Perbanyak Buah dan Kurangi Fast Food untuk Tingkatkan Peluang Hamil

Tak hanya baik untuk kesehatan tubuh, buah juga bisa tingkatkan peluang hamil lho, Ma

9 Mei 2021

Perbanyak Buah Kurangi Fast Food Tingkatkan Peluang Hamil
Unsplash/pixzolo

Kehadiran anak di tengah-tengah kehidupan tentu menjadi dambaan setiap pasangan, namun untuk meningkatkan peluang hamil ada konsumsi makanan perlu dijaga dengan baik, Ma.

Ketika Mama dan pasangan sudah merencanakan program hamil, maka ada baiknya segera mengubah pola makan dan memerhatikan asupan yang dikonsumsi setiap harinya.

Ada beberapa nutrisi yang perlu Mama penuhi selama program hamil, seperti protein, karbohidrat, vitamin, mineral, lemak, dan asam folat. Namun, satu hal penting yang mampu meningkatkan kesuburan Mama adalah dengan mengurangi fast food lho, Ma. Mengapa begitu?

Nah, jika Mama ingin mengetahui mengurangi fast food bisa meningkatkan kesuburan, berikut ini Popmama.com telah merangkumnya. 

1. Dibuktikan oleh penelitian

1. Dibuktikan oleh penelitian
Unsplash/dandimmock

Telah diketahui sebelumnya bahwa mengurangi fast food dapat meningkatkan kesuburan Mama.

Hal ini dibuktikan oleh suatu studi baru yang menunjukkan bahwa mengurangi makanan siap saji dan mengonsumsi lebih banyak buah akan meningkatkan kesuburan. 

Selain itu, para peneliti juga menguju hampir 5.600 ibu hamil di beberapa negara yakni Australia, New Zealand, Inggris, dan Irlendia mengenai makanan pra-kehamilan mereka serta meminta mereka untuk mengingat jangka waktu mereka bisa hamil.

Editors' Picks

2. Kurangi fast food, perbanyak buah

2. Kurangi fast food, perbanyak buah
Unsplash/brookelark

Hasil dari penelitian tersebut diterbitkan di dalam jurnal Human Reproduction menunjukan bahwa wanita yang mengonsumsi fast food 4 kali atau lebih dalam seminggu membutuhkan waktu hampir sebulan lebih lama untuk akhirnya hamil, dibandingkan dengan wanita yang jarang mengonsumsi fast food.

Sementara, peneliti menemukan, wanita yang mengonsumsi buah 3 kali atau lebih dalam sehari akan hamil setengah bulan lebih cepat dibandingkan dengan wanita yang hanya mengonsumsi buah 1 atau 3 kali dalam sebulan.  

Fast food yang dimaksud dalam studi tersebut adalah burger, pizza, ayam goreng, kentang goreng yang dibeli dari suatu restoran, namun tampilannya tidak sama dengan makanan yang dimasak di rumah. 

3. Gaya hidup juga berperan penting

3. Gaya hidup juga berperan penting
Unsplash/gijsparadijs

Ternyata, tak hanya pola makan yang perlu dijaga dan diperhatikan, tetapi gaya hidup juga memainkan peran penting dalam kesuburan Mama lho. 

Peneliti tersebut menemukan adanya faktor gaya hidup yang dapat mempengaruhi kesuburan, seperti kelebihan berat badan dan merokok, serta ada faktor lain yang juga mempengaruhi kesuburan wanita yang tidak dilaporkan. 

Untuk menghindari kelebihan berat badan, mungkin Mama bisa mengonsumsi makanan dengan jumlah kecil namun padat nutrisi, sehingga nutrisi harian tetap bisa terpenuhi. 

4. Nutrisi yang sebaiknya dipenuhi selama program hamil

4. Nutrisi sebaik dipenuhi selama program hamil
Unsplash/sigmund

Nah, agar program hamil sukses, Mama perlu mengonsumi nutrisi berikut ini di dalam makanan. 

  • Protein

Protein dapat meningkatkan jumlah darah dalam tubuh dan membantu jaringan rahim dan payudara berkembang selama hamil nanti. Asupan makanan yang mengandung protein bisa Mama peroleh dari makanan laut, telur, tahu, tempe, susu, keju, yoghurt, daging, dan kacang kedelai.

  • Karbohidrat

Untuk meningkatkan peluang hamil, Mama dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat sebanyak 300-350 gram setiap harinya. Akan tetapi, Mama perlu memerhatikan pemilihan jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Makanan dengan kandungan karbohidrat yang baik untuk program hamil antara lain, gandum utuh, buah-buahan, kentang, oatmeal, beras merah, dan sayuran. 

  • Lemak

Perlu diketahui bahwa tidak semua lemak itu berbahaya bagi tubuh, Ma. Ada beberapa lemak yang justru baik dikonsumsi untuk program hamil, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6 yang dapat mendukung tumbuh kembang janin. Beberapa studi menunjukan bahwa saat asupan lemak sehat tercukup selama hamil atau program hamil dapat mengurangi risiko lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah. Nah, Mama bisa mengonsumsi ikan laut, minyak canola, minyak kacang, telur, dan minyak kedelai untuk mendapatkan asupan lemak baik tersebut. 

  • Asam folat

Nutrisi yang satu dikenal berperan penting untuk program hamil lantaran mampu menurunkan risiko cacar tabung saraf pada janin hingga 50% ketika dikonsumsi sebelum dan selama hamil. Mama disarankan mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mcg per hari selama program hamil yang bisa diperoleh dari kacang-kacangan, kacang polong, alpukat, sayuran berdaun hijau (bayam, brokoli, asparagus), dan jeruk.

Nah, itulah alasan mengapa Mama perlu mengurangi fast food dan lebih banyak mengonsumsi buah selama program hamil. Jadi mulai saat ini kurangi mengonsumsi burger dan teman-temannya ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.