Bagaimana Ketidakseimbangan Hormon Dapat Memengaruhi Kesuburan?

Ini penjelasan dampak ketidakseimbangan hormon bagi kesuburan!

20 Juni 2024

Bagaimana Ketidakseimbangan Hormon Dapat Memengaruhi Kesuburan
Freepik/tirachardz

Ketidakseimbangan hormon merupakan suatu kondisi yang dapat menghasilkan dampak yang signifikan pada kesuburan perempuan.

Dalam hal ini berbagai hormon seperti estrogen, progesterone, luteinizing hormone (LH), dan follicle-stimulating hormone (FSH) bekerja sama dalam siklus menstruasi dan proses ovulasi. Jika terjadi gangguan pada hormon-hormon ini dapat mengganggu siklus menstruasi, ovulasi, dan kemampuan tubuh untuk hamil.

Berikut Popmama.comhadirkan penjelasan bagaimana ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi kesuburan.

Editors' Pick

Ketidakseimbangan Hormon dan Kesuburan

Ketidakseimbangan Hormon Kesuburan
Freepik

Hormon adalah bagian penting dalam mengendalikan banyak proses vital tubuh. Dalam hal ini Hormon memiliki peran untuk mengatur proses seperti reproduksi, metabolisme, dan banyak lagi.

Dilansir dari Medicinenet, hormon memainkan peran penting dalam kesuburan dan perkembangan bayi. Maka dari itu ketidakseimbangan hormonal dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi bagi kesuburan.

Hal ini karena hormon mengatur siklus menstruasi teratur, mempersiapkan tubuh untuk kehamilan, melindungi sel telur yang tidak dibuahi, sampai ovulasi.

Jika salah satu proses yang diperlukan untuk kehamilan tidak seimbang, seseorang mungkin akan kesulitan untuk hamil. Ketidakseimbangan hormon bahkan bisa menyebabkan kemandulan.

Tanda Ketidakseimbangan Hormon

Tanda Ketidakseimbangan Hormon
Freepik.com/VIDIstudio

Sindrom Ovarium Polikistik atau PCOS adalah salah satu penyebab umum ketidakseimbangan hormon pada perempuan. Kondisi ini ditandai dengan produksi hormon yang tidak seimbang, termasuk peningkatan kadar testosteron dan resistensi insulin. 

Beberapa gejala yang berhubungan dengan PCOS dan ketidakseimbangan hormon dapat terjadi berupa haid yang tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan, jerawat, rambut rontok, kutil pada kulit, nyeri panggul, keringat berlebihan, sakit kepala sampai perubahan lendir serviks.

Mengantisipasi Ketidakseimbangan Hormon

Mengantisipasi Ketidakseimbangan Hormon
Freepik/stefamerpik

Salah satu pemicu ketidakseimbangan hormon yang paling umum adalah masalah pada kelenjar tiroid atau adrenal. Kondisi tiroid dapat mempengaruhi produksi hormon tertentu. Selain itu, beberapa hal seperti usia, berat badan, efek obat dan alergi juga dapat memicu ketidakseimbangan hormon.

Maka dari itu untuk berkonsultasi dengan dokter atau spesialis kesehatan reproduksi. Mereka dapat melakukan tes untuk mendiagnosis masalah dan merencanakan pengobatan yang sesuai. Beberapa tes yang dapat dijalani berupa USG, MRI, pengecekan tiroid sampai pemeriksaan panggung.

Dengan demikian kamu dapat memberi penanganan yang tepat dan cepat jika mengalami  ketidakseimbangan hormon

Baca Juga:

The Latest