7 Asupan untuk Tingkatkan Peluang Hamil Janin Kembar

Apa saja pilihan makanan dan minuman yang bisa Mama pilih?

28 Januari 2019

7 Asupan Tingkatkan Peluang Hamil Janin Kembar
Pexels/Pixabay

Ada kalanya pasangan suami istri ingin memiliki anak kembar. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah riwayat keluarga dengan janin kembar.

Selain itu, ada pula hal lain yang bisa juga Mama lakukan untuk meningkatkan peluang tersebut. Yakni dengan mengubah pola makan sekaligus memerhatikan bahan makanan yang kita pilih.

Beberapa jenis makanan dan minuman tertentu pun diketahui memiliki kandungan khusus yang bisa membantu Mama. Apa saja, ya? Berikut Popmama.com bagikan rangkuman informasinya untuk Mama:

1. Ubi manis

1. Ubi manis
Pexels/Ela Haney

Dalam salah satu penelitian ditemukan bahwa orang-orang di suku Yoruba, Nigeria memiliki angka kelahiran kembar yang tinggi.

Kemudian dibuat kesimpulan bahwa salah satunya adalah karena ubi manis atau yams menjadi makanan pokok masyarakat di sana.

Ubi manis memiliki kandungan progesteron dan fitoestrogen yang cukup tinggi. Komponen ini pun dapat menyebabkan hiperovulasi.

Baca juga: Manfaat Mengonsumsi Ubi Jalar Bagi Ibu Hamil

2. Singkong

2. Singkong
Pixabay/Rodrigoeudigo0

Beberapa peneliti telah membuktikan bahwa makan singkong dapat membantu perempuan melepaskan lebih dari satu sel telur selama ovulasi.

Pelepasan lebih dari satu sel telur ini pun berarti lebih besar kemungkinan kehamilan janin kembar, Ma.

Pengolahan singkong yang sebaiknya Mama terapkan misalnya dikukus. Cara ini lebih sehat dibandingkan jika Mama menggorengnya. Usahakan juga untuk tidak menggunakan terlalu banyak garam saat mengonsumsinya, ya.

3. Sumber asam folat

3. Sumber asam folat
Pixabay/Jill111

Asam folat adalah salah satu komponen penting yang baik dikonsumsi pada saat program hamil. Beberapa suplemen prenatal pun mengandung asam folat yang cukup tinggi.

Para peneliti juga menetapkan bahwa mengonsumsi asam folat dalam jumlah tertentu dapat meningkatkan peluang wanita untuk memiliki bayi kembar.

Beberapa jenis sumber asam folat yang bisa dikonsumsi Mama di antaranya alpukat, bayam, brokoli, dan asparagus.

Baca juga: 10 Pilihan Makanan dengan Kandungan Asam Folat

Editors' Picks

4. Susu dan produk olahannya

4. Susu produk olahannya
Pixabay/Imoflow

Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih banyak susu dan produk olahannya berpeluang lebih tinggi untuk bisa hamil janin kembar. Semua dibandingkan dengan wanita yang mengonsumsi lebih sedikit susu.

Konsumsi susu dan produk olahannya dapat meningkatkan penyerapan jenis protein tertentu, yang komponennya mirip seperti insulin.

Protein jenis ini hadir dalam susu sapi dan juga dapat diperoleh dari produk hewani lainnya. Peneliti pun menyebutkan bahwa saat wanita mengonsumsi lebih banyak susu, maka indung telur Mama pun mungkin akan melepaskan lebih banyak sel telur.

5. Maca root

5. Maca root
Pexels/Kristina Paukshtite

Konsumsi akar maca atau maca root sangat bermanfaat bagi pria dan wanita yang sedang memiliki masalah kesuburan.

Selain itu, konsumsi akar maca juga baik bagi wanita yang sedang ingin memiliki janin kembar. Akar maca dapat dikonsumsi dalam bentuk mentah, kering atau bubuk.

Meskipun sampai saat ini belum banyak bukti yang akurat tentang teori ini, namun tak ada salahnya mencoba bukan?

6. Karbohidrat kompleks

6. Karbohidrat kompleks
Pexels/Suzy Hazelwood

Karbohidrat kompleks adalah pilihan sumber karbohidrat yang baik saat Mama sedang ingin hamil janin kembar.

Karbohidrat pada dasarnya baik untuk tubuh Mama, tapi dalam hal ini lebih baik pilih karbohidrat kompleks dibandingkan karbohidrat sederhana.

Pilihan sumber karbohidrat yang bisa Mama pilih di antaranya kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran. Selain meningkatkan peluang hamil kembar, diet kaya karbohidrat kompleks juga dapat membantu mencegah cacat lahir saraf pada janin.

7. Nanas

7. Nanas
Pexels/Pineapple Supply Co

Nanas juga menjadi salah satu buah yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan peluang Mama memiliki janin kembar. Mulai dari daging buahnya, sampai inti buah nanasnya.

Nanas mengandung bromelain, yang merupakan jenis protein untuk membantu proses ovulasi dan pembuahan.

Namun demikian, tetap batasi juga jumlah konsumsinya ya, Ma. Jika perlu, Mama bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

Selain dengan mengubah pola makan, Mama juga sebaiknya melakukan beberapa perubahan gaya hidup lainnya. Termasuk untuk rutin berolahraga, demi memiliki berat badan yang optimal.

Baca juga: 5 Manfaat Tersembunyi Mengonsumsi Buah Nanas Selama Kehamilan

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!