Pernah nggak sih Mama dan Papa merasa bingung, sebenarnya kalau mau promil itu harus ke dokter mana, sih? Biasanya, langkah pertama yang otomatis terlintas adalah segera booking jadwal ke dokter SpOG atau spesialis kandungan. Tetapi, setelah beberapa kali datang, mungkin muncul pertanyaan di benak Mama "Kok Papa nggak ikut diperiksa ya?" atau "Kenapa Papa disuruh ke dokter yang namanya Andrologi, bukan bareng sama aku saja?"
Nah, kebingungan ini sering banget dialami pasangan muda, Ma. Padahal, kunci sukses promil adalah memastikan "rumah" dan "benihnya" sama-sama dalam kondisi prima, ya, jadi di sinilah letak perbedaan besarnya. Dokter SpOG adalah pakarnya sistem reproduksi Mama, sedangkan Dokter Andrologi adalah ahli khusus untuk sistem reproduksi Papa. Jadi, meskipun tujuannya sama-sama untuk mendapatkan buah hati, objek yang diperiksa oleh kedua dokter ternyata ini beda banget, lho!
Banyak yang mengira kalau semua urusan kesuburan bisa tuntas hanya di dokter SpOG. Padahal, menurut data dari World Health Organization (WHO), faktor pria menyumbang porsi yang cukup besar dalam kasus infertilitas. Nah, dokter Andrologi yang memiliki instrumen dan pengetahuan yang jauh lebih spesifik untuk membedah kualitas sperma hingga fungsi seksual pria, yang mungkin tidak sedalam pemeriksaan di dokter kandungan biasa.
Nah, untuk memahami perbedaan ini penting banget supaya Mama dan Papa nggak "salah alamat" saat mau konsultasi. Dengan tahu kapan harus ke SpOG dan kapan harus menemui Androlog, waktu dan biaya yang Mama keluarkan jadi lebih efektif. Ingat ya Ma, Pa, promil yang sukses itu bermula dari keterbukaan untuk memeriksakan diri ke ahlinya masing-masing secara bersamaan tanpa ada rasa malu atau ragu.
Yuk, simak perbedaan utama antara dokter SpOG dan Andrologi yang sudah Popmama.com rangkum berikut dibawah ini!
