Flek yang muncul setelah haid dapat memiliki berbagai warna, mulai dari keruh, kuning, cokelat, merah, hingga hitam. Perbedaan warna ini biasanya dipengaruhi oleh sisa darah haid yang bercampur dengan cairan tubuh dan mengalami oksidasi
Misalnya, flek cokelat atau hitam umumnya merupakan darah lama yang keluar lebih lambat. Sementara itu, flek kuning atau keruh sering berupa cairan yang bercampur sedikit darah.
Dalam konteks hukum haid, selama flek tersebut masih muncul dalam rentang waktu haid, semua warna ini tetap dianggap bagian dari haid. Yang menjadi penentu utama bukan hanya warnanya, melainkan juga waktu kemunculannya.
Demikian pembahasan mengenai keluar flek setelah mandi wajib. Semoga informasinya membantu ya, Ma.
1. Apakah harus mandi wajib lagi jika flek muncul setelah mandi? | Ya, jika flek tersebut masih termasuk haid dan kemudian benar-benar berhenti, perempuan perlu mandi wajib lagi sebelum kembali menjalankan ibadah seperti salat dan puasa. |
2. Bagaimana cara memastikan sudah benar-benar suci dari haid? | Tanda suci biasanya ditandai dengan berhentinya darah dan flek sama sekali, serta munculnya cairan bening atau kondisi kering. Jika masih ada flek berwarna dalam rentang masa haid, itu masih dihukumi haid. |
3. Apakah boleh langsung salat jika flek hanya sedikit? | Selama flek tersebut masih termasuk haid (muncul dalam rentang masa haid), maka belum diperbolehkan salat, meskipun jumlahnya sedikit. |
4. Berapa lama maksimal masa haid menurut syariat? | Masa haid maksimal adalah 15 hari 15 malam. Jika darah atau flek keluar melebihi itu, maka biasanya dihukumi sebagai istihadhah (darah penyakit), bukan haid. |