Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dampak Ultra-Processed Food pada Kualitas Sel Telur dan Sperma
Magnific.com
  • Makanan ultra-proses seperti mi instan, nugget, camilan kemasan, dan minuman manis praktis dikonsumsi, tetapi umumnya melalui banyak pengolahan serta mengandung bahan tambahan.

  • Konsumsi tinggi makanan ultra-proses dikaitkan dengan peradangan dan stres oksidatif pada perempuan, serta kualitas, motilitas, dan kelangsungan hidup sperma yang lebih rendah pada laki-laki.

  • Saat program hamil, konsumsi ultra-proses dapat dikurangi bertahap dan diimbangi makanan utuh bergizi, seperti sayur, buah, ikan, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, serta protein lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makanan ultra-processed food atau makanan ultra-proses sangat mudah ditemukan dan sudah sering dipilih karena praktis. Contohnya adalah makanan instan, camilan kemasan, dan minuman manis.

Saat menjalani program hamil, pola makan jadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, nih. Hal itu karena asupan makanan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat berhubungan dengan kesehatan reproduksi.

Jad, apakah terlalu sering mengonsumsi ultra-processed food bisa memengaruhi kualitas sel telur dan sperma? Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya. Yuk, disimak!

Mengenal Ultra-Processed Food dan Contohnya

Magnific.com

Ultra-processed food atau makanan ultra-proses adalah makanan yang sudah melalui banyak tahapan pengolahan dan biasanya mengandung berbagai bahan tambahan, salah satunya adalah pengawet. 

Contoh yang sering ditemui adalah mi instan, sosis, nugget, permen,dan minuman manis dalam kemasan. Walaupun praktis, konsumsi makanan ultra-proses sebaiknya tetap dibatasi dan diimbangi dengan makanan yang lebih bergizi.

Hubungan Ultra-Processed Food dengan Kesuburan

Magnific.com

Konsumsi makanan ultra-proses yang tinggi dapat berkaitan dengan kesehatan reproduksi laki-laki dan perempuan. News Medical Net menyebutkan kalau pada perempuan, konsumsi makanan ultra-proses dikaitkan dengan kondisi yang dapat memengaruhi lingkungan tempat sel telur berkembang, termasuk peradangan dan stres oksidatif.

Sementara pada laki-laki, konsumsi ultra-processed food juga dikaitkan dengan kualitas sperma yang lebih rendah, termasuk pada motilitas dan kelangsungan hidup sperma. Hal ini menyebabkan peluang terjadinya kehamilan yang lebih rendah dengan pasangan.

Pola Makan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi

Magnific.com

Bukan berarti harus menghindari ultra-processed food sepenuhnya, ya, tetapi bisa mulai mengurangi konsumsinya secara bertahap. Sebagai gantinya, pilih lebih banyak makanan utuh seperti sayur, buah, ikan, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, serta sumber protein lainnya.

Pola makan beragam dan seimbang membantu tubuh mendapatkan berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Jadi, saat menjalani program hamil, perlu memastikan makanan bergizi tetap ada dalam menu sehari-hari.

Pada dasarnya, saat menjalani program hamil, sangat dianjurkan memperhatikan kembali seberapa sering makanan ultra-proses dikonsumsi dan menyeimbangkannya dengan makanan yang lebih kaya nutrisi.

Selain pola makan, jangan lupa tetap menjaga pola hidup sehat dan berkonsultasi dengan dokter jika memiliki kekhawatiran terkait kesuburan, ya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article