Kenali Penyebab dan Gejala Carpal Tunnel Syndrome saat Hamil

Apakah tangan mama sering terasa sakit dan kesemutan selama hamil?

18 Desember 2020

Kenali Penyebab Gejala Carpal Tunnel Syndrome saat Hamil
Freepik

Saat hamil, Mama mengalami beberapa perubahan pada tubuh mulai dari kenaikan berat badan hingga mood yang tidak stabil. Perubahan lainnya ketika hamil adalah tangan sering mengalami kesemutan, khususnya pada pergelangan dan jari-jari tangan. Padahal Mama tidak melakukan pekerjaan berat. 

Gejala kesemutan itu bisa jadi pertanda Mama menderita Carpal Tunnel Syndrome (CTS) yang menyebabkan tangan menjadi lemah dan susah untuk digerakkan. CTS memang bisa menyerang siapa saja, namun ibu hamil menjadi lebih rentan terserang. CTS sering dirasakan ibu hamil setelah mengetik di laptop atau ponsel. 

Apa sebenarnya penyebab CTS? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut rangkuman penjelasan dari Popmama.com agar Mama bisa terhindar dari Carpal Tunnel Syndrome saat hamil

Apa itu Carpal Tunnel Syndrome

Apa itu Carpal Tunnel Syndrome
Freepik/jcomp

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa lorong karpal adalah lorong sempit yang berada di pergelangan tangan. Lorong tersebut dibentuk oleh tulang karpal dan jaringan penghubung antar tulang. 

Dalam lorong karpal, terdapat saraf median yang berfungsi untuk mengendalikan otot jari tangan ataupun menerima rangsangan dari luar. 

Editors' Picks

Penyebab Carpal Tunnel Syndrome

Penyebab Carpal Tunnel Syndrome
Freepik

Carpal Tunnel Syndrome terjadi ketika saraf di pergelangan tangan tertekan sehingga menyebabkan lorong karpal menyempit. Penyebab tekanan bisa disebabkan beberapa hal, salah satunya keretakan tulang pergelangan tangan atau kebiasaan mengetik di laptop sambil menekan pergelangan tangan. 

Ibu hamil rentan terkena CTS karena adanya perubahan hormon. Akibatnya tubuh mama menghasilkan lebih banyak cairan yang bisa menekan saraf di pergelangan tangan. Penyebab lainnya adalah Mama sedang menderita diabetes atau obesitas. 

Gejala Carpal Tunnel Syndrome yang Dirasakan

Gejala Carpal Tunnel Syndrome Dirasakan
Pixabay/andreas160578

Gejala yang umumnya dirasakan ibu hamil di antaranya :

  • Tangan kesemutan,
  • tangan menjadi kaku dan sulit digerakkan,
  • pergelangan tangan sakit hingga lengan bagian bawah,
  • pergelangan tangan terasa panas,
  • jari tangan mati rasa,
  • jari dan pergelangan tangan membengkak,
  • sulit menggenggam atau beraktivitas menggunakan tangan.

Cara Mengobati Carpal Tunnel Syndrome

Cara Mengobati Carpal Tunnel Syndrome
Freepik

Apabila merasakan gejala-gejala seperti yang disebutkan sebelumnya, Mama bisa segera berobat ke dokter. Dokter umumnya akan melakukan beberapa tes seperti pemindaian, elektromiografi, dan tes darah. 

Apabila Mama harus beraktivitas menggunakan tangan, dokter akan memasang penyangga pada pergelangan tangan untuk melancarkan peredaran darah sehingga tidak menekan saraf lagi. 

Cara Meminimalisir Risiko Terserang Carpal Tunnel Syndrome

Cara Meminimalisir Risiko Terserang Carpal Tunnel Syndrome
Pexels.com/freestocks.org

Untuk meminimalkan risiko terserang CTS, Mama bisa melakukan senam tangan yakni menggerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah sebanyak 10 kali, terutama setelah beraktivitas menggunakan tangan. 

Apabila tangan mulai kesemutan, Mama bisa memijat pergelangan tangan hingga lengan secara perlahan. Apabila gejala belum mereda, Mama bisa mengompres bagian tangan yang kesemutan menggunakan handuk tipis dan air hangat selama 10 menit. Hal ini bisa mengurangi rasa nyeri dan melancarkan peredaran darah. 

Terakhir, yoga juga disebut bisa meminimalkan risiko ibu hamil terserang CTS. Yoga juga bermanfaat untuk menguatkan pergelangan tangan sehingga tidak mudah sakit. 

Carpal Tunnel Syndrome umumnya bisa sembuh sendiri setelah Mama melahirkan. Namun, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter apabila gejala CTS bertambah parah. 

Nah, itulah fakta mengenai Carpal Tunnel Syndrome saat hamil. Semoga Mama tetap sehat hingga persalinan tiba, ya.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.