TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Larangan Ibu Hamil saat Gerhana Bulan menurut Islam, Mitos atau Fakta?

Benarkah larangan ibu hamil saat gerhana bulan diatur dalam Islam?

15 Agustus 2022

Larangan Ibu Hamil saat Gerhana Bulan menurut Islam, Mitos atau Fakta
Freepik/Wirestock

Gerhana bulan adalah fenomena alam yang normal terjadi. Bahkan, tak sedikit orang yang mengagumi fenomena yang terjadi di waktu tertentu ini.

Namun, terjadinya gerhana bulan juga diiringi dengan beragam mitos lho. Pernahkah kamu mendengar tentang pengaruh gerhana bulan bagi ibu hamil?

Sejumlah mitos sudah ada sejak lama dan dipercaya secara turun temurun.

Tak sedikit orang yang percaya tentang bahaya gerhana bulan bagi kehamilan. Oleh karena itu, ada larangan ibu hamil saat gerhana bulan.

Lantas, benarkah ajaran Islam juga mengatur larangan tersebut?

Berikut Popmama.com telah merangkum larangan ibu hamil saat gerhana bulan menurut Islam. Temukan jawabannya dalam ulasan ini, ya.

1. Apa yang dimaksud gerhana bulan?

1. Apa dimaksud gerhana bulan
Freepik/Kjpargeter

Dalam Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, tulisan berjudul "Gerhana; Antara Mitos, Sains, dan Islam", gerhana bulan adalah fenomena alam yang diakibatkan oleh pergerakan bulan memasuki bayangan inti bumi. Akibatnya, cahaya bulan tidak terlihat. 

Gerhana bulan terjadi ketika bulan tampak bulat seutuhnya atau disebut full moon. Namun, tidak semua full moon selalu diiringi dengan gerhana. 

Nah, gerhana bulan sendiri dimaknai dengan banyak mitos selama ini, terutama dalam kebudayaan Jawa. Namun, sampai detik ini beragam mitos dan larangan gerhana bulan tidak diatur dalam agama Islam.

Alih-alih menjelaskan larangan ibu hamil saat gerhana bulan menurut Islam, ajaran Islam justru menganjurkan amalan tertentu ketika terjadi gerhana bulan. Salah satu contohnya adalah amalan salat gerhana bulan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada larangan ibu hamil saat gerhana bulan. Sebagian besar larangan adalah mitos yang diyakini oleh masyarakat, tapi belum terbukti kebenarannya.

Editors' Picks

2. Mitos larangan makan masakan yang dibuat sebelum gerhana

2. Mitos larangan makan masakan dibuat sebelum gerhana
Freepik/Timeimage

Ternyata, larangan ibu hamil saat gerhana bulan total tidak hanya terjadi di Indonesia lho.

Di Meksiko, beredar mitos ibu hamil harus mengenakan pakaian merah saat gerhana. Sementara itu, ibu hamil di India dilarang menggunakan benda tajam saat gerhana terjadi.

Di Indonesia sendiri, muncul beragam mitos, baik mitos secara umum ataupun mitos untuk ibu hamil ketika terjadi gerhana.

Pada dasarnya, tidak ada larangan ibu hamil saat gerhana menurut Islam. Namun, mitos-mitos tersebut masih diyakini sebagian dari tradisi atau budaya.

Dilansir Art of Living, salah satu mitosnya adalah ibu hamil dilarang makan masakan yang dibuat sebelum gerhana. Tidak ada penjelasan pasti di balik larangan ini.

Namun, larangan ini bisa diartikan sebagai bentuk pencegahan agar ibu hamil tidak mengonsumsi makanan basi. Pasalnya, tidak ada kulkas pada zaman dulu.

Jika terjadi gerhana bulan, dipastikan makanan kemungkinan sudah basi karena lewat satu malam. 

3. Benarkah ibu hamil tidak boleh melihat gerhana bulan?

3. Benarkah ibu hamil tidak boleh melihat gerhana bulan
Freepik/Prostooleh

Beredar anggapan bahwa ibu hamil akan mengalami keguguran atau bayi cacat lahir jika melihat gerhana matahari ataupun gerhana bulan. Larangan ibu hamil saat gerhana bulan menurut Islam tidak menjelaskan hal ini. 

Kendati demikian, larangan tersebut sebenarnya berlaku untuk semua orang, tidak hanya ibu hamil. Secara ilmiah, gerhana dapat menyebabkan kebutaan bila diamati dengan mata telanjang, terutama untuk gerhana matahari.

Sinar matahari saat gerhana memancarkan radiasi sinar ultraviolet lebih tinggi, sehingga gerhana dapat merusak retina mata.

4. Mitos ibu hamil dilarang pakai benda logam

4. Mitos ibu hamil dilarang pakai benda logam
Freepik/Valeria_aksakova

Selain mitos dilarang melihat gerhana bulan, ibu hamil juga dilarang memakai benda logam.

Tentu saja tidak ada larangan ibu hamil saat gerhana bulan menurut Islam, apalagi larangan memakai benda seperti jepit rambut, perhiasan, atau jepit pakaian. 

Sementara itu, kepercayaan Meksiko kuno justru menganjurkan penggunaan benda logam karena konon katanya dapat mencegah bibir sumbing pada anak.

Lantaran larangan dan anjuran tersebut sekadar mitos, maka tidak dasar ilmiah yang membuktikan kebenarannya.

5. Ada juga mitos ibu hamil dilarang mandi saat gerhana bulan

5. Ada juga mitos ibu hamil dilarang mandi saat gerhana bulan
Freepik/Prostooleh

Tidak ada larangan ibu hamil saat gerhana bulan menurut Islam. Seorang Muslim dilarang mempercayai mitos.

Seorang Muslim lebih disarankan menjalankan amalan, seperti salat gerhana.

Salah satu mitos yang sebaiknya tidak diyakini adalah ibu hamil dilarang mandi saat gerhana bulan. Namun, sebenarnya mitos ini bisa dipahami dari segi historis lho.

Dikarenakan zaman dulu kamar masih di sumur atau sungai, mandi saat gerhana bulan tentu berbahaya.

Pasalnya, ibu hamil berarti mandi di malam hari. Selain itu, ketika gerhana bulan, maka bumi dalam keadaan gelap.

Mandi saat gerhana menjadi berisiko pada kehamilan dan keselamatan ibu hamil.

Itulah fakta mengenai larangan ibu hamil saat gerhana menurut Islam. Jadi, tidak ada aturan tentang larangan tersebut, ya.

Semua larangan tersebut adalah mitos. Faktanya, ibu hamil hanya dianjurkan melakukan amalan sesuai ajaran Islam ketika terjadi gerhana, seperti salat gerhana, mandi gerhana, atau memanjatkan doa.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk