Melahirkan normal setelah sebelumnya melakukan tindakan caesar bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan lho, Ma.
Agar impian Vaginal Birth After Cesarean (VBAC) berjalan lancar, pastikan Mama memenuhi beberapa kriteria penting demi keselamatan Mama dan si Kecil berikut ini:
1. Perhatikan jarak antar kehamilan yang ideal
Jarak kehamilan memegang peranan krusial untuk memastikan kondisi fisik Mama benar-benar siap.
Secara medis, VBAC sangat disarankan jika jarak antara persalinan sebelumnya dengan kehamilan saat ini berkisar minimal 18 hingga 24 bulan.
Rentang waktu ini diperlukan agar jaringan parut pada rahim memiliki kekuatan yang cukup untuk menghadapi tekanan saat proses mengejan nanti.
2. Jenis sayatan operasi sebelumnya harus sesuai
Tidak semua bekas operasi caesar memungkinkan Mama untuk mencoba persalinan normal di kehamilan berikutnya.
Syarat utama untuk melakukan VBAC adalah bekas sayatan pada operasi terdahulu harus bertipe melintang rendah (low transverse).
Jenis sayatan ini dinilai paling aman karena memiliki risiko robekan rahim (ruptur uteri) yang jauh lebih kecil saat proses persalinan berlangsung.
3. Pastikan tidak ada komplikasi letak plasenta
Kondisi kesehatan rahim secara menyeluruh menjadi penentu utama keberhasilan prosedur VBAC ini.
Dokter akan memastikan bahwa pada kehamilan kali ini tidak ditemukan komplikasi pada letak plasenta, seperti plasenta previa yang menutupi jalan lahir.
Jika posisi plasenta normal dan tidak menempel pada bekas luka operasi sebelumnya, peluang Mama untuk melahirkan secara normal akan semakin besar.