mengetahui bahwa mereka dapat mengalami perjalanan kehamilan ini bersama dengan temannya. Rasa tanggung jawab sebagai calon orangtua akan meningkat karena ada teman-temannya yang juga melewati fase ini.

Tentu, proses "menular" ini hanya secara psikologis seseorang. Jika didukung dengan faktor lain maka akan membuat peluang “menular” kehamilan ini semakin tinggi.

Bagaimana supaya Kehamilan Bisa Menular?

Bagaimana supaya Kehamilan Bisa Menular
nutrineat.com

Ketika seorang perempuan melihat ibu hamil lain, secara tidak sadar mempengaruhi dirinya dan hormon kesuburan juga meningkat.

Namun, perlu diketahui faktor pendukung kehamilan inilah yang sebenarnya penting dan harus kamu perhatikan misalnya :

  1. Melakukan hubungan seks secara rutin
  2. Menjalani pola hidup sehat dengan menjaga berat badan, mengonsumsi makanan bernutrisi, membatasi konsumsi kafein dan istirahat yang cukup
  3. Mengonsumsi suplemen atau makanan yang tinggi asam folat
  4. Menghindari kebiasaan tertentu seperti merokok atau minum alkohol
  5. Melakukan cek kesehatan secara rutin agar mengetahui apakah ada masalah kesuburun baik dari istri maupun suami

Tergantung Kesiapan Diri dalam Menghadapi Kehamilan

Tergantung Kesiapan Diri dalam Menghadapi Kehamilan
Freepik

Memang, ketika menemukan lingkaran sosial di sekitarmu sudah banyak memiliki momongan, mungkin akan timbul perasaan “tertinggal” dalam diri.

Keinginan untuk “tertular” mendapatkan momongan setelah melihat beberapa teman menimang anak sebenarnya sah-sah saja.

Namun yang perlu diperhatikan, kehamilan setiap orang akan berbeda apalagi proses dalam mendapatkannya. Jangan sampai kamu juga mengabaikan kesiapan untuk menjadi orangtua.

Bukan cuma kesiapan kamu tapi juga pasanganmu. Selain dari sisi finansial, kesiapan emosional juga perlu dipikirkan.

Sebab kehamilan dan memiliki anak akan menjadi perubahan besar dalam kehidupan pernikahan kalian.

Tidak hanya sehari atau dua hari saja untuk belajar menjadi orang tua yang baik. Oleh karena itu, keputusan memiliki anak tergantung dari kesiapan diri bukan karena keterpaksaan.

Nah, itulah tadi informasi tentang fakta kehamilan yang bisa menular. Semoga bisa membantu. Semoga rencana kehamilan yang saat ini sedang kamu jalani berjalan lancar, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk