TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Efek Samping Varikokel, Salah Satunya Bisa Bikin Mandul

Mulai dari penyusutan testis hingga kemandulan

8 Agustus 2022

Efek Samping Varikokel, Salah Satu Bisa Bikin Mandul
Pexels/Deon Black

Varikokel menjadi salah satu penyakit yang cukup ditakuti oleh laki-laki. Pasalnya, varikokel merupakan kondisi pelebaran pada pembuluh darah vena dalam kantong zakar atau skrotum. Hal ini bisa disebut juga sebagai varises yang terjadi pada skrotum laki-laki.

Jika mengalami penyakit ini, ada banyak hal yang dapat terjadi pada seorang laki-laki. Terutama menyangkut pada kesuburannya. Itulah mengapa penderita varikokel harus segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisinya lebih jauh.

Nah, berikut ini beragam efek samping varikokel yang sudah Popmama.com rangkum dari berbagai sumber. Yuk, simak!

1. Penyebab laki-laki mengalami varikokel

1. Penyebab laki-laki mengalami varikokel
Freepik/wayhomestudio

Sampai saat ini penyebab varikokel masih belum diketahui secara pasti. Namun, salah satu faktor yang mungkin berkontribusi adalah kerusakan katup di dalam vena yang dimaksudkan untuk menjaga darah tetap mengalir ke arah yang benar.

Selain itu, ini juga bisa disebabkan karena vena testis kiri mengikuti jalur yang sedikit berbeda dari vena kanan, jalur yang membuat masalah dengan aliran darah lebih mungkin terjadi di kiri. Inilah sebabnya pembengkakan lebih sering terjadi pada testis sebelah kiri.

Sumber lainnya menyebutkan bahwa faktor genetik, makanan, suhu, terlalu sering batuk, sering mengalami sembelit, kelebihan berat badan, atau sering mengangkat beban berat juga berisiko menyebabkan timbulnya varikokel.

Editors' Picks

2. Gejala yang ditimbulkan saat alami varikokel

2. Gejala ditimbulkan saat alami varikokel
Freepik/jcomp

Varikokel umumnya terjadi di sisi kiri skrotum dan seringkali tidak menimbulkan tanda atau gejala yang berati. Namun, beberapa kemungkinan tanda dan gejala yang bisa diperhatikan seperti:

  • Rasa sakit. Rasa sakit atau ketidaknyamanan yang tumpul dan sakit lebih mungkin terjadi saat berdiri atau di sore hari. Sering-seringlah berbaring untuk mengurangi rasa sakitnya.
  • Adanya massa di daerah skrotum. Jika varikokel cukup besar, massa seperti "kantong cacing" mungkin terlihat di atas testis. Varikokel yang lebih kecil mungkin terlalu kecil untuk dilihat tetapi bisa dirasakan dengan sentuhan.
  • Ukuran testis berbeda. Testis yang terkena mungkin terasa lebih kecil dari testis lainnya.
  • Infertilitas. Varikokel dapat menyebabkan kesulitan untuk memiliki keturunan, tetapi tidak semua varikokel menyebabkan infertilitas.

3. Efek samping jika mengalami varikokel

3. Efek samping jika mengalami varikokel
Pixabay/Darko Djurin

Dilansir dari Mayo Clinic, memiliki varikokel dapat mempersulit tubuh untuk mengatur suhu testis. Bahkan stres oksidatif dan penumpukan racun dapat terjadi karenanya. Faktor-faktor ini dapat menyebabkan komplikasi atau efek samping seperti berikut:

  • Kesehatan testis yang buruk (penyusutan). Untuk anak laki-laki yang mengalami pubertas, varikokel dapat menghambat pertumbuhan testis, produksi hormon, dan faktor lain yang terkait dengan kesehatan dan fungsi testis. Untuk laki-laki dewasa, varikokel dapat menyebabkan penyusutan bertahap karena hilangnya jaringan.
  • Infertilitas. Varikokel tidak selalu menyebabkan infertilitas. Diperkirakan 10% hingga 20% laki-laki yang didiagnosis dengan varikokel mengalami kesulitan untuk memiliki seorang anak. Di antara laki-laki dengan masalah kesuburan, sekitar 40% memiliki penyakit varikokel.

4. Berbagai cara mengobati varikokel

4. Berbagai cara mengobati varikokel
Freepik/wavebreakmedia_micro

Pada kondisi tertentu, varikokel memerlukan penanganan yang lebih serius. Beberapa cara yang biasanya dilakukan, seperti:

  1. Operasi terbuka. Sayatan kecil dibuat di perut bagian bawah dan ahli bedah menggunakan mikroskop untuk mengidentifikasi pembuluh darah yang menghasilkan varikokel. Pembuluh darah ini dipotong untuk menghilangkan aliran darah, menghentikan pertumbuhan varikokel. Prosedur ini menggunakan anestesi lokal atau umum.
  2. Bedah laparoskopi. Dokter bedah membuat sayatan kecil di perut. Dia kemudian menggunakan instrumen kecil (laparoskop) untuk menemukan dan memperbaiki varikokel, dengan cara yang sama seperti di atas. Prosedur ini harus dilakukan dengan anestesi umum.
  3. Embolisasi perkutan. Dalam prosedur ini, dokter menggunakan monitor untuk melihat pembuluh darah yang membesar yang menyebabkan varikokel. Sementara itu, ahli radiologi memandu tabung melalui pembuluh darah di selangkangan atau leher. Dokter kemudian dapat melepaskan ke dalam gulungan vena atau larutan yang menyebabkan jaringan parut. Jaringan parut menghalangi pembuluh darah untuk menghentikan aliran darah di daerah tersebut dan menghentikan pertumbuhan varikokel. Prosedur ini, yang dilakukan dengan anestesi lokal, tidak digunakan sesering operasi.

Setelah menjalani pengobatan, terdapat beberapa hal yang perlu dihindari sampai kondisi benar-benar membaik. Beberapa di antaranya seperti:

  • Jangan berhubungan seks hingga dua minggu.
  • Jangan melakukan olahraga berat atau mengangkat sesuatu yang lebih berat dari 5 kilogram.
  • Jangan berenang, mandi, atau membenamkan skrotum ke dalam air.
  • Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin.
  • Jangan memaksakan diri saat buang air besar. Pertimbangkan untuk menggunakan pelunak tinja untuk membuat buang air besar lebih mudah mengikuti prosedur.

Itulah tadi rangkuman informasi mengenai efek samping varikokel. Semoga bermanfaat, dan segera konsultasikan ke dokter jika kamu menunjukkan gejala mengami varikokel seperti yang telah disebutkan di atas.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk