Apakah Bahaya Jika Ibu Hamil Demam? Begini Cara Mengatasinya

Saat Mama demam saat hamil kira-kira bahaya tidak ya bagi janin?

2 Februari 2019

Apakah Bahaya Jika Ibu Hamil Demam Begini Cara Mengatasinya
babycenter.com

Demam yaitu meningkatnya suhu tubuh untuk sementara waktu dan ini merupakan tanda adanya gejala penyakit dalam tubuh. Seseorang dikatakan mengalami demam jika suhu tubuhnya mencapai lebih dari 38 derajat celsius. 

Kekhawatiran semakin terjadi ketika Mama yang sedang mengandung di trimester pertama mengalamai demam di atas suhu 38 derajat celsius. 

Mama harus berhati-hati terjadi kondisi tersebut. Segeralah konsultasikan ke dokter. Jika demamnya tinggi terjadi pada perempuan yang sedang hamil, ini bisa meningkatkan risiko cacat lahir pada janin di kandungan atau keguguran di awal kehamilan.

Semakin tinggi suhu dan durasi lama demam itu, maka semakin tinggi pula risikonya.

Perlu diingat ketika Mama demam, Mama harus mencari penyebabnya. Demam tinggi merupakan tanda adanya gejala penyakit lain yang membahayakan tumbuh kembang si janin.

1. Penyebab demam pada ibu hamil

1. Penyebab demam ibu hamil
spectrumnews.org

Jika demam Mama sembuh dengan sendirinya, sebaiknya tetap mengkonsultasikan kepada dokter

Demam merupakan salah satu cara tubuh dalam melindungi si bayi dari bahaya, seperti infeksi bakteri maupun infeksi virus.

Demam sering disebabkan oleh adanya infeksi saluran kemi dan virus pada pernapasan. Namun, infeksi berbahaya juga bisa menjadi penyebabnya.

Penyebab umum demam selama kehamilan yakni

  • Radang amandel
  • Influenza
  • Phenemonia Hipertiroid 
  • Infeksi saluran kencing 
  • Infeksi ginjal (pielonefritis)
  • Dehidrasi

Keracunan pada makan juga bisa menjadi penyebab terjadinya demam . Hal ini ditandai dengan adanya sakit perut, mual, dan muntah. 

Selain itu, jika Mama mengalami dan memperhatikan gejala demam seperti sesak napas, menggigil, leher kaku, sakit perut, dan sakit punggung. Pastikan untuk segera memberitahukan dokter agar ia bisa memeriksa secara lebih lengkap.
 

Editors' Picks

2. Cara mengatasi demam pada ibu hamil

2. Cara mengatasi demam ibu hamil
cdc.gov

Demam yang disebabkan oleh virus cukup dengan cara pemulihan biasa. Namun, jika penyebabnya karena bakteri, Mama membutuhkan pengobatan dengan antibiotik. Perempuan hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi aspirin atau ibuprofen. Tanyakan pada dokter tentang pengobatan apa yang tepat.

Selain pengobatan medis dengan berkonsultasi ke dokter, berikut Popmama.com telah merangkum cara mengatasi demam ketika ibu sedang hamil:

  • ‌Kompres dahi Mama menggunakan kain atau lap basah yang sudah diberi air.
  • ‌Mandi menggunakan air hangat, hindari menggunakan air dingin karena menyebabkan Mama bisa menggigil.
  • ‌Berada di dalam ruangan yang sejuk. Jika Mama berada di luar ruangan carilah tempat yang teduh.
  • ‌Nyalakan kipas angin dengan pengaturan yang rendah dan jangan arahkan secara langsung ke hadapan Mama agar tidak menggigil.
  • ‌Minum air putih agar Mama tidak terdehidrasi dan membantu mendinginkan tubuh dari dalam.
  • ‌Gunakan pakaian yang tipis. Atau jika Mama merasa kedinginan, Mama bisa memakai selimut tipis yang sewaktu-waktu bisa di buka saat kepanasan

Saat demam, biasanya banyak orang yang langsung mengambil obat paracetamol, begitu juga dengan perempuan hamil. 

Pemakaian obat paracetamol saat hamil sebenarnya aman saja bagi perempuan hamil namun, dengan catatan Mama memakainya sesuai dosis dan tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Tetapi, pemakaian obat aspirin saat hamil untuk meredakan demam tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Sebab, aspirin dapat menembus plasenta sehingga dapat membahayakan janin.

Sebaiknya, Mama harus mengonsultasikan dokter agar dokter dapat memberikan penanganan terbaik.

Baca juga: Obat Alami untuk Mengatasi Demam pada Anak

Baca juga: Bayi Demam? Atasi Dengan 7 Langkah Mudah Ini, Ma!