TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Benarkah Kolesterol Tinggi Menyebabkan Susah Hamil?

Cek faktanya di sini!

7 Agustus 2022

Benarkah Kolesterol Tinggi Menyebabkan Susah Hamil
Freepik/Rawpixel.com

Kolesterol berperan penting dalam tubuh. Meski begitu, kadar kolesterol harus benar-benar dijaga dalam batas normal. Kadar kolesterol yang berlebihan akan menumpuk pada pembuluh darah sehingga mengganggu aliran darah.

Serangan jantung dan stroke merupakan penyakit yang paling umum terjadi akibat penumpukan kolesterol pada pembuluh darah. 

Selain itu, kolesterol yang tinggi juga memengaruhi kesuburan yang menyebabkan seseorang susah hamil. Hal ini tentu membuat kamu penasaran dan bertanya-tanya, benarkah kolesterol tinggi menyebabkan susah hamil?

Di bawah ini Popmama.commerangkum jawabannya untuk kamu. Yuk, kita simak bersama!

Editors' Picks

Apakah Kolesterol Tinggi Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Kolesterol Tinggi Memengaruhi Kesuburan
Freepik/brgfx

Menurut dr. Riyan Hari Kurniawan, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi Pusat Fertilitas Bocah Indonesia, kadar kolesterol memangaruhi kesuburan perempuan, namun tidak secara langsung.

“(Bisa mempengaruhi) tapi nggak secara langsung,” ujar dr. Riyan.

Selain itu, kolesterol tinggi juga bisa memengaruhi kesuburan laki-laki. dr. Androniko Setiawan, Sp.And, yang juga dokter spesialis andrologi Pusat Fertilitas Bocah Indonesia mengatakan, kadar kolesterol yang terlalu tinggi akan mengganggu aktivitas yang menyediakan asupan nutrisi pada sperma.

“Berdasarkan publikasi diet tinggi kolesterol atau kadar kolesterol yang tinggi dapat mengganggu kualitas sperma,” ujar dr. Androniko.

Studi yang diterbitkan The Journal of Endocrinology and Metabolism menyebutkan, jika masing-masing pasangan memiliki kadar kolesterol yang tinggi maka akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan kehamilan.

Gejala Kolesterol Tinggi

Gejala Kolesterol Tinggi
everydayhealth.com/iStock.com

Pada dasarnya, seseorang akan mengetahui kadar kolesterolnya tinggi atau tidak ketika melakukan pemeriksaan atau tes kolesterol. Namun, seseorang yang mengalami kolesterol tinggi bisa menunjukkan gejala berikut:

1. Mudah lelah

Jika kamu dan pasangan merasakan tubuh yang mudah lelah, bisa jadi ini merupakan gejala dari kolesterol tinggi. Hal itu lantaran tubuh tidak mendapatkan aliran darah dan kadar oksigen yang cukup. Selain itu, berbagai tubuh yang dipaksa melakukan metabolisme dengan keras padahal jantung dan pembuluh darah sedang bermasalah akibat kekurangan oksigen.

2. Kaki dan tangan mudah kesemutan

Gejala kolesterol tinggi lainnya adalah kaki dan tangan mudah kesemutan. Kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan pembuluh darah arteri yang menyuplai darah ke area kaki menyempit sehingga aliran darah ke jaringan tubuh menjadi berkurang. Aliran darah yang tidak memadai menjadi salah satu penyebab kesemutan. 

3. Dada terasa nyeri

Gejala lainnya adalah dada terasa nyeri. Hal ini lantaran kadar kolesterol yang berlebihan bisa menyebabkan penumpukan zat lemak pada pembuluh darah arteri. Penumpukan inilah yang menyebabkan aliran darah menuju jantung tidak lancar, sehingga bisa memicu risiko serangan jantung. Gejala ini kerap hilang dengan sendirinya dan sering disalah artikan sebagai efek dari rasa lelah.

Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi

Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi
Freepik/aleksandarlittlewolf

Cara menurunkan kolesterol tinggi dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari alami hingga obat-obatan. Berikut cara menurunkan kolesterol yang bisa kamu dan pasangan lakukan:

1. Perbanyak makan sayur dan buah

Salah satu cara menurunkan kadar kolesterol secara alami adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah. Sayuran dan buah-buahan mengandung serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

2. Konsumsi makanan yang mengandung omega-3

Makanan yang mengandung omega-3 dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Pilihan makanan yang mengandung omega-3, di antaranya adalah makarel, ikan salmon, kacang kenari, dan chia sheed.

3. Pilih makanan rendah lemak

Makanan yang mengandung rendah lemak dapat meminimalisir masalah kolesterol tinggi. Jenis makanan rendah lemak yang bisa kamu dan psangan konsumsi, seperti ikan, ayam, kacang-kacangan, tempe, dan tahu.

4. Olahraga secara teratur

Cara selanjutnya yang bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi adalah dengan melakukan olahraga teratur. Selain mengubah pola makan menjadi lebih sehat, olahraga teratur dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

5. Jaga berat badan

Seseorang yang memiliki berat badan berlebihan memiliki risiko lebih tinggi mengalami kolesterol. Untuk itu disarankan menjaga berat badan tetap ideal dengan menjalani pola hidup sehat agar kadar kolesterol tetap terjaga.

6. Mengurangi makanan yang mengandung gula

Jika kamu dan pasangan ingin mencegah risiko meningkatnya kadar kolesterol, maka kurangi konsumsi makanan yang mengandung gula. Hal ini lantaran makanan manis dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Kesimpulannya, kolesterol tinggi secara tidak langsung dapat mengganggu kesuburan perempuan dan mengganggu kualitas sperma laki-laki. Untuk itu, mulai ubah pola hidup menjadi lebih sehat untuk mencegah risiko kolesterol dan lakukan pemeriksaan secara rutin.

Artikel ini merupakan kerja sama antara Popmama.com dengan Pusat Fertilitas Bocah Indonesia. Untuk mengetahui lebih lanjut soal Pusat Fertilitas Bocah Indonesia, Mama dan Papa bisa mengunjungi situs bocahindonesia.com.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk