Menjaga berat badan ideal sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi perempuan di berbagai fase kehidupan. Baik Mama yang sedang merencanakan kehamilan (promil) maupun Mama yang baru saja melahirkan dan ingin mengembalikan kebugaran, angka di timbangan terkadang memang jadi pikiran. Banyak yang bertanya-tanya, apa sih hubungannya berat badan dengan tingkat kesuburan kita?
Bagi Mama yang sedang promil, berat badan berlebih sering disebut sebagai penghambat garis dua. Sementara bagi Mama yang baru melahirkan, berat badan yang belum kembali ideal sering kali memengaruhi siklus haid yang belum kunjung teratur. Ternyata, urusan berat badan ini bukan cuma soal estetika agar baju lama muat lagi, tapi erat kaitannya dengan kinerja organ reproduksi Mama.
Kenyataannya, lemak tubuh yang berlebih bisa memengaruhi keseimbangan sistem di dalam tubuh kita. Penurunan berat badan yang dilakukan secara sehat terbukti mampu "membangunkan" kembali hormon-hormon yang sempat tidak stabil. Jadi, goals dari menurunkan berat badan sebenarnya adalah mengembalikan fungsi tubuh agar kembali bekerja secara optimal dan sinkron.
Lantas, kenapa ya setelah berat badan turun, tubuh kita terasa jauh lebih subur dan sehat? Untuk menjawab hal ini, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K melalui unggahan di akun Instagramnya @dianasuganda memberikan penjelasan medis yang sangat penting untuk kita simak. Penjelasan ini sangat relevan, baik untuk persiapan hamil lagi maupun untuk kesehatan jangka panjang Mama.
Berikut Popmama.com telah merangkum alasan mengapa berat badan yang turun bisa membuat Mama menjadi lebih subur
